Beranda blog Halaman 3

Sebanyak 12 siswa SMP asal Kaltara berhasil lolos seleksi SMAUnggul Garuda Baru.

Kaltaraterkini.co.id, TANJUNG SELOR – Sebanyak 12 siswa SMP asal Kalimantan Utara (Kaltara) berhasil lolos seleksi Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda Baru. Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus dorongan bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk memperluas kesempatan pendidikan berkualitas bagi generasi muda daerah.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara, Hasanuddin, S.Pd., M.Si., saat mewakili Gubernur Kaltara dalam kegiatan Gelar Griya (Open House) SMA Unggul Garuda Bulungan di kompleks sekolah tersebut, Jalan Poros Nasional, Sabtu (17/10).

Kegiatan ini digelar serentak di 51 lokasi di Indonesia untuk memperingati satu tahun SMA Unggul Garuda. Mengusung tema “Melahirkan Talenta Unggul untuk Indonesia”, kegiatan tersebut sekaligus memperkenalkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI Prabowo Subianto.

Hasanuddin menyampaikan optimisme bahwa jumlah siswa Kaltara yang lolos seleksi akan terus meningkat pada tahun mendatang.

“Saya optimistis tahun depan semakin banyak siswa Kaltara yang lolos seleksi,” ujarnya saat membacakan sambutan Gubernur Kaltara.

Di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), kehadiran SMA Unggul Garuda di Kaltara menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan berkualitas. Sekolah ini diharapkan memberikan kesempatan yang setara bagi siswa berprestasi dari berbagai latar belakang untuk mengembangkan potensi mereka.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal juga menilai SMA Unggul Garuda telah menunjukkan peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing.Pemprov Kaltara berkomitmen mendukung keberlanjutan pendidikan di SMA Unggul Garuda Bulungan melalui kolaborasi dengan orang tua, guru dan masyarakat.

Dukungan bersama tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendorong prestasi sekaligus membentuk karakter siswa. (dkisp)

Pemkab Nunukan Resmikan Gedung Laboratorium Terpadu Politeknik Negeri Nunukan (PNN)

Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Nunukan, Juni Mardiansyah menghadiri peresmian Gedung Laboratorium Terpadu Politeknik Negeri Nunukan (PNN) yang berlangsung di Kampus Politeknik Negeri Nunukan, Jalan Ujang Dewa, Jumat (16/10).

Dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan Juni Mardiansyah, Pemerintah Kabupaten Nunukan menyampaikan apresiasi atas hadirnya fasilitas baru yang diharapkan dapat menunjang proses pembelajaran, meningkatkan keterampilan mahasiswa, serta mencetak lulusan yang kompeten, berkualitas, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Bupati berharap Gedung Laboratorium Terpadu tidak hanya menjadi bangunan baru, tetapi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan praktikum, penelitian, dan pengembangan inovasi.

Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu mendorong mahasiswa menjadi sumber daya manusia yang unggul, mandiri, berdaya saing, serta berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk terus mendukung pengembangan sektor pendidikan, khususnya pendidikan vokasi, sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah perbatasan.

Pendidikan vokasi dinilai memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan potensi daerah.

“Saya mengajak seluruh sivitas akademika Politeknik Negeri Nunukan untuk menjaga, merawat, dan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi mahasiswa, masyarakat, serta kemajuan Kabupaten Nunukan”, ucap Juni.

Sementara itu, Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Ir. Sri Suning Kusumawardani dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan tinggi, khususnya laboratorium merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan kompetensi mahasiswa.

Ia menjelaskan, proses pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu menghadapi sejumlah tantangan, termasuk pengurusan izin prinsip yang memerlukan koordinasi dan pemenuhan berbagai persyaratan. Namun, berkat kerja keras, komitmen, dan sinergi berbagai pihak, pembangunan gedung tersebut berhasil diselesaikan pada September 2026.

Lanjut, ia menegaskan bahwa peresmian gedung laboratorium ini hendaknya menjadi langkah awal bagi pengembangan Politeknik Negeri Nunukan secara berkelanjutan. Laboratorium perlu dioptimalkan sebagai sarana pembelajaran berbasis praktik, penelitian terapan, inovasi, dan pengembangan keterampilan profesional mahasiswa, khususnya untuk mendukung kebutuhan industri serta pembangunan wilayah perbatasan.

“Saya berharap pembangunan laboratorium terpadu ini tidak menjadi titik akhir, melainkan menjadi salah satu langkah awal untuk pengembangan Politeknik Negeri Nunukan secara berkelanjutan”, ungkapnya.

Usai prosesi peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah fasilitas laboratorium, meliputi Laboratorium Teknik Alat Berat, Laboratorium Teknik Sipil, Laboratorium Simulasi Bisnis, serta Laboratorium Teknologi Hasil Perikanan.

Demi Capai Target Deposito BNI Nunukan Diduga Lakukan Penipuan Kepada Nasabah

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN NUNUKAN – Bank Negara Indonesia(BNI) Cabang Kabupaten Nunukan, diduga telah melakukan penipuan terhadap salah satu Nasabahnya R.

Dugaan penipuan itu mencuat setelah adanya penawaran terkait program Deposito yang dilakukan oleh salah satu Oknum pegawai BNI Nunukan kepada R pada tanggal 22 Mei 2026 lalu.

R menjelaskan saat ditawari mengikuti program Deposito tersebut dirinya sempat menolak karena khawatir uang yang didepositokan itu, nantinya tidak bisa ditarik atau digunakan saat adanya kebutuhan mendesak.

Namun dalam prosesnya oknum pegawai Bank itu menjamin dan berjanji kalau program deposito yang ditawarkan oleh pihaknya merupakan program Deposito Investasi Pemerintah. Dimana uang Nasabah nantinya dapat ditarik kembali jika Nasabah memiliki kebutuhan penggunaan uang yang dideposito.

“katanya ini program Deposito Pemerintah dan uangnya bisa ditarik lagi meski jangka waktu depositonya masih ada. Makanya saya tertarik dan berani mendepositokan uang saya,” Ujar R.

Akan tetapi setelah 3 Bulan berjalan, R yang kebetulan memiliki suami seorang pengusaha dan ingin menarik uang yang didepositokan itu untuk kebutuhan sang Suami, justru mendapatkan kenyataan pahit. Lantaran pihak BNI Nunukan tidak ingin mengeluarkan uang R yang sudah didepositokan dengan alasan belum masuk jangka waktu pengambilan.

“Saya kaget karena hal itu tidak masuk dalam perjanjian diawal dan saya malah disuruh melakukan pinjaman uang ke pihak Bank. Tentu saja tidak mahu. Saya punya uang dalam bank itu dan buat apa saya meminjam uang saya sendiri dengan rasio bunga yang tinggi,” ujarnya.

Parahnya lagi dari total keseluruhan uang yang didepositokan pihak Bank BNI Nunukan hanya mampu mencairkan setengahnta. Oleh sebab itu Sampai saat ini R mengaku masih menuntut pertangungjawaban pihak bank, karena sudah dianggap melakukan penipuan agar dapat memenuhi target kerja Perusahaan dalam menghimpun uang deposito Nasabah.

“Kalau Depositonya sesuai perjanjian diawal, tentu saya tidak masalah. Tapi ini malah sebaliknya dan wajar kita menduga kalau pihak BNI sengaja melakukan penipuan ini dengan maksud tertentu,” pungkasnya.

Selain itu Kasus penggelapan dana nasabah oleh pegawai PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) yang paling disorot pada tahun 2026 adalah kasus penggelapan dana Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Assisi Aek Nabara senilai Rp28 miliar.

• Modus Operandi:

  • Pelaku menawarkan produk investasi fiktif sejak tahun 2019 dengan iming-iming bunga tinggi (8% per tahun) yang diklaim sebagai produk resmi BNI.  • Pelaku memalsukan dokumen serta tanda tangan nasabah/jemaat gereja.

 • Dana dialihkan ke rekening pribadi, rekening istri, serta untuk mendanai bisnis pribadi pelaku (seperti sport center, kafe, dan mini

• Kasus terbongkar pada Desember 2025 saat pihak koperasi/gereja gagal mencairkan dana deposito sebesar Rp10 miliar.

• Setelah dilaporkan ke polisi pada Februari 2026, pelaku sempat kabur ke Australia.

• Pelaku kemudian pulang dan ditangkap di Bandara Internasional Kualanamu pada 30 Maret 2026.

• Penyelesaian & Pengembalian Dana:

• Pihak BNI berkomitmen mengembalikan dana umat Gereja Paroki Aek Nabara sebesar Rp28 miliar berdasarkan kebijakan tanggung jawab perlindungan konsumen dan hasil mediasi.

CATATAN REDAKSI: Pihak redaksi Kaltaraterkini.co.id, memberikan kesempatan pihak-pihak manapun yang dimaksudkan dalam pemberitaan ini untuk memberikan klarifikasi sesuaindang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers).

Bupati Nunukan Hadiri Acara Kenal Pamit Kapolda Kaltara

Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri turut hadir dalam rangkaian acara Kenal Pamit Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara yang berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Kapolda Kaltara, Jum’at 17 Oktober 2026.

Malam hari.Acara kenal pamit ini diselenggarakan untuk melepas pejabat Kapolda Kaltara terdahulu, Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.H.,S.I.K., M.H. serta menyambut kedatangan Kapolda Kaltara yang baru, Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik, S.I.K.,M.SiKegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wagub Kaltara, Angkatan Akpol 94 jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Utara, para Kepala Daerah (Bupati/Walikota se-Kaltara), Kapolresta/Kapolres se-Kaltara, jajaran TNI, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Irjen Pol Agus Wijiyanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa masa jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Utara berlangsung kurang lebih 3 bulan.

Meski singkat, ia menganggap periode tersebut sangat bermakna, penuh kehangatan, serta kekeluargaan bersama jajaran forkopimda dan masyarakat Kaltara.Ia menyampaikan permohonan maaf karena belum sempat mengunjungi seluruh polres jajaran secara langsung akibat keterbatasan waktu pengabdian yang singkat.

Kendati demikian, silaturahmi secara batin tetap terjalin erat dengan seluruh jajaran dan masyarakat.Sementara Sebagai Kapolda yang baru, Andi Syahriful Taufik dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi dan dukungan penuh dari unsur Forkopimda (Gubernur, DPRD, Wakapolda, Danrem, Kabinda, Danlantamal, Danlanud, Kajati, Kepala BNNP), para Bupati/ Walikota, Kapolres se-Kaltara, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh jajaran agar tugas kepolisian di Kalimantan Utara dapat berjalan secara maksimal.

Andi Syahriful Taufik juga mengapresiasi dedikasi dan prestasi luar biasa yang telah ditorehkan oleh Brigjen Pol Agus Wijiyanto selama 3 bulan masa jabatannya di Kaltara, meskipun singkat namun memberikan dampak yang luar biasa besar bagi Polda Kaltara dan masyarakat.

Bupati Nunukan H Irwan Sabri menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas dedikasi serta pengabdian Kapolda Kaltara terdahulu dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah perbatasan.

Pemerintah Daerah juga menyambut hangat kedatangan Kapolda Kaltara yang baru dan siap memperkuat koordinasi, kolaborasi, serta sinergitas demi mendukung pembangunan daerah.Suasana kekeluargaan semakin terasa hangat di penghujung acara. Bupati Nunukan bersama para Bupati, Walikota, serta Kapolresta/Kapolres se-Kalimantan Utara naik ke atas panggung untuk menyanyikan lagu “Kemesraan” bersama-sama.

Momen kebersamaan tersebut menjadi simbol kuatnya tali silaturahmi, keharmonisan, dan soliditas antara Pemerintah Daerah dan Kepolisian Daerah Kalimantan Utara dalam mengawal keamanan serta kemajuan masyarakat di bumi Benuanta.

Paras Fest 2026 Nunukan, Sukses putar belasan Miliar Uang UMKM Lokal

Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN –Alunan lagu dari grup band Nidji menggema di Ruang Terbuka Paras (RTP), Rabu malam (14/10/2026). Ribuan masyarakat tampak antusias menikmati penampilan tersebut dalam malam penutupan Pekan Kebudayaan Daerah dan Paras Fest 2026, yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan.

Kemeriahan malam penutupan menjadi puncak rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 2 Oktober 2026. Berbagai pertunjukan seni budaya, hiburan, serta kegiatan UMKM turut memeriahkan perayaan dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati hiburan sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.Dalam sambutannya, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, perangkat daerah, petugas keamanan, sponsor, pelaku UMKM, dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan rangkaian kegiatan.

Bupati juga mengapresiasi semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat yang membuat kegiatan berlangsung meriah, aman, dan lancar.Lanjut dikatakan, dalam pelaksanaan even Paras Fest Tahun 2026 ini, berdasarkan catatan BPS Kabupaten Nunukan perputaran ekonomi selama festival tercatat mencapai Rp12,604 miliar yang terdiri dari omset UMKM di luar areal Paras Perbatasan dan APBD yang kembali ke masyarakat.

Sementara itu, Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian mencatat omzet UMKM di dalam kawasan Paras Perbatasan mencapai Rp1,667 miliar selama kegiatan berlangsung. Kafi bila dijumlahkan, omzet usaha UMKM dari dalam areal Paras dan di luar Paras sebesar Rp. 5.824.000.000,-.Dari data teraebut, berdasarkan data BPS omzet UMKM naik 33,7 % di atas normal. “Pada kondisi normal, amzet agregat sampel berada pada angka 3.108.000.000,-. Selama Paras Fest, naik menjadi Rp. 4.157.000.000, ada tambahan sekitar Rp. 1.054.000.000 uang yang berputar di warung warung selama pelaksanaan Paras Fest” , tambahnya.

Lanjut dikatakan, dari data BPS dan Dinas Koperasi UKM Peribdustrian dan Perdagangan tersebut maka hal ini menunjukkan 73,8 % pelaku usaha mengalami kenaikan omzet. Bupati menyampaikan data tersebut menunjukkan bahwa Paras Fest tidak hanya menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya para pelaku usaha lokal.

Sebelum menutup sambutannya, Bupati mengajak masyarakat agar semangat kebersamaan dan kebanggaan terhadap budaya daerah tidak berhenti setelah festival berakhir, tetapi terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui dukungan terhadap produk lokal dan usaha masyarakat.

Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, disampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kita telah melihat betapa antusiasnya masyarakat Nunukan dalam memeriahkan acara ini. Di balik kemeriahan tersebut, ada peluang ekonomi yang harus kita jaga dan lanjutkan agar roda perekonomian terus berputar di daerah sendiri,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk lokal, mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta bangga terhadap kuliner dan potensi wisata daerah.

Sinergi Kelembagaan, PJ. Sekda Hadiri Ramah Tamah dengan Kakanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kaltim

​Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN — Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Nunukan menggelar kegiatan ramah tamah bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kalimantan Timur-Utara, Yan Rusmanto dengan Pemerintah Daerah beserta Forkopimda dan Vertikal pada Selasa malam, 14 Oktober 2026.

Acara ini berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk penguatan silaturahmi serta sinergitas antar instansi di Wilayah Kabupaten Nunukan.​Hadir mewakili Bupati Nunukan, PJ. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Raden Iwan Kurniawan menyampaikan salam hangat serta apresiasi yang setinggi-tingginya atas kunjungan kerja Kakanwil ke Kabupaten Nunukan.

Dalam sambutannya, Sekda Nunukan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program pemasyarakatan. Menurutnya, pemasyarakatan bukan sekadar tentang penjatuhan hukuman, melainkan upaya pembinaan agar para warga binaan dapat memperbaiki diri dan kembali ke masyarakat menjadi pribadi yang lebih baik serta produktif.

Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai langkah positif dan program integrasi pemasyarakatan.​Sementara itu, Kakanwil Ditjen Pas Kalimantan Timur mengapresiasi dukungan serta solidaritas yang ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan, jajaran Forkopimda, serta instansi vertikal lainnya.

Ia menyampaikan bahwa kolaborasi dan hubungan kekeluargaan yang telah terjalin dengan baik menjadi modal utama dalam menjaga kondusivitas serta mendukung kelancaran pelaksanaan tugas-tugas pemasyarakatan di daerah.​Turut hadir dalam acara ramah tamah tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, Kepala Kejaksaan Negeri Nunukan, unsur Forkopimda (TNI/Polri), Kepala Lapas Kelas II B Nunukan, pimpinan instansi vertikal, perbankan, serta tamu undangan lainnya.

​Acara kemudian diakhiri dengan sesi ramah tamah, serta foto bersama mengakhiri kegiatan tersebut.

HUT ke-27 Kabupaten Nunukan, Irwan Sabri Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur dan SDM Jadi Prioritas

Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk melihat kembali hasil pembangunan sekaligus memperkuat komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Hal tersebut disampaikan Bupati Nunukan dalam Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-27 Kabupaten Nunukan yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Nunukan, Senin (12/10/2026).

Dalam sambutannya, Bupati berharap Kabupaten Nunukan terus berkembang menjadi daerah yang maju, kreatif, sejahtera, adil, dan mandiri. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil bagian dalam pembangunan sesuai dengan kemampuan masing-masing.Sejak berdiri pada 1999, Kabupaten Nunukan telah mengalami banyak perubahan.

Jumlah kecamatan bertambah dari lima menjadi 21 kecamatan, sementara jumlah penduduk meningkat menjadi 235.283 jiwa pada 2025.Kemajuan tersebut menjadi modal penting bagi daerah untuk terus berkembang.

Namun, pemerintah menyadari masih ada sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan, terutama dalam pemerataan infrastruktur, penanganan stunting, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nunukan mencapai 3,98 persen. Angka kemiskinan juga turun dari 5,73 persen menjadi 5,27 persen, sedangkan tingkat pengangguran terbuka turun dari 2,71 persen menjadi 2,61 persen.IPM Kabupaten Nunukan turut meningkat dari 69,27 pada 2024 menjadi 69,87 pada 2025. Capaian tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menyampaikan progres 17 Arah Baru, beberapa diantara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pemerintah menyiapkan berbagai program di bidang pendidikan. Pada 2026, pemerintah menargetkan pemberian beasiswa bagi 1.011 pelajar dan mahasiswa. Selain itu, bantuan seragam sekolah disalurkan kepada 21.680 siswa SD dan 10.213 siswa SMP.

Di bidang kesehatan, pemerintah berupaya meningkatkan pelayanan rumah sakit serta memenuhi kebutuhan tenaga medis, termasuk dokter spesialis. Upaya ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas, termasuk bagi warga di wilayah perbatasan dan pedalaman.Pemerintah juga terus mendorong perkembangan sektor pertanian, perikanan, dan UMKM melalui bantuan dan pelatihan.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat, membuka peluang usaha, serta memperkuat ekonomi keluarga.Pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah perbatasan, juga menjadi perhatian pemerintah. Salah satu program yang didorong adalah pembangunan dua ruas jalan penghubung Krayan–Malinau yang ditargetkan selesai pada 2028.

Pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat mempermudah perjalanan masyarakat, memperlancar distribusi barang, dan mendukung kegiatan ekonomi di wilayah dataran tinggi Krayan.Selain itu, pemerintah melanjutkan program penyediaan air bersih, perluasan jaringan listrik, pembangunan jalan tani, peningkatan akses jalan antarkecamatan dan desa, serta penyediaan rumah layak huni.

Dalam momentum HUT ke-27, pemerintah mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya yang ada di Kabupaten Nunukan.

Pemerintah juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan saran, masukan, dan kritik yang membangun demi memperbaiki pelayanan serta pelaksanaan pembangunan.

Dukungan dari seluruh elemen masyarakat dinilai penting agar berbagai program pemerintah dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Melalui semangat Kreatif Berkarya, Nunukan Maju”, pemerintah berharap kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat sehingga Kabupaten Nunukan terus berkembang menjadi daerah yang maju, sejahtera, adil, dan mandiri.

Seisai Rapat Paripurna Bupati Nunulan, Wakil Bupati Nunukan, serta PJ. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan melanjutkan agenda menyalirkan santunan kepada beberapa keluarga tidak mampu dan diëanjutkan menghadiri Festival Kuliner di Ruang Terbuka Publik (RTP) Paras Perbatasan.

Job Fair 2026 Nunukan Resmi dibuka di Paras Perbatasan,15 Perusahaan Buka Loker

Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda H. Muhammad Amin secara resmi membuka Job Fair Kabupaten Nunukan Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan, Selasa (13/10/26).

Kegiatan yang dilaksanakan di Paras Perbatasan ini mengusung tema “Wujudkan Masa Depan, Temukan Pekerjaan Impian”. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memberikan kesempatan kerja dan harapan masa depan bagi putra-putri Nunukan, dengan melibatkan 15 perusahaan dan instansi yang membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala OPD, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, BP3MI Kaltara, dan Pimpinan Perusahaan.Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Muhamamd Amin menyampaikan bahwa jika HUT adalah momentum untuk mengevaluasi masa lalu, maka Job Fair adalah momentum untuk menyiapkan masa depan.

“Sangat tepat, di usia ke-27 yang matang ini, kita tidak hanya merayakan dengan pesta, tetapi merayakan dengan karya nyata untuk rakyat. Apa karya yang lebih mulia di hari ulang tahun selain memberikan kesempatan kerja dan harapan masa depan bagi putra-putri kita sendiri?” ujarnya.

Dalam sambutannya, Ia juga menegaskan selama 27 tahun, tantangan yang dihadapi adalah bagaimana menjaga agar anak-anak muda tidak harus pergi jauh ke seberang perbatasan hanya untuk mencari penghidupan karena tidak ada kesempatan di daerah sendiri.

“Job Fair ini adalah jawaban kita. Khusus untuk warga Nunukan, kita siapkan pelatihan singkat siap kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Ini adalah wujud dari semangat Nunukan Maju, Berdaya Saing. Maju infrastrukturnya, berdaya saing SDM-nya,” tegasnya.

Ia juga berpesan kepada para pencari kerja agar memanfaatkan kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Datang, tanyakan, lamar, dan buktikan bahwa SDM Nunukan mampu bersaing,” pesannya.

Pada pelaksanaan Job Fair Kabupaten Nunukan Tahun 2026, terdapat 15 perusahaan dan lembaga yang berpartisipasi membuka peluang kerja, yaitu:

1. BP3MI Kalimantan Utara , Bidang yang dibuka : Membuka Lowongan Pekerjaan di Luar Negeri sebagai Pekerja Migran.

2. BPJS Ketenagakerjaan

3. BRI Cabang Nunukan, Bidang yang dbuka: Frontliners (Teller), BTILLIAN Banking Asociate Program (BBAP).

4. PT FAP Agri Tbk, Bidang yang dibuka : operator excavator, operator road grader, operator compactor, operator backhoe loader.

5. PT Nunukan Jaya Lestari (NJL), Bidang yang dibuka : Perawat dan Security.

6. PT Mandala Karya Prima, Bidang yang dibuka : Mining supervisor, production officer, Mining foreman, roade Mantenance foreman, general project foreman, operator excavator 200 mining, driver dump truck 100 ton mining, operator grader GD825 road maintenance, operator pump, operator bulldoser D155, plant enhiner supervisor , foreman electric, PPS dan Support foreman, tyeman 3, carpenter.

7. PT SIL SIP, bidang yang dibuka : guru PJOK, guru SD, apoteker, surveyor, mandor global information system (GIS), mandor land clearing (LC ) dan tanam, kerani panen, tenaga kerja panen, operator excavator.

8. PT Nunukan Bara Sukses (NBS), bidang yang dibuka : environment, askep kebun PKS, welder estate, welder mill PKS, operator grader, operator excavator mini, operator bubut, pemanen.

9. PT Adindo Hutan Lestari, bidang yang dibuka : HR. Hospitalyti officer, asisten water management, asisten mechanical soil preparation (MSP), mandor operasional.

10. Ramita Batik, bidang yang dibuka : mencanting dan mencetak.

11. FIF Group Tarakan, bidang yang dibuka : colection field, marketing kredit executive, sales force.

12. Dealer Nusantara Sakti, bidang yang dibuka : salles marketing. NSC Finance : sales marketing, koord. Agen.

13. H22 Auto, bidang yang dibuka : desain grafis (COREL), pemasang stiker, mekanik mobil, tukang las,dan khayla parfume.

14. Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Robby Perbatasan, bidang yang dibuka : administrasi, instruktur kontruksi, instruktur barista, instruktur housekeeping.

15. P3MI Musafir Kelana, bidang yang dilamar : plantation worker.(Keterangan lengkap dalam barcode)Kepada para investor dan perusahaan, Bupati mengajak untuk berinvestasi di Nunukan dan merekrut tenaga kerja lokal.

Ia menegaskan bahwa Nunukan merupakan gerbang ekonomi Kalimantan Utara sekaligus pintu masuk Ibu Kota Nusantara (IKN) dari utara.

“Berinvestasilah di Nunukan, dan rekrutlah tenaga kerja lokal Nunukan. Kita jamin kemudahan berusaha, asalkan kesejahteraan pekerja lokal menjadi prioritas,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap semakin terbuka kesempatan kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga mereka dapat bekerja, hidup layak, dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia di daerah sendiri.

Disela-sela kegiatan pembukaan Job Fair ini juga dilaksanakan Penyerahan sertifikat kepada Perusahaan/instansi yang membuka lowongan pekerjaan dan Penyerhaan BPJS Ketenagakerjaan kepada penerima manfaat pekerja rentan.

Pada kesempatan itu pula, salah satu pelamar atas nama Nurani Maharani anak Nunukan yang ikut bersaing untuk melamar pekerjaan pada Job Fair menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Nunukan yang telah membuka Job Fair dan kesempatan kepada anak-anak Nunukan yang ingin mencari pekerjaan.

Nurani sendiri merupakan lulusan Sarjana Pendidikan di Universitas Mulawarman. Ia memilih bidang pekerjaan yg berkaitan dengan pendidikan dan administrasi.

“Saya berharap kedepannya Pemerintah Daerah bisa lebih banyak lagi membuka lowongan pekerjaan di perusahaan atau instansi yang ada di Kabupaten Nunukan. Sehingga kami putra dan putri daerah dapat mendapatkan pekerjaan yang lebih layak,”ungkapnya.

Sekda Nunuka Hadiri Wisuda 103 Mahasisw Politeknik Negeri Nunukan

Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN – Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Drs.Raden Iwan Kurniawan, M.AP menghadiri Wisuda Ke-IV Politeknik Negeri Nunukan (PPN) Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Laboratorium Terpadu Politeknik Negeri Nunukan Selasa (13/10)

Kegiatan tersebut diikuti oleh 103 wisudawan dan wisudawati, serta dihadiri Gubernur kalimantan utara, Drs.zainal A. Paliwang ,SH., M.Hum, Direktur Politeknik Negeri Nunukan Arkas Viddy, Anggota DPRD kabupaten Nunukan Andi Fajrul Syam, Camat Nunukan Selatan, Forkopimda Kabupaten Nunukan, para dosen pemgajar dan orang tua wisudawan.

Rangkaian wisuda diawali dengan prosesi senat dan doa pembukaan, dilanjutkan laporan Direktur Politeknik Negeri Nunukan , prosesi wisuda, pengukuhan wisudawan, pengucapan janji wisudawan, serta pengumuman wisudawan terbaik dan penyerahan penghargaan.

Sebelum menyampaikan Orasi ilmiahnya Gubernur Kalimantan Utara Mengucapkan selamat Ulang Tahun Kabupaten Nunukan yang ke-27 Tahun,Pada kesempatan itu , Zainal paliwang menyampaikan orasi ilmiah tentang sinergi pendidikan vokasi dan transformasi daerah mewujudkan output kelulusan unggul, berdaya saing, dan berdampak menuju indonesia Emas 2045.

Indonesia emas 2045, menurut Zainal Arifon Paliwang merupakan visi besar bangsa Indonesia tentang pembangunan jangka panjang nasional tahun 2025- 2045. Visi ini bukan sekedar pemberian yang jatuh dari langit melainkan sebuah hal yang harus dibangun secara bertahap dan terukur.

Menurutnya, cita-cita Indonesia Emas 2045 perlu didukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam menyiapkan tenaga kerja terampil, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha serta dunia industri (DUDI).

“Kita tidak hanya membutuhkan orang yang kuat secara teori, tetapi juga tenaga terampil yang mampu bekerja, berinovasi, dan menyelesaikan persoalan di lapangan. Gubernur menilai Politeknik Negeri Nunukan memiliki posisi strategis dalam menyiapkan SDM yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan pembangunan di Kalimantan Utara terutama di wilayah perbatasan yang memiliki peluang pengembangan ekonomi dan industri.

Zainal melihat peluang bagi lulusan sejumlah program studi, seperti lulusan Teknologi Hasil Perikanan yang diharapkan mampu mengembangkan inovasi pengolahan hasil laut, terutama rumput laut yang menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Nunukan.

Melalui hilirisasi dan diversifikasi produk, komoditas perikanan diharapkan tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang meningkatkan pendapatan petani dan nelayan.

Sementara itu, lulusan Teknik Alat Berat diharapkan mampu mengambil peluang dari pembangunan kawasan industri dan proyek strategis di Kaltara, termasuk Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI), Kawasan Industri Pelabuhan Indonesia (KIPI), serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

“Lulusan vokasi dari Nunukan harus berani mengambil peluang dan mengisi posisi strategis dalam pembangunan daerah, bukan hanya menjadi penonton,” ucapnya.

Untuk lulusan Teknik Sipil Infrastruktur Perkotaan, Zainal paliwang berharap kompetensi yang dimiliki dapat mendukung pembangunan infrastruktur, termasuk peningkatan konektivitas jalan di wilayah pedalaman dan perbatasan, salah satunya melalui pembangunan ruas jalan Malinau –Krayan yang menjadi bagian dari upaya memperkuat aksesibilitas masyarakat.

Adapun lulusan Administrasi Bisnis diharapkan berkontribusi dalam memperkuat koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta mengembangkan perdagangan lintas batas dan ekonomi kreatif agar semakin berdaya saing.

Zainal menegaskan keberhasilan lulusan tidak hanya diukur dari capaian akademik dan keterampilan teknis, tetapi juga dari integritas, etos kerja, kedisiplinan, dan kemampuan menyelesaikan persoalan di lapangan.

“Lulusan yang berdampak bukan hanya mereka yang mendapatkan pekerjaan, tetapi juga mereka yang berani menciptakan lapangan kerja dan memberikan solusi bagi masyarakat,” katanya.

Sebelum mengakhiri orasi ilmiahnya, Zainal paliwang berpesan agar seluruh wisudawan dan wisudawati terus belajar, berinovasi, serta mengambil bagian dalam pembangunan daerah.turut memberikan hadiah kepada wisudawan lulusan terbaik.

Infrastruktur Listrik Pedalaman dan Pendidikan Jadi Prioritas Irwan Sabri Di 2026

Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menargetkan perluasan akses listrik di wilayah pedalaman dan perbatasan RI–Malaysia melalui pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) komunal serta penambahan jaringan distribusi listrik pada 2026.

Bupati Nunukan Irwan Sabri menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Paripurna Khusus DPRD Kabupaten Nunukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan, Senin (12/10/2026).

Irwan mengatakan, penyediaan energi listrik menjadi salah satu program pemerintah daerah untuk memperluas pelayanan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik secara memadai.

“Pada 2026, Pemkab Nunukan menargetkan pembangunan PLTS komunal di kelompok Desa Panas, Kecamatan Lumbis Pansiangan, dan kelompok Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Krayan Tengah, melalui kerja sama dengan Kementerian ESDM dan Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Utara,” ujar Irwan.

Selain pembangunan PLTS komunal, pemerintah daerah juga melaksanakan perluasan jaringan distribusi listrik (grid extension) di sejumlah wilayah. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan jangkauan dan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

Irwan menyebutkan, pengembangan infrastruktur kelistrikan diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan energi terbarukan sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Nunukan.Selain sektor kelistrikan, Pemkab Nunukan menargetkan pengembangan lima unit Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pada 2026.

Program tersebut mencakup optimalisasi SPAM jaringan perpipaan sebanyak dua paket dan SPAM bukan jaringan perpipaan sebanyak dua paket.Pemerintah daerah juga akan melakukan pemeliharaan embung dan waduk untuk menjaga ketersediaan air baku. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah komitmen pembebasan lahan Embung Lapri.

Di sektor infrastruktur jalan, program pembangunan 100 kilometer jalan tani per tahun ditargetkan terealisasi melalui 151 paket kegiatan yang tersebar di 16 kecamatan pada 2026.Sementara itu, untuk pembangunan jalan yang menghubungkan kecamatan dan desa, pemerintah daerah menargetkan pembangunan jalan baru sepanjang 6,5 kilometer, rehabilitasi jalan sepanjang empat kilometer, pemeliharaan rutin sepanjang 19 kilometer, serta rekonstruksi jalan sepanjang 18,4 kilometer.

“Untuk program pengadaan satu kecamatan satu unit alat berat, pada 2026 ditargetkan pengadaan tiga unit,” kata Irwan.

Pada sektor perumahan, Pemkab Nunukan melanjutkan program pembangunan 200 rumah layak huni per tahun dengan alokasi anggaran Rp25 juta per unit.Untuk 2026, pemerintah daerah menargetkan pembangunan 122 unit rumah melalui APBD. Selain itu, terdapat target pembangunan 200 unit melalui APBN dan 714 unit melalui program kerja sama Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Program tersebut ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak, terutama bagi warga yang membutuhkan dukungan perumahan.Di bidang pendidikan, Pemkab Nunukan melaksanakan program pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.Irwan menyampaikan, sebanyak 21.680 siswa SD kelas I hingga kelas VI telah menerima seragam merah putih.

Sementara itu, seragam putih biru telah didistribusikan kepada 10.213 siswa SMP kelas VII hingga kelas IX.Pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran untuk pengadaan perangkat internet satelit Starlink bagi 19 SMP pada 2026. Program tersebut menyasar sekolah yang belum terjangkau layanan internet secara memadai.

Selain itu, program penyediaan 1.000 beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa ditargetkan menjangkau 1.011 penerima pada 2026. Penyaluran beasiswa tersebut dijadwalkan berlangsung pada triwulan IV tahun ini.Berbagai program tersebut menjadi bagian dari agenda pembangunan Kabupaten Nunukan pada 2026, dengan fokus pada pemerataan pelayanan dasar, peningkatan infrastruktur, serta perluasan akses pendidikan bagi masyarakat di wilayah perbatasan.