Infrastruktur Listrik Pedalaman dan Pendidikan Jadi Prioritas Irwan Sabri Di 2026

0
30

Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menargetkan perluasan akses listrik di wilayah pedalaman dan perbatasan RI–Malaysia melalui pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) komunal serta penambahan jaringan distribusi listrik pada 2026.

Bupati Nunukan Irwan Sabri menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Paripurna Khusus DPRD Kabupaten Nunukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan, Senin (12/10/2026).

Irwan mengatakan, penyediaan energi listrik menjadi salah satu program pemerintah daerah untuk memperluas pelayanan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik secara memadai.

“Pada 2026, Pemkab Nunukan menargetkan pembangunan PLTS komunal di kelompok Desa Panas, Kecamatan Lumbis Pansiangan, dan kelompok Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Krayan Tengah, melalui kerja sama dengan Kementerian ESDM dan Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Utara,” ujar Irwan.

Selain pembangunan PLTS komunal, pemerintah daerah juga melaksanakan perluasan jaringan distribusi listrik (grid extension) di sejumlah wilayah. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan jangkauan dan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

Irwan menyebutkan, pengembangan infrastruktur kelistrikan diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan energi terbarukan sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Nunukan.Selain sektor kelistrikan, Pemkab Nunukan menargetkan pengembangan lima unit Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pada 2026.

Program tersebut mencakup optimalisasi SPAM jaringan perpipaan sebanyak dua paket dan SPAM bukan jaringan perpipaan sebanyak dua paket.Pemerintah daerah juga akan melakukan pemeliharaan embung dan waduk untuk menjaga ketersediaan air baku. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah komitmen pembebasan lahan Embung Lapri.

Di sektor infrastruktur jalan, program pembangunan 100 kilometer jalan tani per tahun ditargetkan terealisasi melalui 151 paket kegiatan yang tersebar di 16 kecamatan pada 2026.Sementara itu, untuk pembangunan jalan yang menghubungkan kecamatan dan desa, pemerintah daerah menargetkan pembangunan jalan baru sepanjang 6,5 kilometer, rehabilitasi jalan sepanjang empat kilometer, pemeliharaan rutin sepanjang 19 kilometer, serta rekonstruksi jalan sepanjang 18,4 kilometer.

“Untuk program pengadaan satu kecamatan satu unit alat berat, pada 2026 ditargetkan pengadaan tiga unit,” kata Irwan.

Pada sektor perumahan, Pemkab Nunukan melanjutkan program pembangunan 200 rumah layak huni per tahun dengan alokasi anggaran Rp25 juta per unit.Untuk 2026, pemerintah daerah menargetkan pembangunan 122 unit rumah melalui APBD. Selain itu, terdapat target pembangunan 200 unit melalui APBN dan 714 unit melalui program kerja sama Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Program tersebut ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak, terutama bagi warga yang membutuhkan dukungan perumahan.Di bidang pendidikan, Pemkab Nunukan melaksanakan program pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.Irwan menyampaikan, sebanyak 21.680 siswa SD kelas I hingga kelas VI telah menerima seragam merah putih.

Sementara itu, seragam putih biru telah didistribusikan kepada 10.213 siswa SMP kelas VII hingga kelas IX.Pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran untuk pengadaan perangkat internet satelit Starlink bagi 19 SMP pada 2026. Program tersebut menyasar sekolah yang belum terjangkau layanan internet secara memadai.

Selain itu, program penyediaan 1.000 beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa ditargetkan menjangkau 1.011 penerima pada 2026. Penyaluran beasiswa tersebut dijadwalkan berlangsung pada triwulan IV tahun ini.Berbagai program tersebut menjadi bagian dari agenda pembangunan Kabupaten Nunukan pada 2026, dengan fokus pada pemerataan pelayanan dasar, peningkatan infrastruktur, serta perluasan akses pendidikan bagi masyarakat di wilayah perbatasan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!