Sejumlah Mahasiswa UPA Makassar Asal Kaltara, Berharap Adanya Bantuan Pemda Untuk Membantu Kebutuhan Pokok, Kesehatan dan Tempat Tinggal

0
3156

Kaltaraterkini.co.id, TANJUNG SELOR – Sejumlah Mahasiswa asal Provinsi Kalimantan Utara(Kaltara) yang mendapatkan beasiswa kuliah gratis dari Yayasan Universitas Partia Artha(UPA) Makassar, keluhkan minimnya perhatian dari Pemerintah Daerah(Pemda).

Pasalnya, meski dibebaskan dari biaya pendidikan kuliah dan sumbangan biaya pembangunan. Tapi Mahasiswa UPA Makassar asal Kaltara, masih mengalami sejumlah persoalan khususnya terkait biaya kebutuhan dasar hidup sehari hari seperti makan, berobat kalau sakit, dan tempat tinggal selama berkuliah di UPA Makassar.

Salah satu Mahasiswa UPA Makassar yang berasal dari Kabupaten Malinau, Andi Al-Akbar mengatakan saat ini mayoritas Mahasiswa UPA Makassar khususnya yang berasal dari Kabupaten Malinau membutuhkan adanya Asrama Mahasiswa dan Bantuan Langsung Tunai(BLT) yang bisa menunjang sedikit kebutuhan pokok Mahasiswa selama berkuliah di UPA Makassar.

“Mayoritas Mahasiswa yang mendapatkan beasiswa kuliah di UPA Makassar memiliki latar belakang ekonomi kurang mampu. Mengingat beasiswa disini tidak dibebankan ke APBD Pemda, kita pun berharap agar Pemda bisa membantu kita disini,”kata Mahasiswa UPA Makassar Perwakilan Mahasiswa Kabupaten Malinau yang akrab disapa Andi.

Selama 3 tahun berkuliah di UPA Makassar, Andi mengaku harus menumpang di Masjid terdekat untuk tinggal. Namun ia membeberkan kalau kondisinya masih sedikit jauh lebih baik dibandingkan dengan beberapa teman Mahasiswanya.

“Ada beberapa teman kita disini yang bahkan sempat mengalami sakit Maag setiap minggunya dikarenakan tidak ada biaya untuk makan sehari-hari. Bahkan beberapa diantara mereka juga ada yang harus kembali pulang ke Malinau dan berhenti kuliah dan ada juga yang harus mengalami kejatuhan nilai kuliah karena membagi waktu untuk bekerja mendapatkan penghasilan,” ujarnya.

Beberapa tahun lalu, Andi dan Mahasiswa Malinau lainnya mengaku sempat mendapatkan secercah harapan dari Kepala Daerahnya yang sempat mengunjungi Mahasiswa asal Malinau yang ada di Makassar yang menjanjikan akan membangun Asrama untuk Mahasiswa asal Malinau yang ada di Makassar. Akan tetapi hingga saat ini, baik Andi dan Mahasiswa Malinau lainnya masih menunggu realisasi akan janji tersebut.

“Kalau saya tidak salah ingat, ditahun 2024 kita sempat melakukan pertemuan dengan Bupati kita di Makassar dan menjanjikan kita untuk dibangunkan Asrama dan BLT. Makanya sampai saat ini kita masih sangat berharap dengan realisasi janji tersebut,”harapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Elke Mahasiswa UPA Makassar asal Kabupaten Bulungan, Desa Long Buang dan Deni Arta Alexander Mahasiswa UPA Makassar asal Kabupaten Bulungan, Desa Jelarai Selor. Keduanya mengungkapkan meski saat ini Mahasiswa UPA Makassar asal Kabupaten Bulungan sudah memiliki Asrama, namun karena jarak yang jauh membuat Asrama Mahasiswa Bulungan itu, tidak efektif bagi mereka.

“Biasanya kita harus ikut tumpangan teman mahasiswa kita yang ekonominya mampu, sisanya harus kita perjuangkan sendiri. Makanya kita sangat berharap campur tangan dari Pemda untuk membantu kita disini,”pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!