Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, Kaltara terus menunjukkan kemajuan signifikan dalam berbagai sektor, mulai dari pembangunan sumber daya manusia (SDM), pendidikan, kesehatan, hingga tata kelola pemerintahan. Hal tersebut disampaikan Bupati Kabupaten Tana Tidung(KTT), Ibrahim Ali, saat sambutan dalam Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pendidikan di Kabupaten Tana Tidung.
FGD tersebut berlangsung di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Disdikbud ) Tana Tidung Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara ( Kaltara ).Disampaikan Ibrahim Ali, arah pembangunan daerah berpedoman pada RPJMD Tahun 2025-2029 dengan visi Tana Tidung Berdaya Saing, Adil, dan Sejahtera.
Dimana visi tersebut diwujudkan melalui lima misi pembangunan daerah, mulai dari peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan ekonomi dan budaya, pembangunan infrastruktur, hingga tata kelola pemerintahan yang profesional.
“Kita ingin memastikan pembangunan berjalan inklusif dan berkelanjutan. SDM yang unggul menjadi pondasi utama bagi kemajuan daerah,” ujar Ibrahim Ali.
Dalam bidang pendidikan sendiri, Pemkab Tana Tidung telah menyalurkan beasiswa bagi siswa berprestasi dan kurang mampu, memberikan bantuan laptop, chromebook, perlengkapan sekolah, serta tambahan penghasilan bagi 207 guru PAUD.
Dari sektor ekonomi dan desa, seluruh 32 desa di Kabupaten Tana Tidung kini berstatus mandiri, dengan capaian zero blank spot untuk akses komunikasi dan jaringan internet.
“Kita sudah tidak memiliki desa tertinggal. Ini bukti kerja nyata dari kolaborasi pemerintah daerah dengan seluruh elemen masyarakat,” ungkap Ibrahim Ali.
Kemudian dalam sektor kesehatan, Pemkab Tana Tidung berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan, dari 30,7 persen pada 2022 menjadi 7,4 persen di 2024, menjadikan Tana Tidung sebagai salah satu daerah dengan penurunan tercepat secara nasional.Selain itu, Kabupaten Tana Tidung kini memiliki RSUD Akhmad Berahim tipe D yang didukung program Astacita dari pemerintah pusat, dengan anggaran pembangunan infrastruktur mencapai Rp 250 miliar.
“Kami juga memberikan beasiswa penuh bagi dokter yang ingin melanjutkan pendidikan spesialis agar dapat mengisi kebutuhan tenaga medis di rumah sakit daerah,” jelasnya.
Berkat berbagai capaian tersebut, Kabupaten Tana Tidung berhasil meraih sejumlah penghargaan nasional, termasuk peringkat 1 nasional Indeks Kualitas Dapodik 2024, STBM Award 2024, serta UHC Award 2024 dari Kementerian Kesehatan.
“Semua prestasi ini bukan akhir, tetapi langkah awal menuju Tana Tidung yang lebih unggul dan berdaya saing. Kami akan terus berkomitmen menjaga integritas dan pelayanan publik yang berkualitas,” tutupnya






