Beranda NKRI Tak Boleh Tertinggal! Muhammad Nasir Perjuangkan Nasib Warga Sebatik

0
33

Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN – Wilayah perbatasan harus menjadi prioritas utama pembangunan dan tidak boleh dianaktirikan. Penegasan komitmen ini disuarakan oleh Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dari Fraksi PKS, Muhammad Nasir, saat menggelar reses di Kecamatan Sebatik Utara.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri oleh ratusan warga setempat. Momentum ini langsung dimanfaatkan masyarakat untuk menumpahkan berbagai keluhan krusial yang selama ini menghimpit kehidupan mereka di garda terdepan negara.

Jeritan Warga Perbatasan: Dari Listrik hingga Beasiswa

Dalam dialog tersebut, warga Sebatik Utara menyampaikan sejumlah persoalan mendasar yang membutuhkan penanganan segera, di antaranya:

Infrastruktur Dasar: Usulan jaringan listrik baru dan program listrik gratis bagi keluarga kurang mampu.

Akses Transportasi: Perbaikan jalan tani, jembatan, serta peningkatan kualitas jalan lingkungan.

Fasilitas Umum: Penyediaan air bersih yang layak dan pemasangan lampu penerangan jalan umum.

Kesejahteraan & SDM: Bantuan modal usaha, perbaikan rumah ibadah, hingga beasiswa pendidikan.

Menanggapi keluhan tersebut, Muhammad Nasir menyoroti posisi strategis Sebatik. Bagi Nasir, perbatasan adalah wajah sekaligus beranda Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang seharusnya tampil megah dan maju.”Wilayah perbatasan adalah beranda negara.

“Masyarakat di sini harus merasakan kehadiran negara secara nyata melalui pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar yang layak,” tegas Nasir.

Komitmen Kawal Aspirasi, Bukan Sekadar Catatan

Nasir mengaku prihatin karena masih ada warga perbatasan yang belum menikmati aliran listrik hingga saat ini. Menurutnya, hal tersebut merupakan pekerjaan rumah (PR) besar yang harus segera dituntaskan demi keadilan pembangunan.

Politisi PKS ini memastikan seluruh aspirasi masyarakat tidak akan sekadar menjadi catatan di atas kertas. Ia berkomitmen penuh untuk mengawal dan memperjuangkan usulan tersebut dalam agenda pembahasan di DPRD Provinsi Kaltara.Langkah konkret yang akan diambil Nasir meliputi:

Komunikasi Intensif: Berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dan instansi terkait agar usulan warga masuk program prioritas.

Investasi Jangka Panjang: Mendorong alokasi program beasiswa demi mencetak SDM unggul bagi masa depan Kaltara.

Kegiatan reses ini ditutup dengan harapan besar dari masyarakat Sebatik Utara. Warga berharap, lewat pengawalan ketat Muhammad Nasir, suara dari ujung utara Indonesia ini dapat bertransformasi menjadi aksi nyata yang mengubah wajah perbatasan menjadi lebih sejahtera dan berdaulat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!