Hadir Sebagai Penyelamat Lansia Terlantar, Panti Asuhan Panti Sosial Tresna Werdha Marga Rahayu Berharap Bisa Dapat Tambahan SDM Kesehatan

0
374

Kaltaraterkini.co.id, TANJUNG SELOR – Hadir sebagai salah satu perpanjangan tangan Pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para Lansia terlantar. UPT Panti Asuhan Lansia milik Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yakni Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Marga Rahayu ,terus berkomitmen untuk memperkuat tingkat pelayanan Panti Asuhan Lansia.

Menjadi satu-satunya panti lansia milik Pemerintah Provinsi Kaltara dan menampung lansia terlantar, tentunya peran PSTW tidaklah mudah. Meski demikian Plt. Kepala PSTW Muhammad Ikshan Hadi mengatakan saat ini pihaknya terus mengupayakan pelayanan terbaik kepada Lansia terlantar yang ada di PSTW seperti menyediakan pelayanan Kesehatan Lansia dan menyiapkan beberapa fasilitas untuk para Lansia beraktivitas positif.

“Kita bahkan menyiapkan kandang peternakan kecil untuk para lansia yang memiliki hobi beternak unggas dan ikan untuk beraktivitas. Tujuannya agar para Lansia ini juga tidak bosan. Apalagi peternakan kecil ini juga merupakan permintaan dari para Lansia yang ada disini juga,”kata pria yang akrab disapa Ikshan pada Selasa 09 September 2025.

Saat ini PSTW milik Dinsos Kaltara menampung 36 Lansia yang berusia 60 tahun keatas, dimana rata-rata para Lansia itu merupakan Lansia yang sudah terlantar atau tidak memiliki keluarga.

“ada juga yang masih memiliki keluarga tapi jumlahnya tidak banyak hanya satu atau dua orang saja dan para Lansia yang ada disini juga tidak semuanya memiliki kondisi kesehatan yang baik,” Ujarnya.

Ikshan mengaku beberapa Lansia yang ada di PSTW sudah ada yang mengalami kondisi kesehatan buruk atau sakit keras. Bahkan ada Lansia yang sudah tidak mampu beraktivitas lagi dan hanya terbaring ditempat tidur.

“Bahkan mau makan atau buang hajat saja sudah tidak bisa dan inilah yang menjadi Pekerjaan Rumah kita di Panti untuk terus memberikan pelayanan yang maksinal kepada mereka,”imbuhnya.

Meski PSTW sendiri memiliki anggaran untuk mengurusi kebutuhan sehari-harinya para Lansia dan mendapat berbagai bantuan dari kepedulian masyarakat Kaltara. Namun ia juga tidak menafikan kalau saat ini kebutuhan terbesar PSTW Kaltara ialah Sumber Daya Manusia(SDM) Kesehatan.

Hadi menuturkan saat ini pihaknya hanya memiliki 4 orang SDM kesehatan, dimana jumlah itu masihlah sangat kurang untuk mengurusi 36 Lansia yang ada di PSTW.

“idealnya mungkin 10 atau 15 orang perawat karena beberapa Lansia yang ada disini sudah ada yang mengalami sakit keras seperti penyakit Stroke dan sebagainya,”lanjutnya lagi.

“Sehingga SDM Kesehatan inilah yang kita harapkan bisa ditambah oleh Pemerintah agar nantinya kita memiliki cukup SDM kesehatan dalam mengurus para lansia yang sudah menderit sakit keras,”pungkasnya.

Reporter : OSA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!