Kaltaraterkini.co.id, TANJUNG SELOR – Suasana LKSA Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa Rita Walidah Aisyiyah Tanjung Selor mendadak riuh dengan tawa anak-anak. Ruangan yang biasanya tenang berubah penuh energi saat Puteri Indonesia Kalimantan Utara, Nilam, melangkah masuk ke panti yang berlokasi di Jalan Rajawali Gang Delima, Kabupaten Bulungan tersebut.
Bukan sekadar kunjungan formal, Nilam datang untuk membaur. Ia melepas sejenak atribut formalnya dan langsung duduk bersama puluhan anak asuh untuk melukis, bermain, dan berbagi cerita.
Mahkota untuk Mengabdi
Bagi Nilam, gelar yang ia sandang memiliki tanggung jawab moral yang besar kepada masyarakat.
“Saya ingin menggunakan mahkota ini bukan hanya sebagai simbol prestasi, tetapi juga sebagai sarana untuk berbagi, menginspirasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Nilam dengan hangat.
Ia menambahkan bahwa aksi sosial ini adalah bentuk rasa syukur. Nilam ingin memastikan anak-anak panti asuhan tetap optimis dalam mengejar impian mereka.
“Semoga kehadiran kami dapat memberikan kebahagiaan dan motivasi bagi adik-adik di sini untuk terus bermimpi,” tambahnya.
Suntikan Semangat bagi Anak Panti
Rasa bahagia terpancar jelas dari wajah salah satu anak asuh bernama Aisyah. Bagi Aisyah, momen melukis dan mengobrol langsung dengan sang Puteri Indonesia menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.
“Senang sekali bisa bertemu langsung dengan Kakak Puteri Indonesia. Kami bisa melukis bersama, bermain, dan dapat banyak motivasi,” kata Aisyah ceria.
Apresiasi dari Pengurus
Pihak pengelola panti asuhan menyambut baik inisiatif ini. Perhatian dari tokoh publik seperti Nilam dinilai sangat efektif untuk mendongkrak rasa percaya diri anak-anak asuh.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa esensi seorang Puteri Indonesia adalah hadir langsung di tengah masyarakat untuk menebarkan harapan.






