Beranda blog Halaman 40

Ikuti Rakor Percepatan Realisasi APBD 2025 Bersama Kemendagri Bupati KTT Optimis Dengan Progres Pembangunan 2026

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara virtual melalui zoom meeting.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati Tana Tidung. Rakor nasional tersebut menjadi forum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat langkah percepatan pelaksanaan anggaran. Pemerintah pusat menekankan agar setiap daerah mampu bergerak cepat dalam memastikan program-program pembangunan berjalan tepat waktu, terukur, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Ia menambahkan bahwa percepatan realisasi anggaran bukan hanya soal serapan, tetapi juga menyangkut kualitas pembangunan.

“Percepatan tidak berarti tergesa-gesa. Kita ingin cepat, tetapi tetap terukur. Program pembangunan harus selesai tepat waktu, namun kualitasnya tetap menjadi prioritas,” kata Ibrahim Ali.

Selama jalannya rakor, para kepala OPD tampak mencatat poin-poin penting yang disampaikan Kemendagri, mulai dari identifikasi hambatan teknis, percepatan proses pengadaan, hingga mekanisme monitoring realisasi keuangan di awal tahun. Suasana ruang rapat berlangsung serius namun komunikatif, mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah untuk menindaklanjuti seluruh arahan pusat.

Ia menambahkan bahwa percepatan realisasi anggaran bukan hanya soal serapan, tetapi juga menyangkut kualitas pembangunan.

“Percepatan tidak berarti tergesa-gesa. Kita ingin cepat, tetapi tetap terukur. Program pembangunan harus selesai tepat waktu, namun kualitasnya tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Selama jalannya rakor, para kepala OPD tampak mencatat poin-poin penting yang disampaikan Kemendagri, mulai dari identifikasi hambatan teknis, percepatan proses pengadaan, hingga mekanisme monitoring realisasi keuangan di awal tahun. Suasana ruang rapat berlangsung serius namun komunikatif, mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah untuk menindaklanjuti seluruh arahan pusat.

Melalui rakor ini, Pemkab Tana Tidung berharap dapat menguatkan koordinasi internal sehingga seluruh kegiatan prioritas daerah dapat dimulai lebih awal. Hal ini penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, dan program strategis lainnya berjalan mulus sepanjang 2025.

“Tahun 2025 harus menjadi tahun percepatan. Kita ingin masyarakat merasakan langsung hasil pembangunan tanpa menunggu lama,” pungkasnya.

Gelar Apel Gabungan Kopri Bupati Tana Tidung Tekankan Profesionalisme dan Disiplin ASN

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung (KTT) melaksanakan Apel Korpri yang dihadiri oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Tana Tidung yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja para ASN.Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, mengatakan apel ini menjadi momentum yang sangat penting untuk bersama-sama melihat dedikasi serta evaluasi ASN, memperkuat solidaritas, dan meningkatkan semangat pengabdian.

“Terimakasih kepada ASN yang telah menunjukkan dedikasinya dan komitmennya dalam melaksanakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali.

Ia menambahkan, sebagai ASN pastinya memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan terbaik dengan penuh profesionalisme dan inovasi.

“Mari kita jadikan Korpri sebagai wadah untuk mempererat tali persaudaraan, meningkatkan disiplin, dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tambahnya.

Dia berharap para ASN bisa menjaga nama baik sinergi antar OPD maupun personal, dan terus berkontribusi positif, memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, dan menjadi teladan.

Pemkab Tana Tidung Siap Jalani Kerja Sama Pendidikan Dengan Yayasan Adiluhung Nusantara

Tana Tidung- Wakil Bupati Tana Tidung Sabri didampingi Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tana Tidung menghadiri Kegiatan Rapat Koordinasi Program Kerjasama Bidang Pendidikan dengan Yayasan Adiluhung Nusantara (YPAN) di Ruang Auditorium lantai 2 Gedung D Kemendiktisaintek.

Kegiatan ini mempertemukan 200 kabupaten di seluruh Indonesia bersama seluruh stakeholder di tataran pemerintah pusat. Agenda ini dirancang sebagai forum kolaborasi, bukan sekadar pertemuan formal, yang bertujuan untuk menyamakan langkah, bertukar pikiran, dan membangun komitmen bersama.

Fokus utama acara ini adalah menjembatani program-program prioritas nasional, seperti Peningkatan SDM, Beasiswa, dan Taman Numerasi, dengan kebutuhan dan kapasitas implementasi di tingkat kabupaten. Diharapkan, forum ini dapat menjadi titik awal yang efektif untuk transformasi pendidikan yang berkeadilan, memastikan bahwa setiap kebijakan yang dirumuskan di tingkat pusat dapat termanifestasi menjadi aksi nyata.

Dan pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Yayasan Adiluhung Nusantara dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tana Tidung dalam bidang pendidikan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan di wilayah Kabupaten Tana Tidung.

Ibrahim Ali Pastikan Progres Pembangunan Puspem Selesai Tepat Waktu

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Menjelang berakhirnya tahun anggaran 2025, Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali intens melakukan peninjauan lapangan. Kali ini, ia memantau langsung progres pembangunan Gedung Perpustakaan dan SDN 013 Tana Tidung guna memastikan seluruh pekerjaan rampung tepat waktu dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi Sekretaris Daerah, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta pejabat dari Dinas PUPRKP.Tim meninjau langsung kondisi lapangan, kualitas bahan bangunan, dan proses pelaksanaan pekerjaan untuk memastikan kesesuaian dengan rencana, anggaran, dan peraturan yang berlaku.

“Seluruh pekerjaan harus berjalan sesuai perencanaan dan standar yang ditetapkan. Proyek ini tidak boleh melewati tahun anggaran,” tegas Ibrahim Ali.

Berdasarkan laporan pelaksana, pembangunan Gedung Perpustakaan yang bersumber dari APBN saat ini baru mencapai 72 persen, sehingga masih terdapat keterlambatan dari target semula.

“Progres fisik masih mengalami deviasi. Pekerjaan perlu dipercepat, termasuk bila diperlukan pengerjaan malam hari, mengingat cuaca yang tidak menentu,” jelasnya.

Bupati juga menekankan kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk menjamin efisiensi dan akuntabilitas penggunaan anggaran publik. Setiap rupiah yang digunakan untuk pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pengawasan rutin penting agar proyek berjalan efektif, transparan, dan hasilnya dapat dirasakan masyarakat secara langsung,” ujar Ibrahim Ali.Selain meninjau gedung perpustakaan, Bupati juga mengecek progres pembangunan SDN 013 Tana Tidung.

Ia kembali menekankan agar pekerjaan di area sekolah tetap memperhatikan keselamatan siswa, karena sebagian ruang kelas masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Keselamatan anak-anak menjadi prioritas utama. Pekerjaan boleh dipercepat, tetapi keamanan di area sekolah harus tetap terjaga,” pungkasnya.

Bupati Tana Tidung Turun Langsung Ke Lapangan Tinjau Progres Pembangunan Puspem

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap sejumlah proyek pembangunan yang berada di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tana Tidung, termasuk Gedung Perpustakaan dan SDN 013 Tana Tidung.

Dalam Monev tersebut, Bupati Ibrahim Ali didampingi oleh Sekretaris Daerah, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta perwakilan dari Dinas PUPRKP.Bupati bersama jajaran pejabat Pemkab Tana Tidung lainnya, bersama-sama meninjau progres pembangunan gedung perpustakaan dan sarana pendidikan guna memastikan pengerjaannya berjalan sesuai rencana, baik dari segi kualitas, anggaran, maupun ketepatan waktu.

Saat dikonfirmasi, Bupati Ibrahim Ali mengatakan pentingnya kegiatan monitoring dan evaluasi sebagai bentuk pengawasan yang memastikan setiap pembangunan dilakukan secara efisien, transparan, dan akuntabel.

“Langkah pengawasan seperti ini penting agar kita bisa memastikan bahwa setiap pembangunan benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran. Kita ingin hasilnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat, terutama di sektor pendidikan,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Ibrahim Ali menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan dan perpustakaan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan serta mendorong literasi di kalangan pelajar.

“Dengan adanya gedung baru ini, kita harapkan kegiatan belajar mengajar menjadi lebih nyaman, dan minat baca anak-anak semakin meningkat. Semua ini untuk menyiapkan generasi Tana Tidung yang cerdas dan unggul,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tana Tidung, Arman Jauhari, menyampaikan apresiasinya atas perhatian Bupati terhadap sektor pendidikan. Ia menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar proyek dapat diselesaikan sesuai target dan mutu yang diharapkan.

“Kami memastikan bahwa setiap pembangunan di bidang pendidikan mengedepankan kualitas dan manfaatnya bagi peserta didik. Dukungan dan arahan Bupati menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan layanan pendidikan di Tana Tidung,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, keberadaan gedung perpustakaan baru akan menjadi sarana penting untuk meningkatkan literasi dan minat baca di kalangan siswa.

“Perpustakaan bukan hanya tempat membaca, juga ruang tumbuhnya ide dan kreativitas anak-anak kita,” tambahnya.

Suasana di lapangan tampak penuh semangat. Para pekerja terus melanjutkan pengerjaan proyek, sementara tim teknis memaparkan progres terkini kepada rombongan Bupati. Di sela kunjungan, Bupati juga menyempatkan diri berdialog dengan pihak sekolah dan tenaga teknis, menanyakan langsung kendala yang mungkin dihadapi di lapangan.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai perencanaan serta memberi dampak positif bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan peningkatan literasi daerah.

Suasana di lapangan tampak penuh semangat. Para pekerja terus melanjutkan pengerjaan proyek, sementara tim teknis memaparkan progres terkini kepada rombongan Bupati. Di sela kunjungan, Bupati juga menyempatkan diri berdialog singkat dengan pihak sekolah dan tenaga teknis, menanyakan langsung kendala yang mungkin dihadapi di lapangan.

Monitoring dan evaluasi ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan memberi dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan literasi daerah.

Pemkab Tana Tidung Siap Gelar Festival Tari Pesisir dan Pedalaman se-Kaltara

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tengah memantapkan persiapan pelaksanaan Festival Tari Pesisir dan Pedalaman se-Kalimantan Utara yang dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 27 November 2025 mendatang.Tari pesisir sendiri merupakan kreasi tarian yang terinspirasi dari kehidupan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir atau pantai yang umumnya masyarakat Suku Tidung dan Bulungan.

Sedangkan tari pedalaman kreasi tarian dari daerah pedalaman yang dikembangkan dari budaya masyarakat yang tinggal jauh dari pantai, biasanya di wilayah pegunungan, lembah, atau hutan dan biasa dijumpai pada masyarakat Suku Dayak.

Plt Kepala Disdikbud Tana Tidung, Arman Jauhari, mengatakan masih berkoordinasi dengan seluruh panitia dan pihak terkait untuk memastikan kesiapan acara berjalan sesuai rencana.

“Persiapan pelaksanaan Festival Tari saat ini kita masih berkoordinasi dulu, artinya untuk tahapan-tahapan tersebut semua pihak yang terlibat masih berkomunikasi terkait persiapan pelaksanaan di tanggal 21. Tapi untuk tanggalnya insyaallah sudah fix dari 21 sampai 27 November,” ujar Arman.

Ia menjelaskan, festival tersebut akan menampilkan empat jenis lomba, yakni tari pesisir dan tari pedalaman, masing-masing terbagi dalam dua kategori live musik dan rekaman musik.

“Kalau yang live musik itu pengiring suara tampil secara langsung bersama dengan penarinya, sedangkan yang rekaman nanti musiknya diputar,” jelasnya.

Festival ini, kata dia, bersifat terbuka untuk seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Utara, termasuk peserta dari Nunukan, Tarakan, Malinau, dan Bulungan.

“Pendaftarannya dimulai dari 20 Oktober sampai 14 November 2025, gratis, dan kita sebagai tuan rumah,” kata Arman.Pendaftaran Festival Tari ini akan ditutup Jumat (14/11/2025) pada pukul 09.00 WITA.

Hingga saat ini sudah ada puluhan kelompok peserta yang sudah mendaftar yang terdiri dari lima kabupaten/kota yang ada di Kaltara.

“kegiatan ini akan menjadi salah satu agenda besar yang ada Provinsi Kalimantan Utara di penghujung tahun. Dalam rangka memeriahkan acara, panitia juga berencana menghadirkan artis ibu kota pada malam pembukaan dan penutupan.’Acaranya memang besar karena se-Kaltara. Insyaallah dalam rangka memeriahkan festival tersebut, kita berencana mengundang artis ibu kota di malam pembukaan dan penutupan,” Pungkasnya.

Vamelia Ibrahim Dorong Penambahan Anggaran Pembinaan Pemuda disetiap Daerah

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendesak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk meningkatkan alokasi anggaran, khususnya untuk pengembangan bakat pemuda dan cabang olahraga yang sedang populer, seperti mini soccer.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Vamelia Ibrahim, mencontohkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap mini soccer di provinsi ini.“Dinas Pemuda dan Olahraga pastinya harapannya bisa menganggarkan lebih ya buat pemuda-pemuda dalam kreasi. Apalagi Tadi kemarin sudah saya lihat mini soccer luar biasa yang lagi hits kan sekarang di Kaltara ini,” Kata Vamelia.

Ia menilai harus ada fokus pada pengembangan atlet dan cabor populer di Kabupaten Kota Kaltara.

“Menurut saya pentingnya pengembangan atlet-atlet yang ada di Kaltara agar prestasinya dapat lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Ia secara spesifik, cabang olahraga yang sedang digandrungi masyarakat Kaltara seperti Mini Soccer perlu mendapat perhatian lebih dalam penganggaran untuk pengembangannya.

“Komisi IV juga menyatakan telah mengambil langkah nyata, termasuk di Kabupaten Tana Tidung (KTT), untuk menganggarkan kebutuhan olahraga melalui berbagai organisasi seperti KONI dan KORMI,” bebernya.

Meski saat ini ada tantangan efisiensi anggaran, Vamelia Ibrahim mengakui berharap alokasi untuk pembinaan pemuda tetap diprioritaskan.

“Walaupun di efisiensi anggaran ini ya kita paham ya, dana-dana lagi agak-agak susah. Tapi saya harap untuk memotivasi dan mengembangkan bakat-bakat anak muda ini lebih disaring yang lebih baik lagi,” tegasnya.

Sebab peningkatan anggaran dan fokus pada cabang-cabang olahraga yang populer diharapkan dapat lebih memotivasi anak muda.

“Terutama menjaring bibit-bibit atlet berpotensi di seluruh wilayah Kaltara,” pungkasnya.

Raih 8 Juara I Tingkat Provinsi Tana Tidung Dominasi Apresiasi GTK 2025

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Dunia pendidikan di Kabupaten Tana Tidung kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Sebanyak delapan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berhasil meraih Juara I pada Gebyar Apresiasi GTK Tahun 2025 tingkat Provinsi Kalimantan Utara, yang diselenggarakan oleh Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kaltara.

Selain itu, dua peserta lainnya membawa pulang gelar Juara III.Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tana Tidung, Arman Jauhari, S.H, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas raihan para GTK PAUD dan Kesetaraan tersebut.

Ia mengatakan pencapaian ini merupakan bukti kerja keras para pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan di daerah.

“Prestasi yang diraih ini membuktikan bahwa GTK di Tana Tidung memiliki kompetensi dan dedikasi yang luar biasa. Kami sangat bangga sekaligus berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalitas,” ujar Arman.

Ajang Gebyar Apresiasi GTK Tahun 2025 merupakan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI yang digelar secara berjenjang mulai dari tingkat provinsi.Setiap kabupaten/kota hanya dapat mengirim satu peserta di setiap kategori. Untuk jenjang PAUD dan kesetaraan, terdapat 10 kategori yang diperlombakan, dan Tana Tidung mengikuti seluruhnya.Pada seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Utara yang berlangsung di Tanjung Selor pada 13 November 2025.

Perwakilan Kabupaten Tana Tidung tampil dominan dengan perolehan 8 Juara I dan 2 Juara III.Para Juara I akan mewakili Kalimantan Utara di tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 23–28 November 2025.

Arman menambahkan pihaknya akan terus memberikan pendampingan kepada para GTK yang akan maju ke tingkat nasional agar mampu bersaing dan mengharumkan nama Kalimantan Utara, khususnya Kabupaten Tana Tidung.

“Ini bukan hanya prestasi pribadi, tetapi kebanggaan seluruh masyarakat Tana Tidung. Kami berharap peserta dapat tampil optimal di tingkat nasional,” pungkasnya.

Harumkan Nama Kaltara Bunda Paud Tana Tidung Raih peringkat 1 Nasional kategori Wiyata Darma Utama

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tana Tidung Vamelia Ibrahim meraih peringkat 1 kategori Wiyata Darma Utama pada Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

Piagam penghargaan diserahkan oleh Pembina Seruni Kabinet Merah Putih, Ibu Selvi Ananda Gibran Rakabuming, Isteri Wakil Presiden Republik Indonesia. Turut hadir Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, serta Pejabat Eselon I dan Eselon II Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

Penghargaan diberikan kepada Bunda PAUD atas berkontribusi dan dedikasi mensukseskan wajib belajar 1 tahun prasekolah.Penghargaan terdiri dari kategori Wiyata Darma Pratama, Wiyata Darma Muda, Wiyata Darma Madya, dan yang tertinggi yaitu Wiyata Darma Utama.Acara pemberiaan apresiasi ini dihadiri oleh Bunda PAUD Provinsi dan Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Indonesia serta Bunda PAUD Kecamatan dan Bunda PAUD Desa terundang.

Raih Wiyata Darma Utama, Program PAUD Tana Tidung Diusulkan Jadi Role Model Kaltara

Tana Tidung – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Utara, Vamelia Ibrahim, meraih penghargaan tertinggi Wiyata Darma Utama pada Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional 2025 yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI di Hotel Sultan, Jakarta.

Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi Vamelia selama menjabat sebagai Bunda PAUD Kabupaten Tana Tidung sejak 2020, terutama dalam menghadirkan berbagai program pembangunan PAUD berbasis data, advokasi regulasi daerah, serta kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan pemerataan layanan pendidikan usia dini.Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Pembina Seruni Kabinet Merah Putih, Selvi Ananda Gibran Rakabuming, istri Wakil Presiden RI.

Dalam sambutannya, Selvi menyampaikan apresiasi atas langkah nyata Pemkab Tana Tidung dalam memajukan layanan PAUD.

“Terima kasih juga Ibu Bupati Kabupaten Tana Tidung. Apa yang sudah dilakukan untuk PAUD di Kabupaten Tana Tidung ini saya harap bisa menginspirasi daerah-daerah yang lain. Terima kasih,” ujarnya.

di hadapan para peserta Apresiasi Bunda PAUD 2025.Hadir dalam acara tersebut Menteri dan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, pejabat eselon I–II Kemendikdasmen, serta Bunda PAUD dari berbagai daerah di Indonesia.

Vamelia mengatakan, penghargaan ini merupakan bukti daerah kecil dengan kondisi geografis menantang tetap mampu menciptakan lompatan besar dalam penguatan PAUD.Ia berharap keberhasilan yang dicapai Tana Tidung dapat direplikasi oleh seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Utara sebagai model pembangunan pendidikan anak usia dini.

“Program peningkatan kompetensi guru, beasiswa sarjana, digitalisasi PAUD, advokasi regulasi hingga intervensi kesehatan anak sebenarnya sangat mungkin diterapkan di seluruh Kaltara. Kami sudah melihat dampaknya di Tana Tidung, dan saya ingin seluruh daerah juga merasakan manfaat yang sama,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan Tana Tidung yang mampu meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS) usia 5–6 tahun dari 59 persen pada 2021 menjadi 91,81 persen pada 2024 menunjukkan pendekatan menyeluruh dapat memberikan hasil cepat dan terukur.

“Kuncinya adalah komitmen pemerintah daerah. Jika Tana Tidung bisa, maka kabupaten dan kota lain di Kaltara juga bisa melakukan percepatan yang jauh lebih besar,” tegasnya.

Sebagai Bunda PAUD sejak 2020, Vamelia turun langsung ke satuan PAUD, bahkan menggunakan speedboat untuk menjangkau desa-desa terpencil.Dari pemetaan itu lahir program seperti peningkatan insentif guru, beasiswa kuliah gratis bagi guru yang belum sarjana, pelatihan pembelajaran mendalam, bantuan dua laptop untuk setiap PAUD, penyediaan APE dalam dan luar, hingga perlengkapan sekolah gratis bagi seluruh peserta didik PAUD.

Tana Tidung juga menjalankan program pendukung tumbuh kembang anak seperti Gerakan Minum Susu setiap Jumat, Dokter Masuk PAUD, Jemput KIA, serta kegiatan pencarian bakat Tana Tidung Kids Got Talent.Vamelia menilai model ini sangat mungkin diadaptasi pemerintah daerah lain di Kaltara, terutama wilayah dengan tantangan akses dan keterbatasan sumber daya.

“Jika seluruh daerah mengadopsi pendekatan yang sama, Kaltara bisa menjadi provinsi percontohan dalam layanan PAUD berkualitas,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD Desa Tengku Dacing, Tana Tidung, juga meraih penghargaan Bunda PAUD Desa Inovatif III Nasional.“Penghargaan ini bukan tujuan akhir. Ini pemantik semangat untuk terus bergerak memastikan semua anak di Kaltara mendapatkan hak pendidikan yang bermutu,” tutup Vamelia.