Juli-September Masuk Zona Waspada, Kaltara Siagakan Pasukan Cegah Karhutla

0
19

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) bergerak cepat membentengi wilayahnya dari ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara kini resmi menetapkan status siaga menghadapi puncak kemarau yang diprediksi berlangsung pada Juli hingga September mendatang.

Saat dihubungi Kepala Dishut Kaltara, Nur Laila, mengungkapkan bahwa data titik panas (hotspot) dari Kementerian Kehutanan telah menunjukkan sinyal peringatan. Menanggapi situasi kritis ini, Dishut langsung mengambil langkah taktis dengan memperketat pengawasan di lapangan.

”Kami ingatkan dengan tegas, jangan ada yang membakar lahan tanpa pengawasan, baik individu maupun pihak perusahaan,” ujar Nur Laila.

3 Strategi Utama Kaltara Jinakkan Titik Api

Untuk mengamankan wilayah Kalimantan Utara dari kepungan asap, Dishut Kaltara mengerahkan tiga kekuatan utama di lapangan:

Pasukan Sipil “Masyarakat Peduli Api”:

Kelompok khusus bentukan Dishut yang tersebar di seluruh pelosok Kaltara untuk melakukan patroli rutin di tingkat tapak.

Patroli Gabungan Lintas Sektor:

Menjalankan instruksi langsung Gubernur Kaltara, Dishut segera menggelar rapat darurat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memetakan wilayah rawan.

Polisi Hutan (Polhut) Siaga 24 Jam:

Menggerakkan seluruh personel Polhut untuk fokus pada pengamanan, pencegahan, dan pengendalian titik api.

Dalam kesempatan ini Nur Laila juga mengingatkan kalau Kebakaran hutan tidak pernah memilih tempat. Kerja sama antara pemerintah, penegak hukum, dan masyarakat lokal menjadi kunci utama agar langit Bumi Benuanta tetap bersih dari kabut asap tahun ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!