Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Bupati Tana Tidung Bakal Siapkan SDM Kesehatan RSUD Akhmad Berahim

0
89

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung saat ini mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM ) yang konsen di bidang kesehatan untuk pelayanan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Akhmad Berahim.

“PR kita itu bagaimana menyiapkan sumber daya manusia yang konsen di bidang kesehatan bicara tentang perawat, bidan dan dokter spesialisnya,” kata Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali.

Ia menambahkan saat ini naik kelas yang masuk dalam 15 RSUD madya di wilayah Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK) di Indonesia.Dia mengungkapkan RSUD Akhmad Berahim kelas madya yang kemungkinan tertinggi di Kalimantan Utara dan di bawah satu tingkat dari RSUD dr Jusuf SK di Tarakan.

“Saat ini saya sudah sekolahkan semua dokter spesialis itu untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di seluruh Indonesia,” Ujarnya.

Hal tersebut bertujuan untuk mempersiapkan SDM bidang kesehatan, ketika bangunan RSUD sudah diserahterimakan hibah dari Kementerian Kesehatan kepada Pemkab Tana Tidung.

“Tidak ada alasan kami untuk tidak siap karena sayang bangunan gedung yang sudah dibangun ratusan miliar, tapi kita tidak siap dengan SDM,” Tambahnya.

Namun, jika pendidikan para dokter spesialis belum selesai, maka Pemkab Tana Tidung akan berkontrak dengan dokter – dokter Pegawai Tidak Tetap (PTT) atau dokter magang dari kampus – kampus di Indonesia.

Ibrahim mengungkapkan bahwa pihaknya akan menjajaki kerjasama melakukan nota kesepahaman dengan kampus – kampus negeri yang ada di Indonesia untuk memberikan magang kepada dokter spesialis.Bupati saat melakukan pengecekan beberapa waktu lalu, melihat pengerjaan bangunan RSUD Akhmad Berahim sudah mencapai 61,75 persen dan tidak ada deviasi.

Ia mengungkapkan RSUD ini pembangunannya dikerjakan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) WIKA dan Waskita Karya di kawasan Sesayap.

“Kata PPTK mereka optimis akan menyelesaikan pekerjaan fisiknya sesuai dengan kontrak yang berakhir pada 16 Desember 2025. Pekerjaan itu sesuai dengan kontrak sebesar Rp164 miliar tapi itu soal infrastruktur saja,” Pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!