Beranda blog Halaman 4

Sajian Kulier Perbatasan Hiasi Semarak Hut Ke-27 Kabupaten Nunuka

Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan semakin semarak dengan kegiatan sajian kuliner bagi masyarakat di Ruang Terbuka Publik (RTP) Paras Perbatasan Nunukan, Senin (12/10/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan setelah Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kab. Nunukan dalam rangka peringatan HUT ke-27 Kabupaten Nunukan, sebagai bentuk kebersamaan pemerintah daerah bersama masyarakat dalam memeriahkan hari jadi Kabupaten Nunukan.

Kegiatan sajian kuliner ini melibatkan seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, instansi vertikal, BUMN, dan BUMD, berbagai etnis/kerukunan yang berada di Kab. Nunuman.

Masing-masing berpartisipasi dengan menyiapkan beragam menu makanan dan minuman untuk dinikmati masyarakat yang hadir di kawasan RTP Paras Perbatasan.

Berbagai sajian disiapkan untuk memeriahkan kegiatan tersebut, mulai dari makanan tradisional, makanan khas daerah, dan berbagai macam cemilan dan minuman.

Saat tiba di RTP Paras Perbatasan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri bersama Ketua TP PKK Kab. Nunukan Hj. Andi Annisa Muthia Irwan, Wakil Bupati Nunukan Hermanus bersama Wakil Ketua TP PKK Kab. Nunukan Susanti Hermanus, langsung menuju ke tenda-tenda kuliner bersama Perwakilan Unsur Forkopimda Kab.Nunukan, Anggotan DPRD Kab. Nunukan, serta Padiman Jabau Timbalan President MOMOGUN National Congress ( MNC ) Sabah Malaysia, Huguan Momogun Tan Sri Datuk Seri Penglima Wences Angang President MOMOGUN National Congress ( MNC ) Sabah Malaysia, YBhg Dato’ Seri Hj. Sahran Hj Untai.

President Pertubuhan Adat Gabungan Bangsa Tidung Negeri Sabah ( PANTAS ) merangkap Timbalan President MOMOGUN National Congress ( MNC ) Sabah Malaysia.Saat mengunjungi stand-stand kuliner Bupati Irwan dan Wakil Bupati Hermanus sangat Antusias mencicipi satu persatu kuliner yang disajikan.

“Masakannya semua enak-enak, dan mempunyai ciri khas masing-masing. Terima kasih ibu-ibu yang sudah menyajikan kuliner dan ikut serta memeriahkan HUT Kabupaten Nunukan,”ungkap Bupati.

Tak hanya itu antusias masyarakat begitu besar walau cuaca yang panas tak menyurutkan semangat untuk beburu dan mencicipi kuliner yang disediakan.Melalui kegiatan ini, semangat perayaan HUT ke-27 Kabupaten Nunukan diharapkan semakin terasa di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat kebersamaan dan sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan warga Kabupaten Nunukan.

Diakhir Acara, Bupati Nunukan, Wakil Bupati Nunukan, Ketua TP PKK Kab. Nunukan, dan Wakil Ketua TP PKK Kab. Nunukan menyerahkan hadiah kepada Pemenang Lomba-Lomba 10 Program Pokok PKK tingkat Kabupaten Nunukan Tahun 2026.YBhg Dato’ Seri H. Sahran H. Untai.

President Pertubuhan Adat Gabungan Bangsa Tidung Negeri Sabah ( PANTAS ) merangkap Timbalan President MOMOGUN National Congress ( MNC ) Sabah Malaysia pada kesempatan ini juga menyerahkan cinderamata kepada Bupati Nunukan H. Irwan Sabri sebagai apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Band Gigi Guncang Panggung Kemeriahan Puncak Hut Ke-27 Kabupaten Nunukan

Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN – Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan mencapai puncaknya pada Senin malam, 12 Oktober 2026, di Ruang Terbuka Publik (RTP) Paras Perbatasan. Suasana semakin semarak dengan pertunjukan kembang api yang menghiasi langit Nunukan.

Setelah menggelar rapat paripurna pada pagi hari dan menyajikan kuliner gratis bagi masyarakat di RTP Paras Perbatasan, Pemerintah Kabupaten Nunukan kembali menghadirkan hiburan bagi masyarakat pada malam puncak perayaan.

Kali ini, masyarakat dihibur oleh penampilan GIGI Band, grup musik legendaris asal Bandung yang berdiri sejak 22 Maret 1994. Penampilan band yang telah lama mewarnai industri musik Indonesia tersebut menjadi salah satu hiburan utama yang dinantikan masyarakat dalam perayaan hari jadi Kabupaten Nunukan.

Sebelum menyampaikan sambutan, Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE, menyerahkan sejumlah hadiah kepada masyarakat yang berulang tahun pada tanggal yang sama dengan hari jadi Kabupaten Nunukan, yakni 12 Oktober.

Dalam sambutannya, Bupati mengajak masyarakat untuk bersyukur atas perjalanan dan berbagai kemajuan yang telah dicapai Kabupaten Nunukan selama 27 tahun. Ia juga mengingatkan bahwa masih banyak hal yang perlu dibenahi dan diperjuangkan bersama demi mewujudkan daerah yang semakin maju dan sejahtera.

Mengusung tema “Kreatif Berkarya, Nunukan Maju”, Bupati secara khusus mengajak generasi muda untuk berani bermimpi, berinovasi, berkarya, dan menciptakan peluang. Ia menegaskan bahwa anak-anak muda Nunukan tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus tampil sebagai pelaku, pencipta, dan penggerak pembangunan daerah.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan semangat gotong royong demi mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda.

Puncak perayaan HUT ke-27 Kabupaten Nunukan pun menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus ungkapan rasa syukur atas perjalanan daerah yang terus berkembang di wilayah perbatasan.

Dengan semangat “Kreatif Berkarya, Nunukan Maju”, peringatan hari jadi ini diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam membangun Kabupaten Nunukan yang lebih maju.

Wow Senam Lukiwol Nunukan Pecahkan Rekor Muri

Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, secara resmi membuka kegiatan Pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Senam Lukiwol Tahun 2026 Dalam Rangka HUT Ke 27 Kabupaten Nunukan di Ruang Terbuka Publik (RTP) Paras Perbatasan, Kabupaten Nunukan, Minggu (11/10/26).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Operasional MURI Yusuf Ngadri, serta dihadiri Unsur Forkopimda Kab. Nunukan, Wakil Ketua DPRD Kab. Nunukan Hj. Andi Maryati, Angota DPRD Kab. Nunukan, Ketua TP PKK Kab. Nunukan Hj. Andi Annisa Muthia Irwan, Pj. Sekretaris Daerah Kab. Nunukan, Pimpinan Imstansi Vertikal, BUMN/BUMD, Kepala OPD.

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas olahraga, tetapi menjadi momentum bersejarah untuk memperkenalkan dan mengangkat budaya asli Kabupaten Nunukan ke pentas nasional melalui MURI.

“Hari ini, di tempat yang sangat istimewa ini, di Ruang Terbuka Publik Paras Perbatasan, kita tidak hanya berolahraga. Hari ini kita mencatat sejarah,” ujarnya.

Irwan menjelaskan, Lukiwol bukan sekadar senam, melainkan identitas masyarakat Nunukan yang mengandung cerita, filosofi, dan nilai budaya Suku Tidung yang diangkat dari legenda Iluk Yaki Bentawol.

Gerakannya menggambarkan berbagai aktivitas dalam kehidupan Yaki Bentawol, mulai dari mengarungi sungai, menebang pohon, berburu, hingga kegembiraan sang istri ketika Yaki Bentawol pulang membawa hasil buruan. Setiap gerakan memiliki filosofi dan menjadi bagian dari cara untuk menceritakan kembali kisah Yaki Bentawol melalui seni gerak.

“Di saat banyak daerah berlomba mengimpor budaya luar, hari ini kita di perbatasan justru menunjukkan kepada Indonesia, bahwa kita punya karya budaya asli yang sehat, kreatif, dan membanggakan. Dan hari ini kita bawa ke pentas nasional melalui MURI,” tegasnya.I

rwan juga menjelaskan bahwa RTP Paras Perbatasan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena menjadi simbol kebanggaan masyarakat Kabupaten Nunukan.

“Dulu tempat ini kosong, hari ini menjadi ruang publik kebanggaan. Dari Paras inilah kita ingin menyampaikan pesan kepada negara tetangga dan kepada seluruh Indonesia: dari perbatasan, kita jaga budaya, kita jaga kesehatan, kita torehkan prestasi,” katanya

.Dalam sambutannya, Irwan menekankan tiga hal penting melalui pemecahan Rekor MURI Senam Lukiwol, yakni kesehatan masyarakat, pelestarian budaya, dan promosi wisata perbatasan.Untuk kesehatan masyarakat, Bupati berharap Senam Lukiwol dapat menjadi senam wajib di sekolah, kantor, puskesmas, dan setiap Jumat pagi.

Menurutnya, pada usia Kabupaten Nunukan ke-27 tahun, tidak ada kado yang lebih berharga selain rakyat yang sehat dan bugar.Untuk pelestarian budaya, Irwan juga berharap Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Nunukan segera mengurus hak paten Senam Lukiwol agar dapat dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

“Saya harap Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Nunukan untuk segera hak patenkan Senam Lukiwol ini. Ini milik Nunukan. Kita harus jaga, kita harus ajarkan ke anak cucu kita,” tegasnya.

Sementara itu, melalui promosi wisata perbatasan, Irwan berharap nama Paras Perbatasan dan Senam Lukiwol semakin dikenal di tingkat nasional dan menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat dari berbagai daerah.Untuk mempromosikan hal tersebut, ini merupakan kesempatan yg besar karena pada kegiatan pemecahan Rekor MURI ini sebagian peserta yang ikut dari Negara Jiran, Negara Malaysia, Brunai Darusalam, dan Philipina.

Irwan turut menyampaikan terima kasih kepada perwakilan MURI yang hadir untuk menjadi saksi sejarah di Kabupaten Nunukan. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, mulai dari anak sekolah, ibu-ibu PKK, ASN, TNI-Polri, pelajar, hingga komunitas senam yang berpartisipasi dengan semangat luar biasa.

“Kepada seluruh peserta, dari anak sekolah, ibu-ibu PKK, ASN, TNI-Polri, pelajar, komunitas senam, yang hari ini datang dengan kostum seragam dan semangat yang luar biasa, Anda semua adalah pemecah rekor! Anda semua adalah pahlawan budaya!” ungkapnya.T

ak hanya itu, Pemecahan Rekor MURI ini juga dimeriahkan oleh Liza Natalia, ia merupakan artis dangdut sekaligus seorang instruktur Senam sehingga RTP Paras Perbatasan digoyang Zumba oleh penampilannya.

Bersama Warga, Irwan Sabri Ramaikan Pawai Budaya dan Karnaval Kendaraan Hias, HUT ke-27 Kabupaten Nunukan

Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN – Kemeriahan mewarnai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nunukan yang ke-27. Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan menggelar Pawai Budaya dan Karnaval Mobil Hias yang diikuti oleh masyarakat dengan penuh antusiasme pada Sabtu, 10/10/2026.

Mengusung tema “Kreatif Berkarya, Nunukan Maju,” kegiatan tahunan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan perayaan ulang tahun daerah semata. Peringatan ini menjadi panggung besar untuk menampilkan potensi, jati diri, serta kekayaan budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Nunukan.

Kegiatan pawai dan karnaval budaya tahun 2026 tahun ini diikuti oleh kurang lebih 84 peserta dengan kategori SD/MI yang diikuti 24 peserta , kategori SMP 12 peserta, kategori SMA 7 peserta dan kategori Umum sebanyak 41 peserta. Untuk kendaraan atau mobil hias diikuto 12 peserta.

Dilepas dengan kibaran bendera start oleh Wakil Bupati Nunukan yang didampingi oleh Bupati Nunukan dan beberapa tamu kehormatan, pawai budaya tahun 2026 dimulai dengan barisan pertama oleh peserta drumband dari Bahana Suara Berbatasan PDBI kabupaten Nunukan dan disusul oleh kontingen Pagun Tidung Kalabakan Sabah Malaysia yang merupakan tamu kehormatan yang mengikuti kegiatan Iraw Tidung Borneo Bersatu di kabupaten Nunukan.

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dan menekankan pentingnya melestarikan warisan budaya. Kabupaten Nunukan dinilai memiliki keberagaman suku, bahasa, adat istiadat, kesenian, dan tradisi yang luar biasa. Keberagaman tersebut ditegaskan sebagai kekuatan bersama untuk mempererat persatuan seluruh warga.

“Budaya bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus dihidupkan, dilestarikan, dan diwariskan. Kalau kita tidak mengenal budaya sendiri, kita bisa kehilangan jati diri,” tegasnya.

Pihaknya juga memberikan perhatian khusus dan imbauan kepada generasi muda Nunukan agar tidak sekadar menjadi penonton dalam pergerakan pembangunan dan kebudayaan. Generasi muda diharapkan dapat tampil aktif sebagai pelaku dan penerus budaya lokal.

“Saya berharap generasi muda Nunukan tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku dan penerus budaya daerah. Kenali adat dan tradisi kita, bangga dengan karya daerah, dan jangan malu menunjukkan identitas budaya Nunukan,” ungkapnya.

Lanjut dikatakan Perayaan HUT ke-27 Kabupaten Nunukan inipun diharapkan menjadi momen berharga yang memperkuat rasa bangga, kebersamaan, dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Nunukan.

Turut hadir ditenda kehormatan di garis start Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan Hj. Andi Annisa Muthia Irwan, Susanti Hermanus, Wakil Ketua 1 DPRD Hj. Arpiah, anggota DPRD kabupaten Nunukan, beberapa kepala OPD di lingkungan pemerintah kabupaten Nunukan serta beberapa instansi vertikal yang turut melepas peserta pawai karnaval budaya kabupaten Nunukan tahun 2026.

Irwan Sabri Dukung Penguatan Pendidikan Vokasi pada Dies Natalis ke-VI Politeknik Negeri

Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap perkembangan Politeknik Negeri Nunukan (PNN) dalam momentum Dies Natalis ke-6 yang dirangkaikan dengan peluncuran maskot resmi Politeknik Negeri Nunukan.

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menegaskan bahwa keberadaan PNN merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak sumber daya manusia yang terampil, kompeten, serta siap kerja di wilayah perbatasan.

Menurutnya, PNN memiliki peran strategis dalam menyediakan pendidikan vokasi berkualitas bagi generasi muda Nunukan tanpa harus keluar daerah.

Karena itu, pengembangan PNN perlu terus didukung melalui sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan mitra industri.Peluncuran maskot resmi PNN juga diharapkan menjadi identitas kebanggaan kampus yang mencerminkan kearifan lokal perbatasan, semangat inovasi, serta karakter mahasiswa yang adaptif dan mampu menjadi solusi bagi pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Nunukan berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan PNN, termasuk dalam pengembangan kurikulum berbasis potensi daerah, program magang di organisasi perangkat daerah (OPD), serta peningkatan peluang penyerapan lulusan.

Melalui momentum Dies Natalis ke-6 ini, PNN diharapkan semakin berkembang menjadi pusat unggulan pendidikan vokasi di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia sekaligus berkontribusi nyata dalam mewujudkan sumber daya manusia Nunukan yang berkualitas dan berdaya saing.

Bersama Bupati Irwan Sabri, Lagu Tabola Bale Gemparkan Panggut Hut Nunukan

Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN – Meriahnya rangkaian HUT Ke 27 Kabupaten Nunukan diisi dengan penampilan artis-artis ibukota, salah satunya yang memeriahkan pada malam ini Silet Open Up yang booming dengan lagunya Tabola Bale. Rabu (7/10/26).

Hujan angin tak menyurutkan antusias masyarakat Nunukan sehingga Ruang Terbuka Publik Paras Perbatasan (RTP) dipenuhi oleh masyarakat Nunukan.Dibawah guyuran hujan, saat vokalis Silet Open Up Siprianus Bhuka mulai menyanyikan lagunya, disitu pula masyarakat ikut bergoyang dan bernyanyi bersama.

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dan Hj. Andi Anisa Muthia Irwan, Wakil Bupati Nunukan Hermanus dan Susanti Hermanus, Unsur Forkopimda Kab. Nunukan, Pj.Sekretaris Daerah Kab. Nunukan, Para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Pimpinan Instansi Vertikal, Pimpinan BUMN/BUMD, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara, Konsul Konsulat RI Tawau Malaysia beserta Rombongan ikut hadir menyaksikan penampilan Silet Open Up.

Selain Silet Open Up hadir pula menghibur Jebolan Peserta Dangdut Academy 8 Syafiq dengan membawakan lagu-lagu yang ia nyanyikan pada saat kompetisi.Pada kesempatan itu pula, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Nunukan yang hadir.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Nunukan memohon maaf kepada seluruh masyarakat Nunukan yang hadir di Ruang Terbuka Publik Paras Perbatasan ini dikarenakan cuaca yang sangat kurang mendukung ini. Namun, saya turut bangga karena walaupun di bawah guyuran hujan deras antusias masyarakat Nunukan tidak surut dan begitu besar untuk ikut memeriahkan HUT Ke 27 Kabupaten Nunukan, saya sangat berterima kasih dan sangat mengapresiasi,”ujarnya.

Malam ini pula Ketua TP PKK Kab. Nunukan Hj. Andi Annisa Muthia Irwan beserta Wakil Ketua TP PKK Kab. Nunukan Susanti Jermanus memberikan bantuan kepada Kelompok UP2KPKK dan kelompok UMKM.Diharapkan dengan adanya bantuan ini dapat membantu para pelaku usaha UMKM lebih maju dan berkembang lagi.

Perkuat Akses Kesehatan Pemkab Nunukan Jalin Kerja Sama Pengendalian Malaria Lintas Batas Dengan Sabah

Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Drs. H. Raden Iwan Kurniawan MAP menghadiri kegiatan Kunjungan Kerja Jabatan Kesihatan Negeri Sabah, Malaysia, di Kabupaten Nunukan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat VIP Lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Rabu (07/10).

Dalam kunjungan kerja ini hadir Dr. Abdul Marsudi Bin Manah beserta rombongan dari Jabatan Kesihatan Negeri Sabah, Konsul RI Tawau Dino Nurwahyudin serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara Dr. H. Usman.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Raden Iwan Kurniawan menyampaikan selamat datang sekaligus apresiasi kepada rombongan Jabatan Kesihatan Negeri Sabah atas kunjungan ke Kabupaten Nunukan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, saya menyampaikan selamat datang dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada rombongan Jabatan Kesihatan Negeri Sabah,” ujar Raden Iwan.

Ia menyampaikan, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kerja sama, komunikasi, dan koordinasi antara Kalimantan Utara, khususnya Kabupaten Nunukan, dengan Negeri Sabah yang memiliki kedekatan geografis serta hubungan masyarakat yang sangat erat.

Menurutnya, malaria merupakan penyakit yang tidak mengenal batas administrasi maupun batas negara. Mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, perdagangan, perjalanan, serta hubungan sosial di kawasan perbatasan dapat menjadi faktor yang memungkinkan terjadinya perpindahan kasus dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Karena itu, upaya eliminasi malaria membutuhkan kerja sama lintas batas yang kuat, berkesinambungan, dan terkoordinasi, khususnya dalam surveilans, penemuan dan pengobatan kasus, pertukaran informasi, pengendalian vektor, serta pencegahan penularan di wilayah berisiko tinggi.

“Kalimantan Utara memiliki wilayah perbatasan darat dan laut yang berhubungan langsung dengan Malaysia, khususnya Negeri Sabah. Kondisi ini memberikan tantangan tersendiri dalam pengendalian malaria, namun sekaligus menjadi peluang untuk membangun model kerja sama lintas negara yang lebih baik,” jelasnya.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap dapat terbangun mekanisme komunikasi dan koordinasi yang lebih efektif antara jajaran kesehatan di Kalimantan Utara, Kabupaten Nunukan, dan Sabah.Sementara itu, Dr. Abdul Marsudi Bin Manah dari Jabatan Kesihatan Negeri Sabah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan serta pelayanan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Nunukan kepada dirinya bersama rombongan.

Ia berharap kunjungan tersebut bukan menjadi pertemuan terakhir, melainkan menjadi titik awal untuk mempererat kembali silaturahmi dan membangun kerja sama yang lebih baik antara kedua wilayah.

“Kami amat berbesar hati atas pelayanan yang cukup baik. Saya dan tim mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan dan pelayanan yang diberikan. Kalau ada kesilapan, kami mohon maaf,” tuturnya.

Pertemuan tersebut diharapkan dapat menghasilkan kesepahaman dan rekomendasi konkret sebagai langkah awal dalam memperkuat kerja sama lintas batas antara Kalimantan Utara dan Sabah, khususnya dalam upaya pencegahan dan pengendalian malaria secara berkelanjutan.

Sinergi Bersama Pemerintah Pusat Bupati Nunukan Target Jalan Tembus Krayan – Malinau Tuntas ditahun 2028

Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN – Harapan masyarakat Krayan untuk memiliki akses darat yang lebih terbuka menuju Malinau mendapat titik terang. Hasil rapat koordinasi di Malinau dan kunjungan Kementerian Pekerjaan Umum ke kawasan Krayan menghasilkan tindak lanjut atas usulan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE, berupa pembangunan dua ruas jalan yang menghubungkan Krayan dengan Malinau.

Dua ruas tersebut mencakup akses dari kawasan Bandara Yuvai Semaring melalui Pa’ Bawan dan Krayan Tengah menuju Malinau, serta konektivitas dari arah Malinau menuju Krayan. Pembangunan jaringan jalan tersebut ditargetkan dapat dituntaskan pada 2028.

Bagi masyarakat Krayan, kepastian pembangunan jalan ini menjadi langkah penting untuk membuka keterisolasian wilayah sekaligus memperpendek jalur mobilitas menuju pusat pemerintahan dan ekonomi.

Akses darat yang lebih baik juga diharapkan menekan biaya logistik, memperlancar distribusi kebutuhan pokok, serta membuka pasar yang lebih luas bagi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat.Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pertahanan, yang terus memberikan perhatian terhadap pembangunan kawasan perbatasan Nunukan.

“Alhamdulillah, apa yang selama ini kita perjuangkan untuk masyarakat Krayan mulai mendapat tindak lanjut. Dua ruas jalan ini menjadi bagian penting untuk membuka akses Krayan menuju Malinau. Kita berharap pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan pada 2028 jalan tembus Krayan- Malinau sudah dapat dituntaskan,” ujar Bupati.

Menurutnya, pembangunan jalan bukan sekadar membuka konektivitas antarwilayah, tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat Krayan untuk berkembang.

“Kita ingin masyarakat Krayan semakin mudah bergerak, hasil pertanian dan perkebunan semakin mudah dipasarkan, biaya logistik semakin rendah, dan pelayanan pemerintah semakin mudah dijangkau. Ini adalah kepentingan masyarakat yang harus kita kawal bersama,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Nunukan akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Kementerian Pekerjaan Umum, BNPP, Kementerian Pertahanan serta kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan rencana pembangunan tersebut berjalan sesuai tahapan.Bupati menegaskan, 2028 harus menjadi momentum penting bagi Krayan dengan terwujudnya konektivitas darat Krayan–Malinau.

“Krayan tidak boleh terus berada dalam keterbatasan akses. Kita ingin jalan ini benar-benar hadir dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Ketika jalan terbuka, maka peluang ekonomi, pelayanan dan kesejahteraan masyarakat juga semakin terbuka,” pungkasnya.

Tambah SPBU Pemkab Nunukan Ingin Akses BBM Tepat Sasaran

Kaltaraterkini.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan meresmikan penyaluran perdana Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Nelayan PT Sembakung Harapan Jaya yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Selasa (6/10/2026).

Peresmian fasilitas ini dilakukan Pj. Sekda Kabupaten Nunukan yang mewakili Bupati Nunukan.Dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Pj. Sekretaris Daerah Iwan Kurniawan menyampaikan apresiasi tinggi dan terima kasih kepada PT Sembakung Harapan Jaya yang telah menghadirkan fasilitas SPBU khusus nelayan di wilayah Nunukan Selatan.

Ia menegaskan bahwa ketersediaan BBM merupakan fondasi vital bagi keberlangsungan pekerjaan dan mata pencaharian nelayan sehari-hari.

“SPBU ini bukan sekadar tempat mengisi BBM bagi para nelayan. BBM adalah bagian penting dari kehidupan dan pekerjaan sehari-hari. Mau melaut perlu BBM, mau mencari ikan lebih jauh juga perlu BBM. Ketika akses BBM menjadi lebih mudah, secara langsung hal ini sangat membantu para nelayan dalam menjalankan usahanya”, ungkapnya.

Lebih lanjut H. R Iwan Kurniawan mengingatkan bahwa Kabupaten Nunukan memiliki wilayah yang luas dengan sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor kelautan dan perikanan. Oleh karena itu, hadirnya SPBU Nelayan diharapkan mampu membuat distribusi BBM menjadi lebih tertata, mudah diakses, serta tepat sasaran.

Ia juga berpesan kepada pengelola agar menjadikan pelayanan kepada nelayan sebagai prioritas utama.

“Saya minta agar pelayanan kepada nelayan benar-benar menjadi perhatian dan prioritas yang paling utama. Layani para nelayan dengan baik, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Pada kesempatan ini Iwan juga juga mengajak seluruh masyarakat nelayan untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini sesuai peruntukannya. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemerintah punya program, dunia usaha punya investasi, dan masyarakat punya peran untuk menjaga serta memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik. Kalau tiga hal ini bisa berjalan bersama, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat, tambahnya. Ke depan, dikatakan Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap fasilitas SPBU semacam ini dapat terus ditambah di berbagai wilayah agar para nelayan semakin mudah mendapatkan pasokan BBM.

Dengan demikian, produktivitas nelayan diharapkan meningkat dan perekonomian masyarakat pesisir di Kabupaten Nunukan semakin kuat. Mewakili Direktur PT. Sembakung Harapan Jaya Heriyanto dalam laporannya menyampaikan bahwa hadirnya SPBU Nelayan ini merupakan wujud nyata komitmen untuk menghadirkan solusi atas tantangan yang selama ini dihadapi oleh nelayan dan memahami betul bahwa bahan bakar adalah urat nadi kehidupan para nelayan untuk turun melaut.

Selama ini, keterbatasan pasokan dan jauhnya akses BBM sering kali menjadi kendala operasional yang menguras waktu serta biaya.Melalui peresmian ini, Herianto menyampaikan SPBU Nelayan tersebut dapat menyalurkan bahan bakar dengan kualitas terjamin, harga resmi, dan pasokan yang stabil, dengan akses BBM yang lebih mudah, dan memastikan bahwa semua nelayan dapat melaut dengan tenang, efisien, dan membawa pulang hasil tangkapan dan hasil budidaya rumput laut.

Tak lupa Herianto menyampaikan ucapan terima kasih terhadap dukungan dari berbagai pihak serta ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah terkait atas bimbingan serta perizinan yang diberikan, PT Pertamina (Persero) atas kemitraan dan kepercayaannya,, tokoh masyarakat dan seluruh warga nelayan, serta penyulu perikanan yang membantu terkait kelengkapan dokumen dan data nelayan.

” Kepada seluruh tim manajemen dan staf operasional SPBU Nelayan PT. Sembakung Harapan Jaya, saya tekankan untuk selalu mengedepankan pelayanan yang ramah, transparan, serta menjaga standar keselamatan (safety) kerja yang tinggi”, imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Nunukan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ari Hartadi menyampaikan bahwa Kabupaten Nunukan memiliki potensi kelautan dan perikanan tangkap yang sangat besar namun, potensi tersebut sering kali terhambat oleh masalah klasik, seperti terbatasnya aksesibilitas, ketidakpastian pasokan, hingga stabilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk melaut.

Dengan berdirinya SPBUN perdana ini, menurut Kepala Dinas Perikanan maka rantai distribusi BBM yang sebelumnya panjang kini berhasil dipotong, para nelayan kini bisa mendapatkan alokasi solar dan pertalite subsidi dengan harga yang adil, kuota yang pasti, serta lokasi pengisian yang dekat dengan tempat kapal bersandar.

Hal ini diyakini mampu menekan biaya operasional melaut secara signifikan serta meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus sebagai penegasan dan pengawasan Penyaluran BBM Subsidi.Untuk memastikan penyaluran BBM tepat sasaran.

Siaga Hadapi Gangguan Kamtibmas, Polres Malinau Gelar Panggilan Luar Biasa

Kaltaraterkini.co.id, MALINAU — Jajaran Polres Malinau menunjukkan kesigapan tinggi dalam merespons situasi darurat. Dipimpin langsung oleh Kapolres Malinau, seluruh personel menggelar kegiatan Panggilan Luar Biasa (PLB) di Lapangan Apel Polres Malinau pada Sabtu, 3 Oktober 2026 pukul 15.15 Wita.

Kegiatan mendadak ini dihadiri oleh jajaran lengkap kepolisian setempat, mulai dari Wakapolres, para Kepala Bagian (Kabag), Kepala Satuan (Kasat), Kepala Seksi (Kasi), hingga para Perwira dan Bintara Polres Malinau.

Dalam arahannya, Kapolres Malinau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya atas kecepatan serta respons cepat yang ditunjukkan oleh seluruh personel dalam memenuhi panggilan luar biasa tersebut.

Dalam arahannya, Kapolres Malinau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya atas kecepatan serta respons cepat yang ditunjukkan oleh seluruh personel dalam memenuhi panggilan luar biasa tersebut.Berdasarkan hasil evaluasi kesigapan di lapangan, tingkat kecepatan kehadiran personel terbagi dalam beberapa sesi waktu yang impresif:

Sesi pertama (15 menit awal): Sebanyak 125 personel berhasil hadir.

Sesi kedua (15 menit berikutnya): Menyusul sebanyak 42 personel.

Sesi ketiga: Tercatat 42 personel tiba di lokasi.

Sesi keempat: Sebanyak 13 personel melengkapi barisan siaga.

Kapolres menegaskan bahwa simulasi Panggilan Luar Biasa ini merupakan langkah krusial untuk menguji tingkat kesiapsiagaan personel secara berkala.

Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa saat terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran Polres Malinau selalu berada dalam kondisi siap tempur—termasuk kesiapan dalam pengamanan sistem pengamanan markas komando (Sispam Mako) sesuai dengan tugas pokok masing-masing.

Latihan kedisiplinan dan kesiapsiagaan yang berlangsung cepat ini rampung pada pukul 15.20 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, serta dalam situasi yang aman dan kondusif.