Bahaya Rokok Elektrik (Vape) bagi Kesehatan Paru-paru

0
117

Kaltaraterkini.co.id, KALIMANTAN UTARA – Penggunaan rokok elektrik atau vape semakin marak, terutama di kalangan remaja. Bentuknya yang modern, pilihan rasa yang menarik, serta anggapan bahwa vape lebih aman dibanding rokok konvensional membuat banyak orang terjebak dalam persepsi keliru.

Padahal, secara medis, vape tetap membawa risiko serius bagi kesehatan, khususnya paru-paru. Data menunjukkan peningkatan signifikan pengguna vape di Indonesia dalam satu dekade terakhir.

Kondisi ini patut menjadi perhatian bersama karena cairan vape mengandung berbagai zat berbahaya. Nikotin di dalamnya bersifat adiktif dan dapat mengganggu perkembangan otak serta melemahkan sistem kekebalan tubuh. Saat dipanaskan, cairan vape juga menghasilkan senyawa toksik seperti formaldehida dan akrolein yang bersifat karsinogenik.

Selain itu, propilen glikol dan gliserin yang sering dianggap aman justru dapat mengiritasi saluran napas. Beberapa cairan vape juga mengandung diacetyl yang dikaitkan dengan penyakit serius pada paru-paru, serta partikel logam berat seperti nikel dan timah yang dapat merusak berbagai organ tubuh.

Dampak vape terhadap paru-paru tidak berhenti di situ. Zat kimia dalam vape merusak silia, yaitu sistem pembersihan alami paru-paru, sehingga kuman dan bakteri lebih mudah bertahan. Vape juga melemahkan sel pertahanan paru-paru dan meningkatkan produksi lendir abnormal.

Kondisi ini menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri, termasuk bakteri penyebab tuberkulosis (TB).Walaupun penelitian khusus mengenai vape dan TB masih terbatas, bukti ilmiah menunjukkan bahwa mekanisme kerusakan paru akibat vape serupa dengan rokok konvensional. Oleh karena itu, anggapan bahwa vape adalah alternatif aman jelas tidak berdasar.

Sehingga masyarakat perlu memahami bahwa melindungi paru-paru berarti menjauhi semua bentuk rokok, termasuk rokok elektrik. Pencegahan sejak dini adalah langkah terbaik untuk menjaga kesehatan dan masa depan generasi muda.

Artikel : dr. Dewi Kusumastuti MARS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!