Beranda blog Halaman 48

Lanjutkan Pembangunan Jembatan Sebawang Pemkab Tana Tidung Gelontorkan Rp 13 Miliar

Tana Tidung – Pembangunan jembatan Sebawang kini telah selesai sesuai dengan target lelang pada tahun 2024 untuk tahap pertama dengan menggelontarkan anggaran sekitar Rp 13 miliar, yang dikelola melalui Dinas PUPR Kabupaten Tana Tidung.

Kepala Dinas PUPR Tana Tidung, Hadi Aryanto, mengatakan tahun ini, pekerjaan akan berlanjut pada pembangunan oprit serta penyelesaian beberapa kekurangan agregat sebagai tahap kedua.

“Meski masih agregat, jalan Sebawang sudah bisa dilewati,” Kata Hadi Aryanto.

Dia menambahkan, pemerintah daerah juga menyiapkan program peningkatan jalan hingga pengaspalan pada 2026 mendatang.

“Memang sudah ada program peningkatan jalan dengan skema multiyears 2026–2029, pengaspalannya dimulai dari jalan depan Masjid Al Jihad termasuk jembatan Sebawang,” ujarnya.

Dengan skema jangka panjang, pemerintah daerah berharap infrastruktur jalan dapat semakin menunjang mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Bupati Tana Tidung Buka Latsar CPNS Angkatan 76

Tana Tidung – Kegiatan Latihan Keterampilan (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kelas Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara, Angkatan 76, resmi dibuka secara virtual melalui Zoom.

Acara ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk membekali para CPNS dengan keterampilan dan pemahaman yang memadai sebelum resmi bertugas.Pembukaan Latsar CPNS dihadiri oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, Sekretaris Daerah (Sekda) Tana Tidung, Staf Ahli Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, serta Kepala Badan BKPSDM Tana Tidung.

Acara berlangsung secara resmi dan penuh semangat, menandai dimulainya proses pembelajaran intensif bagi para calon aparatur sipil negara.Dalam sambutannya, Bupati Tana Tidung menekankan pentingnya pelatihan keterampilan sebagai fondasi kerja CPNS yang profesional.

“Pelatihan ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi kesempatan bagi setiap peserta untuk memahami tugas dan tanggung jawabnya dengan baik,” kata Bupati.

“Saya berharap para peserta dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan pembelajaran ini sebagai bekal dalam menjalankan visi dan misi pemerintah daerah,” ujarnya lagi.

Bupati Ibrahim Ali juga menekankan nilai integritas, disiplin, dan pelayanan publik.

“Sebagai abdi negara, integritas dan disiplin adalah hal utama. Selain itu, kemampuan bekerja sama dan pemahaman terhadap pelayanan publik harus terus dikembangkan. Latsar ini menjadi langkah awal yang penting untuk membentuk karakter dan profesionalisme Anda,” tambahnya.

Kegiatan Latsar CPNS Angkatan 76 diikuti oleh 38 peserta yang berasal dari berbagai instansi dan lembaga di Kabupaten Tana Tidung.Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai tugas, peraturan, serta keterampilan dasar yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur sipil negara.

“Harapan kita, para CPNS dapat memanfaatkan kesempatan Latsar secara optimal, sehingga setelah selesai mengikuti pelatihan, mereka siap bekerja secara profesional dan berkontribusi nyata dalam pembangunan Kabupaten Tana Tidung,” pungkasnya.

Bunda Paud Tana Tidung Dinobatkan sebagai Figur Sentral Pendidikan Anak Usia Dini

Tana Tidung – Bunda PAUD dinilai memiliki peran penting sebagai penggerak utama dalam membuka akses pendidikan anak usia dini sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di daerah. Hal ini terlihat dari capaian nyata selama kepemimpinan Vamelia Ibrahim.Data menunjukkan, angka partisipasi sekolah anak usia 5–6 tahun meningkat drastis dari 59 persen pada 2021 menjadi 91,81 persen di tahun 2024.

Sementara mutu PAUD yang diukur melalui akreditasi juga mengalami lonjakan, dari 39 persen pada 2021 menjadi 61,89 persen di 2024.

“Bunda PAUD memiliki berbagai inovasi dan mampu menggandeng banyak pihak untuk mendukung program PAUD. Dedikasi beliau membuktikan bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan anak usia dini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga peran figur penggerak di masyarakat,” kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Arman Jauhari, S.H.

Dalam forum tersebut, Bunda PAUD Tana Tidung memaparkan program-program prioritas yang sudah dilaksanakan, capaian kinerja, serta apresiasi dari berbagai lembaga dan organisasi. Ia juga menceritakan pengalamannya berbagi praktik baik di forum tingkat provinsi hingga nasional.

“Bunda PAUD adalah jabatan pengabdian. Ini bukan sekadar mendampingi pimpinan wilayah, tetapi menjadi pejuang pendidikan anak usia dini demi masa depan yang lebih baik. Mari gunakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, karena kelak akan dipertanggungjawabkan, baik di dunia maupun di akhirat,” pesan Vamelia kepada Bunda PAUD Kecamatan dan Desa se-Kabupaten Tana Tidung.

Rakor tersebut turut dihadiri perwakilan Direktorat PAUD Kemendikdasmen RI, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat yang juga Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Bappeda dan Litbang, Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Eksterior Kantor Bupati dan DPRD Tana Tidung Tuntas 2025, Interior Menyusul 2026

Tana Tidung – Pembangunan fasilitas di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tana Tidung terus mengalami progres signifikan. Kawasan yang digadang-gadang menjadi pusat administrasi dan pelayanan publik modern ini dirancang dengan master plan besar yang mencakup empat zona utama.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tana Tidung, Ir. H. Hadi Arianto, menjelaskan bahwa pembangunan tersebut berpedoman pada master plan yang telah disusun dan terbagi dalam empat zona utama.

“Pertama, zona 1 untuk pembangunan kantor Bupati, zona 2 untuk kantor DPRD, zona 3 untuk kegiatan budaya, dan zona 4 untuk pembangunan Islamic Center,” jelas Hadi.

Untuk kantor Bupati, pembangunan tahap pertama telah rampung 100 persen. Sementara tahap kedua saat ini sudah bergerak pada penyelesaian eksterior.Pekerjaan yang dilakukan sepanjang tahun 2025 meliputi pemasangan ACP dan beton expose yang saat ini sudah terlaksana. Selanjutnya, pekerjaan interior akan dilanjutkan pada tahun 2026.

“Kalau untuk tahap kedua ini, eksteriornya sudah kita laksanakan. Interiornya baru akan menyusul di tahun 2026,” ujar Hadi.

Hal serupa juga diterapkan untuk kantor DPRD. Struktur bangunan sudah berdiri 100 persen, sementara pengerjaan difokuskan lebih dahulu pada eksterior, khususnya pemasangan ACP dan beton expose.

“Secara struktur bangunan sudah selesai, tinggal kita lanjutkan eksterior dan interiornya,” tambahnya.

Skema pembangunan kawasan pemerintahan ini dilakukan dengan pola multi-years. Untuk tahun 2025, pengerjaan dilakukan secara parsial, terutama pada pekerjaan dasar seperti landscape dan akses jalan. Namun, pengerjaan landscape tahun ini hanya sebatas pengerasan jalan dengan agregat.

“Landscape untuk kantor Bupati anggarannya sekitar Rp6 miliar. Sedangkan untuk keseluruhan pekerjaan eksterior dan penyelesaian finishing lainnya mencapai Rp41 miliar. Gedung utama kantor Bupati sendiri menelan biaya Rp41 miliar, ditambah gedung A sebesar Rp11 miliar dan gedung B juga Rp11 miliar,” terang Hadi.

Selain pekerjaan eksterior, sejumlah fasilitas mekanikal juga telah mulai dipasang, seperti instalasi listrik, pendingin ruangan (AC), hingga partisi. Meski demikian, pekerjaan interior dan pengadaan mebelair baru akan dilaksanakan pada 2026.

“Targetnya, untuk eksterior kantor Bupati maupun DPRD akan terlihat selesai 100 persen pada akhir 2025. Jadi tinggal mengisi interior dan mebelair di tahun berikutnya,” katanya.

Sedangkan landscape, Hadi menegaskan pekerjaan 2025 hanya berupa tahap dasar hingga agregat. Sementara penyelesaian akhir berupa pengaspalan serta pengembangan lingkungan hijau baru akan dilakukan di tahun 2026.

“Kalau landscape, kita hanya dasar dulu. Nanti 2026 baru kita finishing dengan aspal. Kita juga siapkan penanaman pohon pelindung dan pembangunan area parkir, karena ini butuh waktu jangka panjang,” jelasnya.

Selain pembangunan kantor Bupati dan DPRD, terdapat pula beberapa fasilitas lain yang masuk dalam rencana. Auditorium yang tengah dikembangkan oleh Dinas Pendidikan, misalnya, juga masih dalam tahap pembangunan indoor dan ditargetkan rampung pada 2026.

Sementara itu, rumah jabatan Bupati direncanakan dibangun pada 2026–2027, yang saat ini masih berada dalam tahap penyusunan skema pembangunan.Jika ditotal, kawasan kantor Bupati mencakup lahan seluas 17 hektare. Gedung utama berdiri di atas lahan sekitar 6.000 meter persegi, sedangkan dua gedung penunjang, yakni gedung A dan gedung B, masing-masing memiliki luas 2.900 meter persegi.

Lingkungan kantor DPRDLingkungan kantor DPRD pun memiliki luasan lahan yang sama, yakni sekitar 17 hektare, dengan bangunan utama seluas kurang lebih 6.000 meter persegi.

“Insya Allah, kalau semua berjalan lancar tanpa ada efisiensi anggaran tambahan, untuk keempat gedung utama ini bisa selesai seluruhnya pada 2028,” tegas Hadi.

Pemkab Tana Tidung Serahkan Bantuan Bonus Prestasi hingga Kursi Roda Bagi Disabilitas

Kaltaraterkini.co.id, TANJUNG SELOR – Momentum HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Tana Tidung Kalimantan Utara diwarnai dengan penyerahan berbagai bantuan sosial dari Pemkab Tana Tidung.Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, mengatakan penyerahan bantuan sosial ini menjadi bagian dari bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.Selain itu, Pemkab Tana Tidung juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

“Jadi kegiatan untuk bantuan sarpras, baju dan celana sekolah kemudian pemberian penghargaan kepada anak-anak yang berprestasi dan sekolah-sekolah yang berprestasi itu sebenarnya sudah setiap tahun kita laksanakan. Alhamdulillah tahun ini kita kasih peningkatan,” kata Ibrahim Ali

Ia mengatakab Pemkab Tana Tidung menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah berupa baju dan celana bagi siswa SD dan SMP.

“Tahun ini kan kita memberikan sarpras untuk bantuan sekolah, tadi bantuan baju sekolah senilai kurang lebih Rp 1,4 miliar untuk SD dan Rp 1,2 miliar untuk SMP,” jelasnya.

Selain bantuan perlengkapan sekolah, Pemkab Tana Tidung juga memberikan bonus bagi pelajar maupun pelatih yang berprestasi di bidang akademik dan olahraga.

“Kita juga memberikan bonus kepada anak-anak kita yang berprestasi sampai dengan pelatih yang berprestasi,” ujarnya.Tidak hanya itu, Pemkab Tana Tidung juga menyerahkan delapan unit kursi roda untuk penyandang Disabilitas menurut Ibrahim Ali, program ini merupakan bagian dari visi-misi periode keduanya bersama Wakil Bupati Sabri.

“Ini sebagai bentuk komitmen kita di dalam program kami lanjutan di periode kedua saya dengan wakil yang berbeda yaitu bapak Sabri. Ada lima program, yaitu dari KTT Unggul, kalau di periode pertama namanya KTT Pintar,” pungkasnya.

Pimpin Upacara HUT ke-80 RI di Tana Tidung, Ibrahim Ali Tegaskan Komitmen Bangun Daerah

Tana Tidung – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tana Tidung.Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, bertindak langsung sebagai inspektur upacara dan memimpin jalannya prosesi. Upacara diikuti oleh unsur Forkopimda, DPRD, jajaran ASN, TNI/Polri, pelajar, organisasi kepemudaan, serta masyarakat umum.

Dalam amanatnya, Bupati Ibrahim Ali menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya seremoni, melainkan momentum refleksi sekaligus motivasi untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan.“

Hari ini kita bukan lagi berjuang dengan senjata, tetapi dengan ilmu, kerja keras, serta semangat gotong royong untuk membangun daerah,” tegas Bupati.Upacara ditandai dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tana Tidung Tahun 2025, yang sehari sebelumnya telah dikukuhkan secara resmi.

Turut hadir dalam upacara, Wakil Bupati Tana Tidung Sabri bersama istri, Ketua TP PKK Tana Tidung Vamelia Ibrahim yang juga Anggota DPRD Provinsi Kaltara, Ketua DPRD, Kapolres Tana Tidung, Dandim 0914/Tana Tidung, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, seluruh Kepala OPD, serta para tokoh masyarakat.

Bupati Ibrahim Ali menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat dalam merayakan HUT ke-80 RI tahun ini. Menurutnya, meski pemerintah melakukan efisiensi anggaran, kemeriahan peringatan tetap terjaga.Ia menegaskan bahwa momentum kemerdekaan juga harus dimaknai dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, terutama di bidang pendidikan, kesehatan,dan pembangunan infrastruktur.

“Tidak ada kompromi untuk visi dan misi terutama infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Itu janji politik saya dan Wakil Bupati Sabri yang harus kami tunaikan,” tegasnya

.Lebih lanjut, Ibrahim Ali mengungkapkan bahwa HUT RI ke-81 pada tahun 2026 mendatang direncanakan akan digelar di Pusat Pemerintahan (Puspem) baru yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.

“Alhamdulillah, pembangunan pusat pemerintahan berjalan. InsyaAllah tahun 2026 akan dilanjutkan dengan pembangunan interiornya, dan HUT Tana Tidung sekaligus HUT RI ke-81 akan kita laksanakan di Puspem,” pungkasnya.

Syukuran Hut Ke-18 Tana Tidung Pemkab Gelar Acara Syukuran

Kaltaraterkini.co.id, TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung menggelar pembacaan Qasidah Burdah dan Ratib Al-Aydrus di Rumah Jabatan Bupati, Minggu (10/8/2025), sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Tana Tidung.Kegiatan ini dihadiri Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Asisten II, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Tana Tidung.

Acara berlangsung khidmat dengan lantunan doa dan pujian yang dibawakan secara bergiliran oleh habib, ulama, dan jamaah.Kegiatan tersebut menjadi ungkapan rasa syukur atas perjalanan pembangunan daerah sejak berdirinya Kabupaten Tana Tidung.

Penceramah KH Zainuddin Dalila, salah satu ulama terkemuka di Kalimantan Utara, menekankan pentingnya menumbuhkan rasa syukur, menjaga persatuan, dan memperkuat nilai-nilai keagamaan.

“Hari jadi bukan hanya sekadar pesta. Ini saatnya kita merenung, memperbaiki diri, dan memperkuat silaturahmi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali menyampaikan tradisi pembacaan Qasidah Burdah dan Ratib Al-Aydrus memiliki makna spiritual mendalam.

“Ini bukan sekadar seremoni, tapi doa bersama agar Tana Tidung selalu diberi keselamatan, kemajuan, dan keberkahan oleh Allah SWT. Dengan kebersamaan dan doa, insyaAllah Tana Tidung akan terus berkembang dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.

Di penghujung acara, Bupati bersama tokoh agama dan masyarakat memanjatkan doa agar Kabupaten Tana Tidung senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, serta menjadi daerah yang damai dan rukun.

“Kita ingin Tana Tidung selalu menjadi rumah yang nyaman, harmonis, dan sejahtera bagi semua warganya,” imbuhnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-18 Kabupaten Tana Tidung yang juga diisi dengan agenda keagamaan, sosial, dan kebudayaan.

Kemenko Polhukam, dan BSSN Siap Atasi Blank Spot Internet Di Wilayah Tana Tidung

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung (KTT) memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis dengan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).Dalam upaya mengatasi kendala jaringan internet di wilayahnya. Sinergi ini berhasil memperluas cakupan layanan internet hingga menjangkau 30 desa, sebuah lompatan besar dari kondisi sebelumnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Tana Tidung, Uus Rusmanda menyebut pada tahun 2021, terdapat sekitar 20 dari 32 desa di Tana Tidung yang masih menjadi blank spot atau tidak memiliki akses internet.Kondisi ini membuat masyarakat merasa tertinggal dan sulit menikmati kemerdekaan digital sepenuhnya.

“Koneksi ini sangat kami butuhkan untuk program peningkatan kapasitas internet dan koneksi ribar,” Kata Uus.

Menyadari kondisi yang mendesak, Pemkab Tana Tidung mengambil langkah proaktif dengan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk BAKTI Kominfo.Puncaknya, Pemkab Tana Tidung berhasil menjalin komunikasi dengan Kemenko Polkam, yang menyambut baik dan memberikan dukungan penuh.

Dimana Pada September 2021, tim dari Kemenko Polkam bersama BAKTI dan sejumlah operator seluler melakukan kunjungan langsung ke Tana Tidung.Tujuannya untuk melihat dan memvalidasi kondisi lapangan, yang menjadi dasar untuk mengambil langkah strategis.

“Setelah serangkaian pertemuan intensif melalui Zoom dan tatap muka, kepastian pembangunan BTS mulai terwujud. Dengan bantuan Bapak-bapak di Kemenko Polhukam, alhamdulillah pada Januari-Februari 2022, pembangunan BTS sudah mulai serentak,” jelasnya.

Awalnya, ada sekitar 14 hingga 15 BTS yang direncanakan, namun kini jumlahnya telah berkembang menjadi 33 BTS yang beroperasi.Pembangunan ini merupakan bagian dari program Tana Tidung Digital yang bertujuan untuk menghubungkan wilayah blank spot, meningkatkan konektivitas, dan mendigitalisasi desa.

Masalah utama yang dihadapi adalah terkait ketersediaan daya listrik dan peningkatan kapasitas bandwidth oleh operator seluler.Selain itu, Pemkab Tana Tidung juga terus memperkuat keamanan siber. Di tahun 2024, Pemkab menjalin kerja sama dengan BSSN dan membentuk tim khusus, yaitu Tana Tidung Incident Security Team (TTIS).

Menurutnya Kerja sama ini memungkinkan Pemkab mengatasi berbagai insiden siber dengan cepat dan efektif.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya atas bantuan, dukungan, dan kerja sama yang sangat baik dengan Kemenko Polhukam dan BSSN. Tana Tidung kini sudah jauh lebih baik,” pungkasnya.

Percepatan Program Prioritas Jadi Hersonsyah Usai Dilantik Sekda Tana Tidung

Tana Tidung – Usai resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tana Tidung H. Hersonsyah menegaskan komitmennya untuk segera mengambil langkah cepat dalam mengawal jalannya roda pemerintahan daerah.

Ia menyebut amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang diberikan langsung oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali.

“Ini amanah dan tanggung jawab yang diberikan oleh Bapak Bupati kepada saya untuk menjalankan tugas sebagai Sekretaris Daerah. Dalam waktu dekat, saya akan melakukan mapping untuk melihat skala prioritas yang harus segera kita dorong dan realisasikan,” ujar Hersonsyah.

Perjalanan karier Hersonsyah cukup panjang di lingkungan birokrasi. Ia pernah bertugas di Kota Tarakan, kemudian kembali ke Tana Tidung dengan berbagai jabatan strategis.Mulai dari Inspektorat, Dinas PUPR, Staf Ahli Bupati, Plt Kepala Dinas Perhubungan, Plt Kepala Bappeda, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa, hingga Plt Kepala Dinas Pendidikan, sebelum akhirnya dipercaya menjadi Sekda definitif.

Salah satu tugas utama yang diembannya saat ini adalah mempercepat pengisian jabatan yang masih kosong di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terutama jabatan eselon II.

“Kita akan segera membentuk tim seleksi untuk mengisi jabatan-jabatan yang kosong, sesuai ketentuan dan tahapan yang berlaku. Saya akan berkoordinasi dengan BKPSDM untuk memetakan jumlah posisi yang harus diisi,” jelasnya.

Tak hanya itu, Hersonsyah menegaskan dirinya akan mendorong percepatan realisasi program-program prioritas yang telah menjadi visi dan misi kepala daerah.

“Ini juga menjadi salah satu prioritas saya sebagai Sekda, karena ujungnya adalah pelayanan publik yang lebih baik untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia pun meminta doa dan dukungan dari seluruh pihak agar amanah yang diemban dapat dijalankan dengan baik.

“Semua ini untuk pembangunan Kabupaten Tana Tidung dan pelayanan kepada masyarakat kita,” pungkasnya.