Beranda blog Halaman 2

Kejar Target HUT RI ke-81, DPUPR Tana Tidung Optimis Lapangan Puspem Rampung Sebelum 17 Agustus

Kaltaraterkini.co.id, TANA TIDUNG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Tana Tidung (KTT) optimis proyek pembangunan lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) bakal rampung 100 persen sebelum pertengahan Agustus 2026.

Kawasan ini diproyeksikan menjadi lokasi utama upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tingkat kabupaten.Kepala DPUPR Tana Tidung, Riko Ardianto, mengungkapkan bahwa saat ini progres fisik pembangunan di lapangan tersebut telah melampaui angka 80 persen. Pihaknya menargetkan seluruh pekerjaan selesai dalam waktu dekat.

“Saat ini kami tinggal menyelesaikan pemasangan rumput lapangan, keramik, dan tiang bendera. Seluruh tahapan ini kami agendakan selesai total sebelum momen 17 Agustus,” ujar pria yang akrab disapa Riko, Kamis (9/7/2026).

Riko menjelaskan, lapangan Puspem ini memiliki kapasitas besar yang mampu menampung hingga lebih dari 1.000 peserta apel. Lapangan ini sengaja dikebut agar bisa digunakan perdana untuk upacara kemerdekaan tahun ini.Bahkan, jika merujuk pada jadwal kerja di lapangan, fasilitas ini ditargetkan sudah fungsional jauh sebelum hari pelaksanaan upacara.

“Menurut jadwal progres kami, lapangan ini sebenarnya sudah bisa digunakan pada 6 Agustus mendatang. Sebab, peserta Paskibraka dijadwalkan mulai menggelar latihan di lokasi ini pada tanggal tersebut,” lanjut Riko.

Ia menambahkan, pengawasan ketat terus dilakukan demi memastikan kualitas dan ketepatan waktu proyek.

“Sesuai arahan Pak Bupati, saya bersama tim terus memantau progresnya secara langsung di lapangan agar semuanya berjalan sesuai rencana,” tegasnya.

Keberhasilan penyelenggaraan upacara HUT RI ke-81 di lapangan baru ini nantinya akan menjadi batu loncatan penting. DPUPR menargetkan operasional seluruh kompleks bangunan di Puspem bisa diselesaikan pada Desember mendatang.

“Insyaallah, sesuai target Pak Bupati, awal tahun 2027 Pemkab Tana Tidung akan resmi memindahkan pusat pemerintahannya secara administratif ke sini. Mulai dari Gedung Bupati dan Wakil Bupati, Gedung DPRD, hingga seluruh instansi Pemkab Tana Tidung akan resmi berkantor di sini,” pungkas Riko.

Prosesi Adat Tidung dan Paguyuban Batak Selesaikan Perselisihan, Wabup Jakaria: Kerukunan Malinau Harus Tetap Terjaga

Kaltaraterkini.co.id, Malinau – Semangat persaudaraan dan kebersamaan kembali ditunjukkan masyarakat Kabupaten Malinau melalui kegiatan silaturahmi dan prosesi adat antara Lembaga Adat Besar Tidung Kabupaten Malinau dan Kerukunan Keluarga Batak Malinau yang digelar di Baloi Adat Tidung.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menyelesaikan persoalan yang sempat menimbulkan kesalahpahaman antara kedua pihak. Prosesi adat berlangsung penuh kekeluargaan dan dihadiri berbagai unsur masyarakat serta pemerintah daerah.

Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., mengungkapkan rasa syukur atas terselesaikannya persoalan tersebut melalui dialog dan mekanisme adat yang mengedepankan nilai-nilai persaudaraan.

“Alhamdulillah, niat baik kedua belah pihak telah tuntas diselesaikan. Masing-masing pihak sudah menyampaikan pandangannya, termasuk pelaku yang telah menyampaikan permohonan maaf. Ketua Paguyuban Batak maupun Ketua Lembaga Adat Besar Tidung juga telah menyatakan bahwa permasalahan ini selesai dan hubungan kekeluargaan tetap terjalin seperti biasa,” ujar Jakaria.

Menurutnya, Kabupaten Malinau merupakan daerah yang kaya akan keberagaman. Terdapat 11 suku asli Malinau dan 15 paguyuban yang selama ini hidup berdampingan serta bersama-sama membangun daerah.

Jakaria menjelaskan, persoalan yang muncul berawal dari unggahan di media sosial yang dilakukan oleh salah seorang anggota paguyuban Batak sehingga menimbulkan ketersinggungan di kalangan masyarakat Tidung. Namun berkat sikap proaktif kedua belah pihak, persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik melalui musyawarah dan mekanisme adat.

“Melalui diskusi yang dilakukan secara terbuka, Paguyuban Batak menerima keputusan yang ditetapkan oleh Lembaga Adat Besar Tidung Kabupaten Malinau. Kesepakatan kemudian dikukuhkan melalui prosesi adat Tidung di Baloi Adat Tidung,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Malinau juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Jakaria menegaskan bahwa setiap unggahan di ruang digital dapat berdampak luas dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman jika tidak disikapi dengan hati-hati.

“Ke depan kita harus sama-sama menjaga perasaan, menghormati sesama, dan lebih bijaksana dalam bermedia sosial karena dampaknya sangat luas,” katanya.

Pada kesempatan itu, Jakaria turut mengapresiasi langkah cepat yang diambil Lembaga Adat Besar Tidung Kabupaten Malinau dalam menangani persoalan tersebut.

Menurutnya, respons yang cepat dan mengedepankan dialog telah berhasil meredam situasi sehingga tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.Ia berharap seluruh masyarakat Malinau, yang terdiri dari berbagai suku, etnis, dan agama, dapat terus menjaga persatuan dan kerukunan yang selama ini telah terbangun dengan baik.

“Perbedaan adalah kekuatan kita. Mari terus menjaga hubungan baik antar sesama, saling menghormati, dan memperkuat persaudaraan agar kerukunan di Kabupaten Malinau tetap terjaga untuk masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

Bupati Tana Tidung Terima Audiensi BPMP Kalimantan Utara, Perkuat Sinergi Tingkatkan Mutu Pendidikan

Kaltaraterkini.co.id, TANA TIDUNG – Bupati Tana Tidung didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menerima kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Utara beserta jajaran di Ruang Rapat Bupati Tana Tidung, Jumat (3/7/26).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tana Tidung. Pemerintah Kabupaten Tana Tidung menyambut baik kunjungan BPMP Kalimantan Utara sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat di bidang pendidikan.

Dalam audiensi tersebut, salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah pembahasan mengenai persiapan pengusulan Sekolah Nasional Terintegrasi. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan sekaligus memperluas akses terhadap pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Tana Tidung.

Bupati Tana Tidung menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Oleh karena itu, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dan BPMP Kalimantan Utara diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang berdampak nyata bagi kemajuan dunia pendidikan di daerah.

“Kami berharap pengusulan Sekolah Nasional Terintegrasi dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan generasi emas Kabupaten Tana Tidung yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Bupati.

Melalui sinergi yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program peningkatan mutu pendidikan demi terciptanya layanan pendidikan yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Raih Runner-up MTQ Kaltara 2026, LPTQ Malinau Siapkan Pembinaan Berkelanjutan Menuju Juara Umum

Kaltaraterkini.co.id, Malinau – Ketua LPTQ Malinau, Drs. H. Kamran Daik, M.Si., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Kabupaten Malinau meraih posisi runner-up pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pihak serta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Malinau.Ketua LPTQ Kamran mengatakan, prestasi sebagai juara dua menjadi lompatan besar bagi Malinau.

Sebelum dirinya menjabat sebagai Ketua LPTQ, Malinau kerap berada di papan bawah klasemen MTQ. Pada ajang STQ di Nunukan, Malinau berhasil naik ke peringkat empat, dan kini kembali meningkatkan prestasi dengan meraih posisi runner-up di tingkat provinsi.

“Ini adalah hasil evaluasi dan pembinaan yang terus kami lakukan. Kami banyak berkomunikasi dengan para pelatih dan official, bahkan mendatangkan pelatih tingkat nasional untuk meningkatkan kemampuan para peserta,” ujarnya saat ditemui usai penutupan MTQ ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara di Malinau.

Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan Bupati Malinau, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta seluruh jajaran pemerintah daerah yang memberikan perhatian terhadap pembinaan para kafilah.

Menurut Ketua LPTQ Kamran, Bupati Malinau selalu menekankan bahwa yang terpenting bukan semata-mata mengejar gelar juara, tetapi bagaimana syiar Islam dapat terus berjalan dengan baik sesuai aturan dan petunjuk teknis dari Kementerian Agama.

Meski demikian, ia mengaku termotivasi dengan target yang disampaikan Bupati untuk merebut gelar juara umum pada MTQ berikutnya.Ketua LPTQ Kamran juga mengakui bahwa Kabupaten Bulungan masih menjadi pesaing terberat karena memiliki sistem pembinaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, Bulungan telah mempertahankan gelar juara umum selama bertahun-tahun berkat pembinaan intensif, termasuk mengirim peserta mengikuti pelatihan hingga berbulan-bulan di luar daerah.Meski demikian, ia optimistis Malinau mampu bersaing apabila pembinaan dilakukan secara berkesinambungan.

Untuk itu, LPTQ Malinau berencana tidak menghentikan pembinaan setelah MTQ selesai. Ia berharap para qari dan qariah tetap mendapatkan pendampingan melalui program latihan rutin, baik dengan menghadirkan pelatih secara langsung maupun melalui pembinaan daring.

“Nanti akan kami komunikasikan dengan Bapak Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda agar ada dukungan pembinaan berkelanjutan bagi peserta berprestasi. Dengan begitu, persiapan menuju MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2027 bisa dilakukan lebih matang sejak sekarang,” pungkasnya.

Raih 11 Emas dan Peringkat Kedua di Tingkat Provinsi Kaltara 2026, Sekda Apresiasi Prestasi Kontingen MTQ Malinau

Kaltaraterkini.co.id, Malinau – Sekretaris Daerah Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., mengapresiasi pencapaian kontingen Kabupaten Malinau yang berhasil meraih peringkat kedua pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026. Pernyataan tersebut disampaikannya usai penutupan MTQ di Malinau, Kamis (2/7/2026).

Sekda Ernes mengawali keterangannya dengan mengucapkan selamat kepada Kabupaten Bulungan yang kembali keluar sebagai juara umum. Menurutnya, prestasi Bulungan bukanlah hal yang mengejutkan mengingat rekam jejak daerah tersebut dalam ajang MTQ tingkat provinsi.

Di sisi lain, ia menyebut keberhasilan Malinau menempati posisi runner-up merupakan pencapaian yang sangat membanggakan. Dengan raihan 11 medali emas, hasil tersebut menunjukkan bahwa persiapan kontingen Malinau berjalan maksimal, baik sebagai tuan rumah maupun sebagai peserta.

“Selamat untuk Bulungan sebagai juara umum. Khusus untuk Malinau, saya juga mengucapkan selamat atas pencapaian luar biasa ini. Terima kasih kepada seluruh kontingen, Ketua LPTQ, serta para pembina yang telah mempersiapkan kafilah dengan sangat baik,” ujarnya.

Sekda Ernes mengungkapkan, sejak awal Pemerintah Kabupaten Malinau memang menargetkan hasil terbaik. Meski menyadari kekuatan Bulungan sebagai pesaing utama, ia optimistis Malinau mampu meningkatkan prestasi dibandingkan pelaksanaan MTQ sebelumnya.

Ia mengaku telah mendapat keyakinan dari Ketua LPTQ bahwa kontingen Malinau memiliki peluang besar untuk meraih hasil yang lebih baik. Optimisme tersebut akhirnya terbukti setelah pengumuman hasil akhir menempatkan Malinau di posisi kedua.Ke depan, Sekda Ernes berharap pembinaan terhadap para peserta MTQ terus ditingkatkan, mulai dari tingkat kabupaten hingga persiapan menghadapi MTQ tingkat provinsi berikutnya.

“Yang paling penting adalah pembinaannya terus berjalan. Harapan kami, prestasi Malinau pada MTQ yang akan datang bisa semakin meningkat,” pungkasnya.

Bulungan Raih Juara Umum MTQ ke-X Provinsi Kalimantan Utara 2026

kaltaraterkini.co.id, MALINAU – Kabupaten Bulungan berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat Juara Umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026. Pengumuman tersebut disampaikan pada malam penutupan MTQ yang berlangsung di Kabupaten Malinau, Kamis (2/7/2026).

Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, Kabupaten Bulungan berhasil mengumpulkan total 611 poin, sehingga berhak menyandang gelar Juara Umum sekaligus membawa pulang dan memegang Piala Bergilir MTQ ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara.Peringkat kedua ditempati Kabupaten Malinau selaku tuan rumah dengan perolehan 452 poin.

Sementara itu, Kota Tarakan berada di posisi ketiga dengan 436 poin, disusul Kabupaten Nunukan di peringkat keempat dengan 425 poin, serta Kabupaten Tanah Tidung di posisi kelima dengan 367 poin.Penetapan Juara Umum tertuang dalam Keputusan Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalimantan Utara, Dr. H. Sanusi, M.Si., yang ditetapkan di Malinau pada 2 Juli 2026.

Dewan Hakim menegaskan bahwa keputusan mengenai Juara Umum bersifat final, mengikat, dan berlaku sejak tanggal ditetapkan.Keberhasilan Kabupaten Bulungan menjadi Juara Umum merupakan hasil dari pembinaan yang berkelanjutan terhadap para kafilah serta kerja sama seluruh pihak dalam mempersiapkan peserta pada setiap cabang yang diperlombakan.

Capaian ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Bulungan.Di sisi lain, Kabupaten Malinau juga patut memperoleh apresiasi atas keberhasilannya menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara.

Selain berhasil meraih peringkat kedua, pelaksanaan MTQ berlangsung lancar, tertib, dan meriah, serta mendapat apresiasi dari berbagai pihak atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan keagamaan tingkat provinsi tersebut.

Melalui pelaksanaan MTQ, diharapkan semangat mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat syiar Islam di Provinsi Kalimantan Utara.

Sekda Malinau Tinjau Arena Lomba MTQ Ke-X Kaltara, Pastikan Pelaksanaan Berjalan Lancar

Kaltaraterkini.co.id, MALINAU – Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., meninjau pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara di Arena 2 yang berlokasi di Masjid Agung Darul Jalal, Rabu, 1 Juli 2026.

Peninjauan dilakukan setelah MTQ resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Utara pada Senin malam. Memasuki hari kedua pelaksanaan, sejumlah cabang perlombaan mulai dipertandingkan secara serentak di beberapa arena yang telah ditetapkan panitia.Sejak pagi, Arena 2 dipadati peserta, dewan hakim, serta masyarakat yang hadir untuk memberikan dukungan kepada para kafilah.

Arena tersebut menjadi lokasi pelaksanaan beberapa cabang lomba yang dijadwalkan berlangsung sepanjang hari.Dalam kunjungan itu, Ernes didampingi Asisten Administrasi Umum dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka meninjau kesiapan panitia, kondisi fasilitas pendukung, serta jalannya perlombaan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan sesuai dengan rencana.

Selain memantau aspek teknis penyelenggaraan, Ernes juga menyaksikan secara langsung penampilan para peserta yang sedang berlomba. Kehadiran jajaran pemerintah daerah di arena perlombaan merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan MTQ sekaligus memberikan motivasi kepada peserta untuk menampilkan kemampuan terbaiknya.

MTQ Ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara tahun ini dipusatkan di Kabupaten Malinau dan diikuti kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut. Ajang ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pengembangan kemampuan membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Pemkab Tana Tidung Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Gerakan Tanam Padi Serempak

Kaltaraterkini.co.id, TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung menggelar Gerakan Tanam Padi Serempak yang dirangkaikan dengan Kick-Off Gerakan Tanam Cabai sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Tideng Pale Seberang, Kecamatan Sesayap, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Tana Tidung, Wakil Bupati Tana Tidung, Ketua TP PKK Kabupaten Tana Tidung yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Tana Tidung, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Sesayap, Kepala Desa Tideng Pale, serta para petani Desa Tideng Pale.

Dalam sambutannya, Bupati Tana Tidung menegaskan bahwa gerakan tanam padi serempak dan Kick-Off Gerakan Tanam Cabai bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata komitmen bersama dalam meningkatkan produksi sektor pertanian, memperkuat kemandirian pangan, serta menjaga stabilitas harga bahan pokok di Kabupaten Tana Tidung.

Bupati menjelaskan bahwa padi merupakan komoditas pangan utama masyarakat, sementara cabai menjadi salah satu komoditas yang memiliki pengaruh besar terhadap laju inflasi. Oleh karena itu, peningkatan produksi kedua komoditas tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan di daerah.

“Melalui gerakan tanam serempak ini, kita berharap produksi pertanian terus meningkat, pasokan tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, sehingga harga di pasaran menjadi lebih stabil dan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujar Bupati.

Pemerintah Kabupaten Tana Tidung terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi daerah untuk mewujudkan ketahanan pangan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

Melalui Gerakan Tanam Padi Serempak dan Kick-Off Gerakan Tanam Cabai ini, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung berharap mampu memperkuat ketahanan pangan daerah, menekan laju inflasi, serta mewujudkan Kabupaten Tana Tidung yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

Bupati Tana Tidung Apresiasi Progres Pembangunan Jargas Rumah Tangga di Kecamatan Tana Lia

Kaltaraterkini.co.id, TANA TIDUNG – Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, S.P., menerima penyampaian progres pembangunan Jaringan Gas (Jargas) untuk Rumah Tangga di Kecamatan Tana Lia yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati, Rabu (1/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM atas dukungan pembangunan Jaringan Gas Rumah Tangga di Kecamatan Tana Lia.

Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menghadirkan akses energi yang lebih bersih, aman, dan ekonomis bagi masyarakat.Bupati berharap pembangunan Jargas dapat berjalan sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat. Selain itu, ia juga meminta agar penyampaian progres pembangunan disertai dengan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya warga Kecamatan Tana Lia.

“Sosialisasi sangat penting agar masyarakat memahami manfaat penggunaan gas bumi untuk rumah tangga, aspek keamanan, serta prosedur pemasangan jaringan gas. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan masyarakat dapat menerima dan memanfaatkan program ini secara optimal,” ujar Bupati.

Sementara itu, tim Ditjen Migas memaparkan perkembangan pembangunan Jargas di Kecamatan Tana Lia, meliputi target total Sambungan Rumah (SR), linimasa penyelesaian konstruksi, progres pemasangan material dan infrastruktur, serta kesiapan material pipa dan pekerjaan penggalian yang saat ini masih berlangsung di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Tana Tidung menyambut baik sinergi yang terjalin dengan Ditjen Migas dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur energi. Diharapkan program Jaringan Gas Rumah Tangga ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan energi kepada masyarakat sekaligus mendukung pemanfaatan energi bersih yang berkelanjutan di Kabupaten Tana Tidung.