Disdikbud Kaltara Pastikan SPMB 2026/2027 Berjalan Lancar, Sekolah di Wilayah 3T Tetap Layani Pendaftaran Secara Offline

0
264

Kaltaraterkini.co.id, TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara memastikan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 jenjang SMA dan SMK di seluruh wilayah Kaltara berlangsung lancar.

Kepastian tersebut disampaikan setelah Disdikbud Kaltara melakukan pemantauan langsung ke sejumlah sekolah, baik di kawasan perkotaan maupun di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdikbud Kaltara, Hasanuddin, S.Pd., M.Si., mengatakan hingga saat ini pelaksanaan SPMB berjalan sesuai tahapan. Meski demikian, masih terdapat beberapa sekolah yang melaksanakan proses penerimaan secara offline karena keterbatasan infrastruktur jaringan internet.

“SPMB secara offline dilaksanakan di beberapa sekolah di wilayah Semenggaris dan Krayan, Kabupaten Nunukan. Kondisi ini disebabkan akses internet yang belum memadai. Namun, alhamdulillah seluruh proses tetap berjalan lancar dan hingga hari ini kami belum menerima keluhan dari masyarakat,” ujar Hasanuddin, Jumat (26/6/2025).

Hasanuddin menegaskan, pelaksanaan SPMB secara offline tetap mengacu pada petunjuk teknis yang telah ditetapkan. Seluruh peserta didik yang dinyatakan lolos nantinya tetap akan tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Sebelum pelaksanaan, sekolah-sekolah yang tidak memungkinkan menerapkan sistem online sudah kami laporkan ke pemerintah pusat. Jadi pelaksanaannya tetap sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Ia menambahkan, Disdikbud Kaltara juga telah melakukan sosialisasi kepada orang tua dan masyarakat di wilayah terdampak terkait mekanisme pendaftaran offline. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memahami alasan pelaksanaan SPMB tidak dilakukan secara daring.

“Sejak awal kami sudah menyampaikan kondisi ini kepada orang tua dan masyarakat melalui sosialisasi. Alhamdulillah mereka bisa menerima dan memahami situasi yang ada,” katanya.

Menjelang berakhirnya tahapan SPMB, Hasanuddin berharap seluruh proses dapat terus berjalan tertib, aman, dan transparan. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan SPMB agar terhindar dari praktik kecurangan.

“Apabila ada kendala atau dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan SPMB, kami berharap masyarakat segera melaporkannya kepada Disdikbud. Kami berkomitmen memastikan proses penerimaan murid baru berjalan lancar, transparan, dan bebas dari kecurangan,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!