Beranda blog Halaman 41

Bantu Kebutuhan Pangan Masyarakat Pemkab Tana Tidung Gelar GPM

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), Pemerintah Kabupaten Tana Tidung kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan masyarakat.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum, Uus Rusmanda, yang mewakili Bupati Tana Tidung.

Dalam sambutannya, Uus membacakan pesan Bupati yang menekankan pentingnya GPM sebagai salah satu instrumen strategis dalam memotong jalur distribusi panjang dan menekan biaya logistik, sehingga masyarakat bisa memperoleh bahan pangan pokok dengan harga lebih rendah dari Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Gerakan Pangan Murah ini bukan sekadar kegiatan jual-beli, tetapi juga bagian dari upaya kita bersama menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan keterjangkauan pangan di pasar,” kata pria yang akrab disapa Uus.

Menurutnya, GPM menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam membantu masyarakat mempertahankan daya beli di tengah dinamika harga pangan. Program ini juga sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni ‘Mewujudkan Kabupaten Tana Tidung yang Berdaya Saing, Adil, dan Sejahtera’.

Selain menjamin keterjangkauan harga, kegiatan ini juga merupakan bagian dari program “Tana Tidung Peduli”, yang dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga sekaligus mendorong semangat gotong royong dan kepedulian sosial antarwarga.

“Pemerintah daerah ingin menegaskan bahwa pengendalian harga pangan tidak hanya tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga bentuk nyata kerja sama dan komitmen daerah,” ujarnya.

Melalui GPM, diharapkan manfaatnya dapat dirasakan luas oleh masyarakat — mulai dari stabilisasi harga bahan pokok, peningkatan kesejahteraan petani, hingga efisiensi rantai pasok di tingkat lokal.Suasana kegiatan berlangsung ramai dan penuh antusias. Warga tampak berbondong-bondong mendatangi stan-stan yang menyediakan beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga miring. Beberapa di antara mereka bahkan datang sejak pagi untuk memastikan bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih murah.

Ia pun mengajak mengajak agar seluruh pihak untuk menjadikan GPM bukan sekadar agenda seremonial, tetapi gerakan nyata bersama dalam menjaga ketersediaan pangan di Tana Tidung.

“Mari kita wujudkan semangat gotong royong ini agar setiap keluarga di Tana Tidung tidak kekurangan pangan dan dapat hidup lebih sejahtera,” pungkasnya.

Hadiri Silaturahmi Keluarga Besar FKWT, Bupati Tana Tidung Komitmen Jaga Kebersamaan Melalui Program Pembangunan Daerah

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Bupati Kabupaten Tana Tidung(KTT), Ibrahim Ali Hadiri Silaturahmi Bersama Keluarga Besar Forum Komunikasi Warga Tidung (FKWT) KTT. Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi ajang penting untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat Tidung.

Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Bupati Ibrahim Ali menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran FKWT yang selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keharmonisan sosial serta mendorong pembangunan daerah.

“Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan, tetapi momentum untuk memperkuat kebersamaan kita sebagai satu keluarga besar. Melalui komunikasi dan sinergi yang baik, kita dapat bersama-sama membangun Tana Tidung agar semakin maju dan sejahtera,” kata Bupati Ibrahim Ali.

Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung program-program pemerintah, terutama dalam menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Tidung yang menjadi identitas daerah.

Acara yang dihadiri para tokoh adat dan masyarakat, pengurus FKWT, serta sejumlah kepala OPD ini juga diwarnai dengan suasana akrab dan penuh semangat gotong royong. Para peserta tampak antusias berdiskusi dan berbagi pandangan tentang upaya memperkuat persatuan dan mempercepat kemajuan daerah.

Selain menjadi wadah koordinasi, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi lintas generasi yang mempererat ikatan emosional antar warga Tidung. Senyum dan sapaan hangat antar peserta mencerminkan nilai kekeluargaan yang kental—cerminan semangat “Kita Semua Bersaudara” yang terus dijaga di Bumi Upun Taka.Melalui kegiatan seperti ini, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung bersama masyarakat berharap semangat kebersamaan dan gotong royong dapat terus tumbuh, menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah yang lebih baik, harmonis, dan berdaya saing.

Ditengah Kesibukan Bupati Tana Tidung Hadir ditengah Ultah Sang Anak Wujud Kasih Sayang

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Di sela padatnya agenda sebagai kepala daerah, Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali menunjukkan teladan sederhana namun bermakna: bagaimana seorang pemimpin tetap menempatkan keluarga, terutama anak, sebagai bagian penting dalam hidupnya.

suasana ceria tampak di salah satu sekolah dasar di Tana Tidung. Hari itu menjadi istimewa, bukan hanya bagi sang anak, Adinda Daffa, tapi juga bagi teman-teman sekelasnya. Bupati Ibrahim Ali hadir langsung untuk merayakan ulang tahun Abang Daffa bersama para murid dan guru sekolah.Dengan senyum hangat, Bupati Ibrahim Ali menyapa satu per satu anak-anak yang tampak antusias menyambut kehadirannya. Acara sederhana itu diisi dengan doa bersama dan potong kue ulang tahun, diiringi tepuk tangan meriah dari teman-teman Daffa yang turut berbahagia.

“Semoga Abang Daffa selalu diberkahi panjang umur, sehat selalu, dan dimudahkan dalam meraih semua impiannya. Jadilah anak yang saleh, berbakti kepada orang tua, serta menjadi kebanggaan keluarga dan masyarakat,” kata Bupati.

Momen itu mencerminkan sisi lain dari sosok Ibrahim Ali bukan hanya sebagai pemimpin yang tegas dan visioner, tetapi juga sebagai ayah yang penuh perhatian dan kasih sayang.

Di tengah kesibukannya mengurus pemerintahan, ia tetap berusaha hadir secara nyata dalam momen penting kehidupan anaknya.Suasana haru sekaligus bahagia mewarnai ruang kelas. Guru dan murid bersama-sama menyanyikan lagu ulang tahun, sementara Daffa tampak tersenyum malu-malu di samping sang ayah. Tak hanya menjadi perayaan pribadi, momen itu juga menjadi pelajaran berharga tentang arti kebersamaan dan kasih sayang dalam keluarga.

Bagi Ibrahim Ali, keberhasilan seorang ayah tidak diukur dari jabatan atau prestasi semata, melainkan dari bagaimana ia mendidik dan mencintai anak-anaknya dengan tulus.Dengan penuh kelembutan, ia menutup acara dengan doa dan pelukan untuk sang putra — simbol kasih sayang seorang ayah yang tak pernah luntur meski di tengah kesibukan memimpin.

Membahayakan! Pemkab Tana Tidung Bakal Tindak Truck Muatan Sawit Yang Odol

Pemerintah Kabupaten Tana Tidung mulai memperketat pengawasan terhadap angkutan hasil perkebunan, khususnya truk pengangkut kelapa sawit. Langkah ini bukan tanpa alasan, sebab akhir-akhir ini marak ditemui kendaraan bermuatan sawit yang melebihi kapasitas dan ukuran bak, melintas di ruas-ruas jalan kabupaten.

Melalui Surat Edaran Sekretaris Daerah Nomor: B.500.11.9.3/362/DISHUB-KTT/XI/2025 tentang Pembatasan Muatan Kendaraan Angkutan Kelapa Sawit, Dinas Perhubungan (Dishub) Tana Tidung secara resmi memberlakukan pembatasan dan penertiban muatan angkutan sawit.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung gerakan nasional penertiban Over Dimension and Over Loading (ODOL), yakni kendaraan dengan ukuran dan berat melebihi ketentuan yang dapat membahayakan pengguna jalan dan mempercepat kerusakan infrastruktur.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Tana Tidung, Maltomi, menjelaskan bahwa pihaknya telah lebih dahulu menyusun surat edaran sebagai dasar pembatasan muatan angkutan kelapa sawit di wilayah Tana Tidung.

“Kita sudah membuat surat edaran terkait pembatasan muatan kendaraan angkutan kelapa sawit. Ini berkaitan dengan komitmen pemerintah daerah untuk menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendukung penertiban masalah ODOL,” terang Maltomi.

Ia menegaskan, kebijakan ini sama sekali tidak bermaksud menghambat kegiatan usaha para pelaku perkebunan sawit. Sebaliknya, langkah tersebut diambil untuk menjaga keseimbangan antara kelancaran distribusi hasil perkebunan, keselamatan lalu lintas, serta keberlanjutan infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi ekonomi daerah.

“Bukan kita menghambat usaha mereka. Ibaratnya, kita memberi jalan agar semua bisa berjalan dengan baik. Ekonomi tetap bergerak, tapi jalan juga tidak cepat rusak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Maltomi menjelaskan bahwa pembatasan muatan disesuaikan dengan kelas jalan yang ada di Kabupaten Tana Tidung, di mana batas maksimal angkutan yang diizinkan sekitar 8 ton.

“Kalau disesuaikan dengan kelas jalan kita, berat angkutan maksimal sekitar 8 ton. Sementara untuk susunan muatan, hasil kesepakatan dengan Polres adalah maksimal satu tumpuk di atas bak truk,” paparnya.

Namun, ia juga menambahkan bahwa pelanggaran yang sering terjadi bukan hanya pada berat muatan, tetapi juga dimensi kendaraan yang tidak sesuai ketentuan.

“Sebenarnya kelapa sawit itu kan ada rongganya, tidak padat, jadi secara tonase seringkali dianggap belum melebihi batas. Tapi yang jadi masalah itu dimensinya—tinggi muatan yang menyalahi,” jelasnya.

Fenomena pelanggaran muatan berlebih pada kendaraan sawit di Tana Tidung memang meningkat, terlebih di musim panen seperti sekarang. Aktivitas pengangkutan yang padat berpotensi menyebabkan kerusakan jalan lebih cepat, serta menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas akibat kendaraan yang tidak stabil.

“kita juga sudah kordinasi dengan pihak Perusahaan dan dari hasil kesepakatan kita dengan perusahaan, mereka minta waktu untuk bersosialisasi kepada rekanan mereka. Jadi langkah ini kita jalankan bersama-sama, tidak serta-merta langsung menindak,” Pungkasnya.

Vamelia Ibrahim Apresiasi Gerakan Aktifkan Posyandu Tana Tidung

Tana Tidung – Peran Posyandu sebagai garda terdepan kesehatan masyarakat mendapat sorotan serius dari legislatif.Vamelia Ibrahim, SE, yang menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak (TP) Posyandu Kabupaten Tana Tidung (KTT) sekaligus Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), secara langsung membuka sekaligus mengapresiasi “Gerakan Aktifkan Posyandu” di KTT.​

Sebagai Anggota Komisi IV yang membidangi Kesejahteraan Rakyat, termasuk kesehatan, Vamelia Ibrahim menyampaikan inisiatif ini sangat relevan dengan upaya pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan berkualitas.​

”Gerakan Aktifkan Posyandu ini merupakan inisiatif penting untuk meningkatkan peran Posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak dalam mendukung kesehatan keluarga, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan memperkuat peran kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan,” ujar Vamelia Ibrahim.​

Vamelia Ibrahim menekankan Posyandu jauh lebih dari sekadar tempat pemeriksaan kesehatan rutin.​

“Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.​

Melalui Posyandu, berbagai program vital dapat dilaksanakan secara efektif seperti pemantauan tumbuh kembang anak, pemberian imunisasi penting dan penyuluhan gizi dan kesehatan yang bermanfaat langsung bagi keluarga.​​Lebih lanjut, ia menyoroti keberhasilan Posyandu sangat bergantung pada peran aktif seluruh elemen masyarakat, terutama kader Posyandu yang berdedikasi tinggi.​

”Keberhasilan Posyandu sangat bergantung pada peran aktif seluruh elemen masyarakat, terutama kader Posyandu yang dengan penuh dedikasi melayani masyarakat,” tambahnya.

“Oleh karena itu, melalui Gerakan Aktifkan Posyandu ini, mari kita tingkatkan partisipasi dan komitmen bersama untuk mengaktifkan kembali Posyandu di setiap desa dan kelurahan.”​Vamelia Ibrahim.

baik dalam kapasitasnya sebagai Ketua TP Posyandu KTT maupun sebagai legislator Kaltara, mengajak seluruh warga KTT untuk memanfaatkan Posyandu secara optimal.​

”Saya mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan Posyandu secara optimal, mendukung kader Posyandu, serta bersama-sama menjaga kesehatan keluarga kita. Dengan Posyandu yang aktif dan berfungsi dengan baik, kita dapat mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas,” pungkasnya.

Perkuat Sinergitas Pemkab Tana Tidung Sambut Kedatangan Tim BPOM Tarakan

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan beserta rombongan lakukan kunjungan silaturahmi ke Kabupaten Tana Tidung (KTT).

Kedatangan Tim BPOM Tarakan ini disambut langsung oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, S.P. Dalam kunjungan tersebut, rombongan turut didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan KTT.

Pertemuan ini sendiri berlangsung hangat di ruang kerja Bupati. Suasana akrab terlihat saat Bupati Ibrahim Ali menyambut kedatangan Kepala BPOM Tarakan yang baru menjabat.

Dimana Pertemuan ini juga menjadi ajang perkenalan sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara pemerintah daerah dengan instansi pengawas obat dan makanan tersebut.Dalam sambutannya, Bupati Ibrahim Ali menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan silaturahmi yang dilakukan BPOM Tarakan.

“Kami menyambut baik kehadiran Kepala BPOM Tarakan yang baru. Semoga ke depan, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dan BPOM semakin kuat dalam memastikan keamanan serta kualitas produk yang beredar di masyarakat,” Kata Bupati KTT, Ibrahim Ali.

Ia menambahkan, kerja sama ini sangat penting terutama dalam hal pengawasan obat, makanan, dan produk konsumsi lainnya, agar masyarakat Tana Tidung mendapatkan jaminan kesehatan dan keamanan dari produk yang digunakan sehari-hari.

Selain itu Ia juga menegaskan, kerja sama antara kedua pihak menjadi hal penting untuk menjamin perlindungan masyarakat terhadap produk konsumsi yang beredar, baik dari sisi kesehatan maupun keamanan.

“Kami berharap BPOM dapat terus hadir di tengah masyarakat Tana Tidung, tidak hanya dalam pengawasan tetapi juga dalam edukasi dan pembinaan terhadap para pelaku usaha lokal agar mereka mampu menghasilkan produk yang sehat, aman, dan berkualitas,” tambahnya.

Kepala BPOM Tarakan pun menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap pelaku usaha di daerah, khususnya di Tana Tidung, guna mewujudkan masyarakat yang sehat dan terlindungi dari produk berisiko.

Sampaikan Aspirasi Masyarakat Vamelia Ibrahim Dorong Pempr

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Vamelia Ibrahim kembali menyuarakan pembangunan akses jalan di ruas Kilo 6 menuju Simpang Manis Kabupaten Tana Tidung.Pasalnya kondisi jalan yang rusak ini sering mendapat keluhan dari warga untuk segera dilakukan perbaikan.Pihaknya menyampaikan bahwa ruas jalan tersebut merupakan wewenang Pemerintah Provinsi, oleh sebab itu pihaknya mendesak Pemprov Kaltara untuk segera menyelesaikannya.

Keluhan ini disampaikan oleh masyarakat saat ia melaksanakan reses beberapa waktu lalu. Vamelia menerima banyak keluhan dari masyarakat soal akses jalan yang kian memprihatinkan di Daerah Pemilihan (Dapil) Tana Tidung.

Menurutnya, infrastruktur jalan yang baik merupakan kunci pemerataan pembangunan di daerah. Ia menilai, akses yang lancar akan membuka peluang ekonomi baru bagi warga Tana Tidung, mulai dari hasil pertanian hingga kegiatan perdagangan lokal.

“Kalau jalannya mulus, hasil tani bisa cepat dibawa ke pasar, warga juga lebih mudah beraktivitas. Ini soal kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Dukung Operasional Pelayanan Kesehatan RSUD Akhmad Berahim, Bupati Tana Tidung Akan Kuatkan Kualitas SDM Kesehatan

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – dukung operasional RSUD Akhmad Berahim yang saat ini tengah dalam tahap penyelesaian pembangunan. ‎‎Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Tana Tidung akan pastikan kesiapan sumber daya manusia (SDM)

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, saat meninjau progres pembangunan bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan PHTC RSUD Akhmad Berahim.

‎‎Bupati KTT menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah mempersiapkan langkah berkelanjutan dalam penguatan tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis yang akan mengoperasikan layanan unggulan seperti Cath Lab (tindakan jantung) dan hemodialisa.

‎‎“Sekarang kita sudah menyekolahkan beberapa dokter umum untuk melanjutkan pendidikan spesialis di berbagai universitas. Ini bagian dari upaya kita agar pelayanan kesehatan di RSUD Akhmad Berahim nantinya ditangani oleh putra-putri daerah sendiri,” Kata Ibrahim Ali.‎‎

Menurutnya, pemerintah daerah juga telah berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memperluas dukungan pengembangan SDM kesehatan. Langkah ini penting mengingat keberadaan fasilitas modern tidak akan optimal tanpa tenaga medis yang kompeten.

‎‎“Kalau alat ada tapi SDM-nya tidak siap, tentu tidak bisa dimanfaatkan. Karena itu kita siapkan sejak sekarang. Termasuk tenaga penunjang seperti perawat, teknisi kesehatan, hingga pengelola fasilitas,” pungkasnya.

Bupati Tana Tidung Komitmen Dukung Pembinaan Atlet Berprestasi

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, hadiri pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tana Tidung periode 2025–2029 di Pendopo Djaparuddin, Tideng Pale.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk hadir dan mendukung para atlet yang memiliki prestasi, namun dukungan tersebut harus dibarengi dengan pembinaan yang jelas, terarah, dan berkelanjutan.‎‎Bupati menyampaikan bahwa KONI tidak boleh menjadi organisasi yang hanya menunggu bantuan, tetapi harus mampu menggerakkan program dan pembinaan atlet secara aktif.

‎‎“Jangan hidup dari organisasi, tapi hidupkanlah organisasi. Masuk ke KONI bukan karena ingin mendapatkan, tetapi karena ingin memberikan kontribusi,” tegasnya.‎‎

Selain itu Ia juga menekankan bahwa seleksi atlet harus dilakukan secara objektif berdasarkan kemampuan dan prestasi, bukan atas dasar kedekatan atau kepentingan lain.‎‎Menurutnya, atlet yang dikirim untuk bertanding di berbagai level kompetisi, mulai dari provinsi hingga nasional, haruslah atlet yang benar-benar siap bersaing dan membawa nama baik daerah.

‎“Yang berhak mewakili daerah adalah atlet yang betul-betul berprestasi. Tujuan kita bukan hanya ikut, tetapi menang,” ujarnya.‎‎

Dalam kesempatan itu juga, Bupati turut menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tana Tidung tengah mempersiapkan pembangunan fasilitas olahraga, termasuk stadion dan sarana pendukung lainnya, sebagai bagian dari penguatan pembinaan jangka panjang.‎‎

Ia berharap persiapan tersebut dapat mendukung kesiapan daerah dalam mengikuti Kejurprov maupun Porprov mendatang, sekaligus melahirkan prestasi baru di dunia olahraga.

‎Ibrahim Ali juga mengingatkan agar penggunaan anggaran pembinaan dilakukan secara terukur dan tepat sasaran, terutama terkait pelaksanaan Training Center (TC) yang wajib dilakukan sebelum kompetisi.‎‎Ia menegaskan bahwa TC tidak boleh dikorbankan hanya karena pengelolaan anggaran yang kurang tepat.

‎‎“Tujuan kita mengirim atlet adalah agar mereka menang, bukan hanya hadir. Maka pembinaan dan persiapan harus betul-betul matang,” imbuhnya.

‎Bupati berharap pengurus KONI yang baru dilantik dapat bekerja secara solid, profesional, dan mampu melahirkan atlet yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu mengharumkan nama Kabupaten Tana Tidung di tingkat provinsi maupun nasional.‎Seperti diketahui Hafid Padu dilantik sebagai ketua umum KONI Tana Tidung dan pengurus lainnya oleh Ketua KONI Kaltara H. Nasir.

Ibrahin Ali Ajak Generasi Muda Tingkatkan Semangat Nasionalisme

Tana Tidung – Bupati Kabupaten Tana Tidung, Ibrahim Ali, mengajak semua lapisan masyarakat meningkatkan semangat nasionalisme.Hal itu ditegaskan bupati dalam sambutannya pada Upacara peringatan Hari Pahlawan dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025 di Ruang Terbuka Hijau ( RTH ) Djoesoef Abdullah Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung.

Peringatan Hari Pahlawan tahun ini mengusung tema Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan, sementara Hari Kesehatan Nasional mengangkat tema Generasi Sehat, Masa Depan Hebat.

“Kesabaran, semangat pantang menyerah, dan keberanian untuk mengutamakan kepentingan bangsa adalah teladan yang harus kita warisi dari para pahlawan. Mereka berjuang bukan hanya untuk masa itu, tetapi untuk generasi setelahnya,” ujar Ibrahim Ali.

Ia menjelaskan upacara ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh peserta untuk memperkuat semangat nasionalisme sekaligus komitmen mewujudkan masyarakat Kabupaten Tana Tidung yang sehat, maju, dan berdaya saing.I

brahim Ali menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam memperkuat kesehatan masyarakat, terutama melalui upaya promotif dan preventif di berbagai sektor.

“Mari kita syukuri kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan itu dengan membangun sumber daya manusia yang sehat dan unggul,” pungkasnya.