Gubernur Kaltara Lantik 64 Pejabat: “Jabatan Bukan untuk Dibanggakan!”

0
509

Kaltaraterkini.co.id, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan penyegaran besar-besaran dalam struktur birokrasinya. Langkah berani ini ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah puluhan pejabat di lingkungan pemerintahan daerah pada Kamis (11/06/2026).

Bertempat di Gedung Gadis, Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H, M.Hum, memimpin langsung prosesi pelantikan terhadap 64 pejabat. Rinciannya, sebanyak 41 pejabat pimpinan tinggi pratama digeser untuk mengisi posisi strategis di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sementara 23 pejabat lainnya resmi mengisi jabatan fungsional.

Perombakan ini menyentuh hampir seluruh sektor vital pemerintahan, mulai dari bidang ekonomi, pelayanan publik, sumber daya alam, sosial kemasyarakatan, hingga urusan pembangunan daerah. Langkah taktis ini diambil demi memperkuat efektivitas organisasi sekaligus menggenjot percepatan program prioritas pemerintah daerah.

Tegaskan Mutasi Hal Lumrah, Gubernur: Ini Bukan soal Kedekatan

Dalam arahannya, Gubernur Zainal Paliwang menegaskan bahwa rotasi dan mutasi adalah mekanisme yang lumrah terjadi dalam sistem birokrasi. Hal ini sangat diperlukan untuk menjaga dinamika organisasi dan mendongkrak kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengingatkan dengan tegas agar para pejabat yang baru dilantik tidak jemawa dan menjaga penuh integritas serta komitmen kerja mereka.

“Kepercayaan yang diberikan harus dijawab dengan kinerja yang nyata. Fokus utama kita adalah memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” tegas Gubernur Zainal.

Gubernur juga memberikan pesan menohok agar para pejabat tidak memandang jabatan sebagai sesuatu yang melekat selamanya. Jabatan adalah amanah yang sewaktu-waktu bisa berubah berdasarkan evaluasi kinerja dan kebutuhan organisasi. Ia menekankan, penunjukan seseorang di suatu posisi murni didasarkan pada kompetensi, bukan faktor kedekatan atau kepentingan tertentu.

“Yang harus dijaga adalah dedikasi dan tanggung jawab dalam bekerja. Jabatan bukan untuk dibanggakan, tetapi untuk digunakan sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat,” ujarnya mengingatkan.

*Bustan – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)

*Pollymart Sijabat – Kepala Dinas Sosial (Dinsos)

*Andi Amriampa – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)

*Ferdy Manurun Tanduk Langi – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

*Edy Suhardo – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM)

*Hasriani – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)

*Dt Iqro Ramadhan – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)

*Syahrullah Mursalin – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP)

*Wahyuni Nuzband – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP)

Melalui penyegaran organisasi skala besar ini, Pemerintah Provinsi Kaltara berharap dapat menyuntikkan energi baru ke dalam tubuh birokrasi. Harapan besarnya, realisasi berbagai program pembangunan prioritas daerah dapat dipacu lebih cepat dalam beberapa tahun ke depan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!