Beranda blog Halaman 42

Gencarkan Program ‘Rusa Muda’ Ibrahim Ali Ingin Pelayanan Kesehatan Bisa Merata Hingga Kepelosok KTT

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten(Pemkab)Tana Tidung terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata hingga ke pelosok.

Melalui program unggulan Rumah Sakit Masuk Desa (RUSA MUDA) dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Tidung kembali turun langsung ke masyarakat, kali ini menyambangi Desa Bandan Bikis.

Program yang digagas sebagai perwujudan dari visi dan misi Bupati Ibrahim Ali dan Wakil Bupati Sabri ini menjadi salah satu bentuk nyata dari 5 Program Prioritas Pemerintah Daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.Bupati Ibrahim Ali menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali warga yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan hanya karena faktor jarak. Rusa Muda hadir untuk menjembatani hal itu,” Kata Bupati Ibrahim Ali.

Ia menyebutkan Kegiatan Rusa Muda di Desa Bandan Bikis menghadirkan tim medis lengkap, terdiri dari dokter spesialis penyakit dalam, kandungan, anak, dokter umum, serta dokter gigi.

Selain pemeriksaan umum, turut diberikan layanan khitan gratis, pelayanan KB dan gizi, skrining penyakit menular dan tidak menular, pelayanan calon pengantin (CATIN), hingga skrining kesehatan jiwa.Sejak pagi, halaman balai desa telah dipadati warga yang datang untuk memeriksakan kesehatan mereka. Para lansia, ibu hamil, hingga anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi layanan.

Bagi masyarakat Bandan Bikis, kegiatan ini menjadi momen langka sekaligus berharga. Dimana mereka kini tak perlu lagi menempuh perjalanan berjam-jam menuju pusat kabupaten hanya untuk mendapatkan pemeriksaan dokter spesialis.

“Biasanya kami harus ke Rumah Sakit besar di Tideng Pale kalau mau periksa ke dokter kandungan, sekarang bisa langsung di sini. Sangat membantu sekali,” ungkap Siti, salah satu warga penerima layanan.

Sementara itu Kepala Desa Bandan Bikis Yuliansyah menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini dan berharap program semacam ini terus berlanjut ke seluruh desa di Tana Tidung.

“Program ini sangat bermanfaat. Kami berharap bisa terus berlanjut agar seluruh masyarakat bisa merasakan layanan kesehatan yang layak tanpa harus jauh-jauh ke rumah sakit,” tuturnya.

Disisi lain saat dikonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Tidung, H. Syarif, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa Rusa Muda bukan sekadar pelayanan medis, tetapi juga wujud nyata kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Program ini kami rancang untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat, terutama yang tinggal di pedesaan, mendapat hak yang sama atas layanan kesehatan. Kami ingin warga merasakan langsung kehadiran tenaga medis di tempat mereka, bukan hanya di pusat kota,” ujar H. Syarif.

Ia juga menambahkan, melalui kegiatan seperti ini, Dinas Kesehatan ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini serta melakukan pemeriksaan rutin.

Menurutnya, Rusa Muda akan terus digelar secara berkala ke desa-desa lain di Kabupaten Tana Tidung.“Kami tidak ingin pelayanan kesehatan berhenti di satu titik saja. Ini akan terus kami jalankan secara bergiliran, agar seluruh desa bisa merasakan manfaat yang sama,” pungkasnya.

Peringati Hari Pahlawan Dan Hari Kesehatan Nasional Bupati Tana Tidung, Komitmen Jaga Generasi Sehat

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Peringati Hari Pahlawan dan Hari Kesehatan Nasional Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Tana Tidung Gelar upacara peringatan. Upacara ini dipimpin langsung oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, S.P., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.Lapangan hijau Stadion RTH Joesoef Abdullah tampak semarak. Barisan ASN, pelajar, dan tenaga kesehatan berdiri tegak, sementara kibaran bendera merah putih di bawah sinar matahari pagi menghadirkan nuansa haru dan kebanggaan tersendiri.Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”, dan Hari Kesehatan Nasional bertema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat.” Dua tema ini seolah berpadu, menegaskan bahwa semangat perjuangan para pahlawan dan pentingnya menjaga kesehatan bangsa adalah fondasi untuk membangun masa depan yang kuat. Dalam amanatnya, Bupati Ibrahim Ali menegaskan pentingnya meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan bangsa.

“Para pahlawan mengajarkan kepada kita arti ketulusan, semangat pantang menyerah, dan keberanian dalam mengutamakan kepentingan bangsa. Kini, semangat itu harus kita lanjutkan dengan membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” kata Bupati.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan masyarakat yang terus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas kesehatan di Tana Tidung melalui berbagai program promotif dan preventif. Menurutnya, kesehatan masyarakat adalah kunci keberlanjutan perjuangan bangsa.Menutup kegiatan tersebut, dilakukan pemusnahan Barang Bukti Tahap ke-3 hasil kegiatan Tim Gabungan Penertiban Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayah Kabupaten Tana Tidung. Tindakan itu menjadi simbol nyata komitmen Pemkab Tana Tidung dalam menjaga ketertiban dan membangun lingkungan sosial yang sehat.

“Kita semua berperan dan bertanggung jawab bersama dalam menjaga kondisi lingkungan kita agar bebas dari bahaya Narkoba dan Pemerintah juga siap bersinergiritas bersama Institusi terkait dalam menjaga ketertiban dan membangun lingkungan sosial yang sehat,” Ujarnya.

Momentum peringatan ganda ini menjadi refleksi dan pengingat, bahwa semangat kepahlawanan dan kesehatan masyarakat adalah dua pilar penting untuk mewujudkan Kabupaten Tana Tidung yang maju, tangguh, dan bermartabat.

Perwakilan Tana Tidung Borong Penghargaan Bergengsi di Benuanta Fest 2025

Pembukaan Benuanta Fest 2025 berlangsung meriah dan penuh warna di kawasan Kebun Raya Bundayati, Tanjung Selor, pada Sabtu (8/11/2025). Mengusung tema “Folk, Food, Fashion, Fair, Fun Games, Folk Carnival, Fastest on Kayan River, dan Music”, acara tahunan yang menjadi ajang promosi budaya dan potensi daerah ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Utara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kaltara, para Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Utara, serta sejumlah tamu undangan. Kabupaten Tana Tidung diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Moh. Idham Nur, S.Hut., M.A.P., bersama Kepala Bappeda dan Litbang Tana Tidung serta Camat Sesayap Hilir.

Dalam momen penuh kebanggaan tersebut, Kabupaten Tana Tidung kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi dengan berhasil menyabet beberapa penghargaan bergengsi, yakni:Juara I Penilaian Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Kalimantan UtaraJuara I Penilaian Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting dengan Lokus Kecamatan Sesayap Hilir.

Juara I Lomba Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Utara kategori Kabupaten/KotaJuara III Lomba Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Utara kategori PerusahaanDeretan penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam mendorong inovasi dan peningkatan kualitas pembangunan, khususnya di bidang kesehatan masyarakat dan tata kelola pemerintahan daerah.

Acara Benuanta Fest 2025 tidak hanya menampilkan pameran produk lokal, kuliner khas, dan fashion etnik, tetapi juga menyuguhkan karnaval budaya yang memukau, lomba perahu cepat di Sungai Kayan, serta penampilan musik yang menghibur pengunjung hingga malam hari.

Wakil Gubernur Kalimantan Utara dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh pemenang. Ia berharap prestasi ini menjadi semangat bagi setiap kabupaten/kota di Kaltara untuk terus berinovasi dan bekerja lebih baik.

“Penghargaan ini bukan sekadar simbol keberhasilan, tetapi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan daerah,” pungkasnya.

postingan kaka nih

ini lagi nyoba ngeposting berita

Bupati KTT Tinjau Langsung Pembangunan RS Akhmad Berahim

Bupati Kabupaten Tana Tidung(KTT) Ibrahim Ali, tinjau progres pembangunan Rumah Sakit Akhmad Berahim yang dibangun melalui program Kementerian Kesehatan dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk peningkatan layanan rumah sakit madya di seluruh Indonesia.

“Kita hari ini berkunjung ke pembangunan rumah sakit yang memang diprogram oleh Kementerian Kesehatan untuk mendukung Asta Cita Pak Presiden Prabowo dalam peningkatan rumah sakit madya,” ujar Bupati Ibrahim Ali di lokasi pembangunan.

Menurutnya, dari seluruh daerah di Kalimantan Utara(Kaltara) khususnya KTT menjadi satu-satunya yang mendapatkan program pembangunan rumah sakit madya tersebut.

“Alhamdulillah progresnya luar biasa. Pekerjaannya cukup bagus, dan saat ini progres pembangunan telah mencapai 61,47 persen dengan deviasi 0 persen,” jelasnya.

Bupati menyampaikan bahwa berdasarkan diskusinya dengan Pejabat Pembuat Teknis Kegiatan (PPTK) dari Kementerian Kesehatan, target penyelesaian proyek ini ditetapkan pada 16 Desember 2025, sesuai batas kontrak yang berlaku.

“Insya Allah pembangunannya selesai tepat waktu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Ibrahim Ali menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto serta Menteri Kesehatan RI atas dukungan pembangunan rumah sakit ini

“Ini adalah pemberian yang luar biasa bagi kita. Masyarakat Tana Tidung patut bersyukur karena telah terpilih menerima pembangunan rumah sakit dengan anggaran yang cukup besar. Tahun ini saja, untuk fisiknya mencapai Rp164 miliar, di luar pengadaan sarana dan prasarana,”imbuhnya.

Ia menambahkan, tantangan ke depan bagi Pemerintah Kabupaten Tana Tidung adalah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni untuk mengelola rumah sakit tersebut.“Rumah sakit ini akan menjadi salah satu yang termegah di Kalimantan Utara, dengan fasilitas yang sangat lengkap — mulai dari layanan cuci darah, pasang ring jantung, hingga perawatan stroke dan serangan jantung. Jadi, masyarakat kita tidak perlu lagi jauh-jauh untuk rujukan,” terang Ibrahim Ali.

Saat ini, Pemkab Tana Tidung telah mulai menyekolahkan beberapa dokter umum untuk mengambil pendidikan dokter spesialis, sebagai bentuk kesiapan menghadapi pengoperasian rumah sakit tersebut.

“Pak Menteri Kesehatan juga sudah menyampaikan pentingnya menyiapkan dokter spesialis dari daerah sendiri, karena kalau dari luar bisa saja minta pindah. Karena itu, kita dorong anak-anak daerah untuk mengambil spesialisasi,” ungkapnya.

Selain tenaga medis, Bupati juga menekankan perlunya menyiapkan SDM bidang teknis dan perawatan untuk menunjang operasional rumah sakit.

“Tadi saya minta dengan Pak Sekda, di tahun 2026 kita petakan kebutuhan SDM, bukan hanya dokter spesialis tapi juga tenaga mekanikal, perawatan, dan lainnya,” tambahnya.

Bupati memastikan bahwa Pemkab Tana Tidung siap memelihara aset rumah sakit tersebut setelah resmi menjadi milik pemerintah daerah.“Bangunan rumah sakit ini nantinya menjadi aset daerah, dan PR kita adalah kesiapan maintenance. Tapi saya pastikan, Insya Allah kita siap untuk itu,” tutupnya.

Melalui Program Kids Got Talent Buda Paud Tana Tidung Dorong Kesuksesan Wajin Belajar Pra Sekolah

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Bunda PAUD Kabupaten Tana Tidung, Vamelia Ibrahim luncurkan program Tana Tidung Kids Got Talent.Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tana Tidung untuk mendukung keberhasilan program wajib belajar 1 Tahun Prasekolah.

Melalui program ini, Bunda PAUD Tana Tidung berkomitmen menumbuhkan minat, bakat, dan kreativitas anak usia dini sebagai langkah awal dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

“Program ini adalah salah satu bentuk dukungan untuk mensukseskan wajib belajar 1 Tahun Prasekolah. Dengan kerja keras dan kolaborasi semua pihak, Angka Partisipasi Sekolah (APS) anak usia 5–6 tahun di Tana Tidung meningkat pesat dari 59 persen pada 2021 menjadi 91,81 persen pada 2024,” kata Vamelia.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan partisipasi tersebut menunjukkan antusiasme anak-anak untuk belajar di PAUD, seiring dengan meningkatnya kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Tana Tidung.

“Peningkatan ini terjadi karena kualitas PAUD terus kita tingkatkan. Anak yang merasakan pembelajaran menyenangkan tentu akan termotivasi untuk datang ke sekolah,” katanya.

Selain menumbuhkan bakat anak, program ini juga menjadi media evaluasi hasil pembelajaran PAUD yang kini difokuskan pada peningkatan mutu guru. Vamelia menyebut, peningkatan kualitas dilakukan dengan pemberian beasiswa S1 kepada 100 guru PAUD dan S2 kepada dua guru PAUD.

“Melalui kegiatan ini, kita bisa melihat keunggulan anak-anak yang belajar di PAUD. Mereka lebih percaya diri, mandiri, dan kreatif,” sebutnya.

Menurutnya, perkembangan anak usia dini harus mendapat dukungan penuh untuk keberlanjutan regenerasi unggul di masa mendatang.

“Kita harus dukung proses tumbuh kembang mereka secara utuh agar lahir generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing,” pungkasnya.

Vamelia Ibrahim Dorong Penguatan Kader Posyandu Sebagai Tombak Pelayanan Kesehatan Desa

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Ketua TP Posyandu Kabupaten Tana Tidung, Ibu Vamelia Ibrahim,SE membuka langsung kegiatan Gerakan Akfifkan Posyandu di Pendopo Djaparuddin.

Kegiatan ini sendiri dihadiri oleh Kadis Kesehatan serta Kepala OPD terkait dan kader Posyandu Se Kabupaten Tana Tidung(KTT). Sebelum Membuka Kegiatan Gerakan Aktifkan Posyandu, Vamelia sapaannya mengatakan Gerakan Aktifkan Posyandu merupakan inisiatif penting untuk meningkatkan peran posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak dalam mendukung kesehatan keluarga, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan memperkuat peran kader posyandu sebagai ujung tombak pelayanan.

“Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Melalui posyandu, kita dapat melakukan pemantauan tumbuh kembang anak, memberikan imunisasi, serta memberikan penyuluhan gizi dan kesehatan yang sangat bermanfaat bagi keluarga,” Kata Vamelia.

Namun saat ini ia menambahkan keberhasilan posyandu sangat bergantung pada peran aktif seluruh elemen masyarakat, terutama kader posyandu yang dengan penuh dedikasi melayani masyarakat.

Oleh karena itu, melalui Gerakan Aktifkan Posyandu ini, mari kita tingkatkan partisipasi dan komitmen bersama untuk mengaktifkan kembali posyandu di setiap desa dan kelurahan.

“Saya mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan posyandu secara optimal, mendukung kader posyandu, serta bersama-sama menjaga kesehatan keluarga kita. Dengan posyandu yang aktif dan berfungsi dengan baik, kita dapat mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas,”pungkasnya.

Terbitkan SE, Pemkab Tana Tidung Batasi Muatan Truck Sawit Hanya 8 Ton

Tana Tidung – Dinas Perhubungan Kabupaten Tana Tidung mengimbau seluruh perusahaan dan pengemudi angkutan kelapa sawit agar mematuhi ketentuan batas muatan kendaraan sesuai kelas jalan.‎‎Imbauan ini menindaklanjuti Surat Edaran Sekretaris Daerah Nomor: B.500.11.9.3/362/DISHUB-KTT/XI/2025 tentang Pembatasan Muatan Kendaraan Angkutan Kelapa Sawit.‎‎

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Tana Tidung, Maltomi, mengatakan kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan lalu lintas dan mencegah kerusakan jalan akibat kendaraan ODOL (Over Dimension Over Load).‎

“Kami terus melakukan sosialisasi dan pembinaan agar pengemudi dan perusahaan memahami pentingnya mematuhi aturan batas muatan,” ujarnya.‎‎

Dishub Tana Tidung juga berkoordinasi dengan Polres Tana Tidung, KSOP, dan OPD terkait untuk memastikan pengawasan berjalan terpadu.‎‎

“Kami fokus pada pembinaan, bukan penindakan. Harapannya, angkutan sawit tetap lancar tanpa merusak jalan,” tambahnya.‎

Surat edaran telah disampaikan langsung kepada enam perusahaan kelapa sawit. Pihak perusahaan akan meneruskan informasi tersebut kepada para mitra atau sopir truk pengangkut sawit.

‎‎“Selanjutnya pihak perusahaan diharapkan menyampaikan kepada mitra atau sopir sawit,” jelas Maltomi.

‎‎‎Adapun batas maksimal muatan yang dianjurkan adalah 8 ton, sesuai dengan kapasitas jalan kelas III di wilayah Tana Tidung.‎Namun, ia mengakui saat ini belum tersedia alat ukur timbangan untuk memastikan berat muatan secara akurat.‎‎

“Untuk sementara, pengawasan dilakukan secara kasat mata. Maksimal susunan sawit hanya satu tingkat lebih tinggi dari bak truk,” terangnya.‎‎

Maltomi menegaskan, jika ke depannya masih ditemukan kendaraan yang mengangkut melebihi kapasitas dan dimensi yang telah ditetapkan, maka Satlantas Polres Tana Tidung akan melakukan penindakan.

‎Ia pun mengajak seluruh pelaku usaha kelapa sawit mendukung kebijakan ini demi terciptanya transportasi yang tertib, aman, dan berkelanjutan di Kabupaten Tana Tidung.‎‎Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Tana Tidung, Ipda Larwanda, menyampaikan bahwa langkah ini diambil karena masih banyak ditemukan truk sawit yang membawa muatan berlebih (overload), yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan serta mempercepat kerusakan jalan kabupaten.‎‎

“Muatan berlebih bukan hanya berisiko menyebabkan kecelakaan lalu lintas, tetapi juga memperparah kerusakan jalan yang berdampak langsung pada masyarakat. Ini yang menjadi perhatian utama kami,” ungkapnya.‎

Sebagai tindak lanjut, Satlantas bersama Dishub menegaskan beberapa poin penting bagi pengendara dan perusahaan pengangkutan sawit, di antaranya:‎‎

1. Dilarang mengoperasikan truk dengan muatan berlebih (overload) di seluruh ruas jalan kabupaten.‎‎‎

2. Muatan harus disesuaikan dengan kelas jalan dan izin lintasan yang ditetapkan Dinas Perhubungan, yaitu maksimal 8 ton.

‎3. Pengemudi wajib memperhatikan keselamatan pengguna jalan lain serta tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.‎‎

4. Tindakan represif (penegakan hukum) akan diberikan apabila ditemukan pelanggaran oleh Satlantas Polres Tana Tidung.‎‎5. Pihak pengawas lapangan perusahaan diimbau aktif mengontrol muatan kendaraan sebelum beroperasi.

Pemkab Tana Tidung Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi dan Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Tidung menggelar Rapat Paripurna ke-XX Masa Sidang III Tahun 2025 di Gedung DPRD Tana Tidung. Rapat tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kabupaten Tana Tidung Jamhari, dengan agenda utama penyampaian jawaban Pemerintah atas pemandangan umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap Nota Penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Tahun Jamak Tahun Anggaran 2025–2028, serta penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026.

Turut hadir dalam rapat tersebut Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, S.P., yang secara langsung menyampaikan jawaban Pemerintah Daerah terhadap berbagai pandangan, masukan, dan kritik konstruktif yang telah disampaikan oleh masing-masing fraksi DPRD pada rapat sebelumnya.Dalam sambutannya, Bupati Ibrahim Ali menegaskan bahwa seluruh masukan dari Fraksi-Fraksi DPRD akan menjadi bahan evaluasi sekaligus acuan dalam penyempurnaan kebijakan pembangunan daerah yang berpihak pada masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Fraksi DPRD atas pandangan, saran, dan masukan yang disampaikan. Pemerintah Daerah akan terus berupaya menjalankan program pembangunan yang terarah, transparan, dan sesuai dengan kepentingan masyarakat Tana Tidung,” kata Bupati Ibrahim Ali.

Bupati juga menambahkan bahwa Rancangan Peraturan Daerah tentang Tahun Jamak Tahun Anggaran 2025–2028 memiliki peran strategis dalam mendukung proyek pembangunan jangka menengah yang berkelanjutan, terutama dalam bidang infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.

Hal ini, lanjutnya, sejalan dengan visi pembangunan daerah untuk menjadikan Kabupaten Tana Tidung sebagai daerah yang mandiri dan sejahtera melalui pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik.

Setelah penyampaian jawaban Pemerintah, acara dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepakatan bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Tana Tidung tentang Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026.Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Tana Tidung bersama Ketua DPRD, disaksikan oleh seluruh peserta rapat.Suasana rapat berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan.

Para anggota DPRD tampak menyimak dengan seksama penyampaian Bupati, sementara sejumlah kepala perangkat daerah terlihat mencatat poin-poin penting yang berkaitan dengan program kerja instansi masing-masing.Di akhir kegiatan, seluruh peserta memberikan tepuk tangan meriah sebagai bentuk dukungan atas kesepakatan yang telah tercapai.

Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Kabupaten Tana Tidung, Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala OPD, Pimpinan Instansi Vertikal baik sipil maupun militer, Kepala Desa, serta Tokoh Masyarakat.Rapat Paripurna XX ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan komitmen bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD untuk membangun Tana Tidung yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Ketua TP Posyandu Tana Tidung Ajak Masyarakat Dukung Layanan Posyandu

Tana Tidung – Ketua TP Posyandu Kabupaten Tana Tidung, Vamelia Ibrahim, SE., membuka secara resmi kegiatan “Gerakan Aktifkan Posyandu” di Pendopo Djaparuddin.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Kepala OPD terkait, serta seluruh kader posyandu dari desa dan kelurahan di Kabupaten Tana Tidung. Vamelia mengatakan gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan peran posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan ibu dan anak, sekaligus sebagai sarana edukasi masyarakat terkait gizi, imunisasi, dan pemantauan tumbuh kembang anak.

Ia menekankan pentingnya posyandu dalam mendukung kesehatan keluarga serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya layanan kesehatan dasar.

“Posyandu menjadi pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat yang efektif. Keberhasilan posyandu sangat tergantung pada peran aktif warga dan kader posyandu yang melayani secara penuh dedikasi. Partisipasi masyarakat dalam menggunakan layanan posyandu menjadi indikator keberhasilan program ini,” ujar Vamelia.

Selain membuka kegiatan, Vamelia juga memaparkan strategi untuk mengoptimalkan fungsi posyandu, termasuk pemantauan rutin kesehatan anak balita, pemberian imunisasi, serta penyuluhan gizi bagi ibu hamil dan menyusui.

“Posyandu berperan penting dalam mencegah stunting, memperkuat kualitas gizi keluarga, dan mendukung pembangunan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Kegiatan ini juga memberikan pembekalan bagi kader posyandu, mencakup teknik pelayanan kesehatan ibu dan anak, cara meningkatkan partisipasi masyarakat, serta pemanfaatan data untuk pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak.Peningkatan kapasitas kader diharapkan dapat mendorong terciptanya pelayanan yang lebih maksimal di setiap desa dan kelurahan.

Vamelia menekankan, sinergi antara pemerintah daerah, kader, dan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan gerakan ini. Ia mengajak seluruh warga untuk aktif memanfaatkan layanan posyandu, mendukung kader, serta menjaga kesehatan keluarga.

“Keterlibatan aktif masyarakat kita pastikan dapat menjadikan posyandu sebagai pusat pelayanan yang berkesinambungan dan bermanfaat bagi seluruh warga,” pungkasnya.