Beranda blog Halaman 47

Percepat Proyek Infrastruktur Pemkab Tana Tidung dan Jamkrindo Jalin Kerja Sama

Kaltaraterkini.co.id, TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung terus menjalin kerja sama strategis untuk mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan. Kali ini, Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) terkait jasa penjaminan proyek (suretyship).

Penandatanganan berlangsung di Kantor Pusat PT Jamkrindo.Dalam agenda tersebut, Bupati didampingi Asisten II, Kepala Bappeda Litbang, Kabag Tata Pemerintahan, serta Kabid Pembangunan Sektoral Bappeda Litbang Tana Tidung.

Sementara dari PT Jamkrindo hadir jajaran direksi dan pimpinan wilayah, di antaranya Plt.Direktur Bisnis Penjaminan sekaligus Direktur Keuangan dan Investasi, Alia Nur Fitri, Pemimpin Wilayah Banjarmasin, M. Natsir Rahmadi, Kepala Divisi Bisnis 3, Heryanto, Kepala Divisi Manajemen Risiko, Endang, Wakil Kepala Divisi Hubungan Lembaga 2, Wahyu Wijaja, serta Pemimpin Cabang Tarakan, Hesky Fenliby Potalangi.

MoU ini menjadi langkah penting dalam memastikan setiap proyek pembangunan di Tana Tidung memiliki jaminan yang kuat, baik secara hukum maupun finansial. Melalui layanan penjaminan proyek, Jamkrindo diharapkan mampu meningkatkan kredibilitas kontraktor sekaligus memperlancar realisasi program pembangunan yang direncanakan pemerintah daerah.

Bupati Ibrahim Ali menegaskan, kerja sama ini adalah bentuk komitmen Pemkab Tana Tidung untuk menghadirkan pembangunan yang tidak hanya cepat, tetapi juga akuntabel.

“Pembangunan di Tana Tidung harus bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Dengan adanya penjaminan dari Jamkrindo, kita ingin setiap proyek berjalan lancar, tepat waktu, dan tidak ada lagi keraguan dari para pelaksana,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, tantangan pembangunan di daerah perbatasan tidaklah ringan. Keterbatasan akses, biaya logistik yang tinggi, serta minimnya investasi menjadi hambatan yang perlu diatasi melalui sinergi dengan berbagai pihak.

“Kami menyadari pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Dukungan dari lembaga seperti Jamkrindo memberi rasa aman, baik bagi pemerintah maupun pihak swasta, untuk bersama-sama membangun Tana Tidung. Ini juga akan membuka ruang investasi yang lebih luas,” kata Ibrahim Ali.

Selain memastikan kelancaran proyek infrastruktur, kerja sama ini juga diarahkan untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap tata kelola pembangunan. Pemkab Tana Tidung optimistis, kolaborasi dengan Jamkrindo akan menciptakan iklim pembangunan yang lebih sehat, transparan, dan berkelanjutan.

Bupati berharap, kesepakatan ini dapat menjadi langkah awal menuju percepatan pembangunan di segala sektor, mulai dari infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan potensi ekonomi lokal.

“Masyarakat Tana Tidung bisa merasakan setiap pembangunan yang digulirkan pemerintah adalah pembangunan yang memiliki jaminan kepastian. Harapan kami, kerja sama ini benar-benar membawa dampak positif, khususnya bagi peningkatan kesejahteraan warga,” tutup Bupati.

Kolaborasi Bersama Ditje Migas Tana Tidung Dapat 725 Sambungan Rumah untuk Program Jaringan Gas Bumi

Tana Tidung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung resmi menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk pembangunan jaringan distribusi gas bumi (jargas) bagi rumah tangga.

‎‎Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (18/9/2025). Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, S.P., hadir langsung dalam kegiatan tersebut, didampingi Asisten II, Kepala Bappeda Litbang, Kabag Tata Pemerintahan, Camat Tana Lia, serta Kabid Pembangunan Sektoral Bappeda Litbang.‎‎

Dalam MoU tersebut, Ditjen Migas menetapkan pembangunan jargas rumah tangga di Kecamatan Tana Lia dengan total 725 Sambungan Rumah(SR). Rinciannya yakni:

‎Desa Tana Merah: 181 SR‎‎Desa Tana Merah Barat: 204 SR‎‎Desa Sambungan: 107 SR, ‎Desa Sambungan Selatan: 135 SR‎‎Desa Tengku Dacing: 98 SR‎

‎Bupati Ibrahim Ali menyambut baik program tersebut. Menurutnya, jargas akan membawa banyak manfaat, termasuk menghadirkan energi yang lebih murah, bersih, dan aman bagi masyarakat.‎

“Ini adalah langkah penting dalam menghadirkan energi yang lebih murah, bersih, dan aman bagi masyarakat Tana Tidung. Program ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap LPG tabung sekaligus mendorong pemanfaatan energi yang ramah lingkungan dan efisien,” ujarnya.‎‎‎

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh agar program ini dapat segera terealisasi dan dinikmati oleh masyarakat, khususnya di Kecamatan Tana Lia.‎‎Dengan kerja sama ini, Tana Tidung menjadi salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara yang memperoleh alokasi jaringan gas rumah tangga dari pemerintah pusat.

Program tersebut juga sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 dan mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor energi.

Bupati Ibrahim Ali Apresiasi Tasmiya Massal di Masjid Agung At-Taqwa

Tana Tidung – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menggelar Tasmiya Massal di Masjid Agung At-Taqwa. Kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun pada bulan Rabiul Awal itu menjadi salah satu agenda keagamaan penting bagi masyarakat Tana Tidung.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, bersama istri yang juga Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara sekaligus Ketua TP PKK Tana Tidung, Vamelia Ibrahim.

Sejumlah tokoh agama, jajaran pemerintah daerah, serta masyarakat yang membawa anak untuk ditasmiyah juga memenuhi masjid.Dalam sambutannya, Bupati Ibrahim Ali menyampaikan apresiasi atas konsistensi Baznas dalam menyelenggarakan Tasmiya Massal.

Menurutnya, kegiatan ini memiliki nilai sosial dan keagamaan yang tinggi karena membantu masyarakat yang terkendala melaksanakan prosesi tasmiya secara pribadi.

“Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan Berudhod dan Tasmiya Massal ini. Selain menjadi bagian dari tradisi masyarakat Tidung, acara ini juga sangat membantu keluarga yang memiliki kendala dalam melaksanakan tasmiyah anak mereka,” ujar Ibrahim Ali.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan Baznas untuk menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami siap bekerja sama agar kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung dan semakin besar manfaatnya. Semoga jumlah peserta setiap tahun semakin meningkat,” lanjutnya.

Bupati juga menilai Tasmiya Massal tidak hanya menjadi sarana memperkuat tradisi keislaman di Tana Tidung, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antarwarga. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi teladan bagaimana nilai religius dan kebersamaan dijaga serta diwariskan kepada generasi muda.

Prosesi tasmiya sendiri merupakan tradisi Islam berupa pemberian nama kepada anak yang disertai doa agar kelak menjadi pribadi yang saleh, berbakti kepada orang tua, dan bermanfaat bagi lingkungan.

Melalui pelaksanaan secara massal, kegiatan ini bisa dijalankan lebih sederhana tanpa mengurangi makna spiritual maupun kekhidmatannya.Acara Tasmiya Massal tahun ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan peserta.

Bupati menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung penuh kegiatan keagamaan serupa sebagai bagian dari pembangunan spiritual masyarakat Tana Tidung.

Tinjau Sejumlah Kegiatan Strategis, Bupati Tana Tidung Ingin Pembangunan Berbasis Desa Bisa Percepat Pembangunan Wilayah 3 T

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Memperkuat pembangunan berbasis desa, Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, meninjau sejumlah kegiatan strategis di Kecamatan Tana Lia, Rabu (10/9/2025), termasuk program ASTACITA, proyek PDAM, dan kesiapsiagaan bencana, memastikan setiap program tepat sasaran.

Kunjungan Bupati dimulai dengan peninjauan program ASTACITA di Desa Tanah Merah Barat, yang menitikberatkan pada penanaman padi untuk mendukung swasembada pangan desa.

“Program yang kita lakukan ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, memanfaatkan lahan secara optimal, serta memastikan ketersediaan pangan lokal yang berkelanjutan bagi masyarakat,” tuturnya.

Selanjutnya, Bupati Ibrahim Ali meninjau proyek PDAM, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses air bersih bagi masyarakat. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga, memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan mendukung sektor kesehatan serta sanitasi di Tana Tidung.Kunjungan juga meliputi tinjauan lapangan oleh BPBD di KM 8 – Jalan menuju Tengku Dacing, untuk memastikan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana berjalan optimal.Langkah ini penting mengingat daerah rawan bencana memerlukan pengawasan ketat agar risiko dapat diminimalkan dan masyarakat tetap terlindungi.

Bupati Ibrahim Ali menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah membangun Tana Tidung dari desa.

“Setiap program yang kami lakukan di tingkat desa, mulai dari pertanian, air bersih, hingga mitigasi bencana, harus bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Kehadiran kami di lapangan juga memastikan program berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Selain meninjau langsung, Bupati berdiskusi dengan aparat desa dan masyarakat setempat mengenai kendala yang dihadapi, serta upaya pemerintah untuk memberikan solusi praktis. Dialog ini menjadi sarana penting untuk menyelaraskan program pembangunan dengan kebutuhan nyata warga.

Melalui kunjungan ini, pemerintah daerah berharap dapat memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas layanan dasar, dan memperkuat kesiapsiagaan bencana di setiap desa.

“Kami harapkan, dengan pengawasan yang ketat dan partisipasi masyarakat, program pembangunan di Tana Tidung dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan warga,” pungkasnya.

Tana Tidung Sabet Raih Penghargaan di Paritrana Award 2025 Tingkat Kaltara

Tana Tidung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung berhasil meraih 2 penghargaan pada kategori pemerintah daerah dalam ajang Penganugerahan Paritrana Award Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025.

Penghargaan ini sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan sosial bagi pekerja di wilayah Kalimantan Utara.Komitmen itu diwujudkan melalui penyelenggaraan Paritrana Award 2025 di Gedung Gubernur Kaltara lantai di Tanjung Selor.

Sebuah ajang penghargaan bergengsi yang menilai keseriusan pemerintah daerah, desa, hingga pelaku usaha dalam menjalankan program jaminan sosial ketenagakerjaan, baik bagi pekerja formal, informal, maupun pekerja di sektor jasa konstruksiPenyerahan penghargaan dilakukan secara langsung oleh Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, bersama Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kaltara, Ady Hendrata.

Ajang ini merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah Pusat yang diinisiasi Kemenko PMK bersama BPJS Ketenagakerjaan.Gubernur Zainal dalam sambutannya menekankan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai wujud hadirnya negara bagi masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi erat antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota sangat penting untuk memperluas cakupan kepesertaan, termasuk pekerja rentan di sektor nonformal.

“Paritrana Award bukan hanya penghargaan simbolis, tetapi menjadi pengingat bahwa tanggung jawab kita adalah memastikan semua pekerja terlindungi. Dengan sinergi, kita bisa memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus meningkatkan produktivitas daerah,” tegas Gubernur Zainal.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemprov Kaltara pada tahun sebelumnya berhasil membiayai iuran 54.452 pekerja rentan. Program ini berlanjut pada 2025 dengan target bantuan iuran bagi 22.121 pekerja rentan di berbagai wilayah.

“Perlindungan ini tidak hanya berdampak bagi individu, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia di Kaltara,” tegasnya.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan, Ady Hendrata, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan penuh Pemprov Kaltara. Menurutnya, Kaltara menjadi salah satu provinsi yang cukup progresif dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Program ini sejalan dengan visi Presiden dalam menghadirkan lapangan kerja yang berkualitas sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia,” ungkap Ady.

Ia menambahkan, penghargaan Paritrana Award diharapkan dapat mendorong daerah lain, termasuk desa dan pelaku usaha, untuk semakin aktif memastikan para pekerjanya terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.“

Dengan kerja sama erat bersama pemerintah daerah, kami optimistis lebih banyak pekerja rentan bisa terlindungi,” tandasnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan sinergi kuat meningkatkan perlindungan sosial bagi para pekerja.

Kolaborasi strategis ini salah satunya dibuktikan lewat penyelenggaraan Paritrana Award 2025, sebuah penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah, desa, serta pelaku usaha yang memiliki komitmen tinggi terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tanah Tidung, Jaohari mengatakan dalam kategori pemerintah daerah, Kabupaten Tana Tidung penerima penghargaan Anugerah Paritrana Award 2025 Tingkat Provinsi Kaltara 2025.

“Pada kategori Pemerintah Daerah, Kabupaten Tana Tidung juga mendapatkan juara 2 dan pertumbuhan Coverage Share Tertinggi se-Provinsi Kaltara Tahun 2023-2024 juga juara 2,” ungkapnya.

Ia juga berharap, kedepannya seluruh pekerja yang bekerja di wilayah Kabupaten Tana Tidung mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

“Para pemberi kerja atau pelaku usaha juga kami minta untuk berpartisipasi dan lebih aktif lagi dalam melindungi pekerjanya. Sehingga, kedepannya dapat memberikan kesejahteran juga bagi pekerja,” pungkasnya.

Bantu Masyarakat Dapatkan Sembako Murah, Bupati Tana Tidung Buka Kegiatam GPM

Tana Tidung – Sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan lokal, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah di Pusat Taman Kuliner Abdul Aziz, Desa Tideng Pale Timur.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Ibrahim Ali itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang berbondong-bondong hadir sejak pagi untuk memperoleh bahan pangan pokok dengan harga lebih terjangkau.Selain Bupati, hadir pula Wakil Bupati Tana Tidung, jajaran Forkopimda seperti Dandim 0914/TNT dan Kapolres Tana Tidung, para kepala OPD, serta tokoh masyarakat.

Kehadiran unsur pimpinan daerah tersebut menegaskan bahwa persoalan pangan merupakan isu strategis yang harus dihadapi bersama.Dalam sambutannya, Bupati Ibrahim Ali menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Menurutnya, Gerakan Pangan Murah bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah langkah nyata untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Gerakan ini adalah wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan rakyat. Kita ingin memastikan bahwa setiap keluarga, terutama masyarakat kecil, bisa mendapatkan akses pangan yang cukup dengan harga yang terjangkau,” ujar Bupati.

Ibrahim Ali juga mengapresiasi inisiatif Gerakan Pangan Murah yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan. Ia menegaskan program ini selaras dengan visi pembangunan daerah, yakni meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar yang berkelanjutan.

Lebih jauh, Bupati Ibrahim Ali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan ini agar distribusi pangan murah tepat sasaran dan merata.Dengan keterlibatan semua pihak, ia optimistis ketahanan pangan lokal dapat semakin kuat di tengah tantangan ekonomi global yang berdampak pada harga kebutuhan pokok.

“Pangan adalah kebutuhan mendasar yang harus kita jaga bersama. Melalui kebersamaan, kita bisa mewujudkan masyarakat Tana Tidung yang sehat, produktif, dan sejahtera,” pungkasnya.

Pemkab Tana Tidung Libatkan Orang Tua Cegah Generasi dari Judi Online

Tana Tidung – Kelas Orang Tua Hebat resmi dibuka Asisten Administrasi Umum dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Tana Tidung, Uus Rusmanda, di Gedung Pertemuan Bepokot.

Acara ini dihadiri sejumlah perwakilan perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta ratusan keluarga penerima manfaat (KPM).Dengan mengusung tema Orang Tua Hebat Bebaskan Generasi dari Judi Online, kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran bagi orang tua, khususnya bagi keluarga penerima manfaat.

Materi yang diberikan menekankan pentingnya pola asuh positif, perlindungan anak dari berbagai risiko sosial, serta peran keluarga dalam membentuk generasi tangguh yang siap menghadapi tantangan zaman.Uus Rusmanda menegaskan, kelas ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran orang tua mengenai tanggung jawab mereka.

“Tujuan akhirnya adalah membentuk keluarga yang kuat, mencegah terjadinya kekerasan, serta melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan terbebas dari lingkaran kemiskinan,” ujarnya.

Selain menjadi ajang edukasi, kegiatan ini juga dirangkai dengan penyaluran sejumlah bantuan sosial. Adapun bantuan yang disalurkan meliputi makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita kepada 246 KPM, bantuan sembako untuk penyandang disabilitas dan lansia kepada 96 KPM, bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk 46 KPM, serta pemberian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada masyarakat yang berhak menerima.

Menurut Uus, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga mampu memperkuat ketahanan sosial masyarakat Tana Tidung.

“Kami ingin setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, sehingga keluarga tidak hanya bertahan, tetapi juga bisa berkembang. Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi hebat,” katanya.I

a juga menyinggung maraknya praktik judi online yang merambah hingga ke kalangan remaja. Menurutnya, peran orang tua sangat penting dalam mencegah generasi muda terjerumus pada aktivitas merusak tersebut.

“Pemerintah hadir lewat berbagai program, tetapi pondasi utama tetap ada pada keluarga. Orang tua harus menjadi teladan dan pengawas utama bagi anak-anaknya,” tegas Uus.

Pemkab Tana Tidung berharap kegiatan ini menjadi pemicu lahirnya gerakan bersama di masyarakat, di mana keluarga sebagai unit terkecil dapat berperan maksimal dalam melindungi generasi penerus.“Jadi, selain terbebas dari kemiskinan, generasi Tana Tidung juga mampu tumbuh lebih sehat, produktif, dan terbebas dari ancaman perilaku negatif,” tandasnya.

Pembangunan Infrastruktur Menjadi Prioritas Utama Demi Kesejahteraan Masyarakat

Tana Tidung – Pastikan semua proyek berjalan lancar Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali kembali melakukan Monitoring dan Evaluasi di Kecamatan Sesayap Hilir, tepatnya di Desa Bebatu, Desa Bandan Bikis dan Desa Sengkong.

Dalam Monev tersebut Ibrahim Ali didampingi Ketua DPRD dan Anggota DPRD, OPD, PUPR Bina Marga dan Cipta Karya serta pejabat lainnya bersama melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev).

Ada beberapa titik lokasi yang menjadi monitoring Ibrahim Ali yaitu, Pembangunan Jalan Poros Desa Bebatu- Desa Sengkong untuk Tahap 3 Zona B (Bankeu).Selanjutnya, ia melanjutkan monev ke Pembangunan Jalan Desa Bebatu-Bandan Bikis Tahap 2, dan juga mengecek Rekonstruksi Jalan Bebatu-Sengkong yang menggunakan anggaran (DAK TA. 2024) dan Pembangunan Jalan Poros Bebatu-Desa Sengkong Tahap 3.

Kemudian ia bersama pejabat lainnya juga meninjau Pembangunan Masjid Sengkong Tahap 2. Setelah melakukan peninjauan ia pun langsung menuju ke Kecamatan Tana Lia untuk bertemu dan berdiskusi bersama masyarakat Tana Lia.

“Ya harapan saya semoga pembangunan ini berjalan lancar dan sukses sehingga masyarakat bisa sama-sama menikmati hasilnya dan bermanfaat demi pembangunan berkelanjutan dan mewujudkan Kabupaten Tana Tidung yang Lebih baik, Maju dan Sejahtera,”pungkasnya.

Pemkab Tana Tidung Perkuat Koordinasi dengan DJPb Kaltara

Tana Tidung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Utara memperpanjang nota kesepahaman (MoU) tentang sinergi pengelolaan keuangan negara.

Penandatanganan dilakukan di ruang rapat Bupati Tana Tidung, pekan ini.Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, mengatakan perpanjangan kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi pusat.“

Komitmen ini penting untuk memastikan pengelolaan penerimaan negara lebih transparan, akuntabel, dan efektif,” ujarnya.

Kerja sama tersebut meliputi pertukaran data dan informasi perpajakan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha daerah.Targetnya, sinergi ini dapat memperluas pemahaman publik tentang pentingnya kepatuhan pajak dan kontribusinya terhadap pembangunan daerah.

“Melalui MoU itu, Pemkab Tana Tidung dan DJPb Kaltara juga bersepakat menjaga komunikasi yang lebih intensif dalam penyusunan program, serta penguatan kelembagaan pengelolaan keuangan negara di tingkat daerah,” pungkasnya.

Pengisian Jabatan Eselon II Pemkab Tana Tidung Tunggu Waktu

Kaltaraterkini.co.id, Tana Tidung – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, Kaltara segera memulai tahapan pengisian jabatan eselon II yang masih kosong, namun tetap menunggu waktu yang sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.

Wakil Bupati Tana Tidung, Sabri, menyampaikan bahwa proses tersebut baru bisa dimulai setelah tanggal 20 Agustus 2025, sesuai aturan yang mengatur masa enam bulan sebelum dan sesudah pelantikan Kepala Daerah.

“Terkait komposisi pejabat OPD yang kosong, khususnya di eselon II, kita masih menunggu waktu yang sesuai aturan, yakni enam bulan sebelum dan sesudah pelantikan kepala daerah. Tahapan selanjutnya baru bisa dimulai setelah 20 Agustus,” ujar Sabri.

Meski demikian, pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) yang telah dilantik pada 6 Agustus 2025 lalu disebut telah sesuai prosedur.Pelantikan dilakukan atas dasar surat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Untuk Sekda, pelantikannya sudah berdasarkan surat rekomendasi dari Kemendagri, yang memberikan kewenangan kepada Bupati untuk melakukan pelantikan,” jelasnya.

Sabri mengatakan, saat ini Sekda Tana Tidung yang baru telah diberikan tugas oleh Bupati untuk membentuk panitia seleksi pengisian jabatan di organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih kosong.

“Pak Sekda sudah diberi tugas menyusun panitia untuk pelantikan kepala-kepala OPD yang kosong, tentu tetap mengacu pada regulasi melalui asesmen dan tahapan lainnya,” tambahnya.

Rencana pelantikan pejabat definitif di sejumlah OPD dijadwalkan bakal berlangsung dalam waktu dekat, yakni sekitar bulan September 2025.Sabri juga mengungkapkan, selama ini banyak jabatan kepala OPD yang diisi oleh pelaksana tugas (Plt).Namun, demi memastikan roda pemerintahan tetap berjalan, penunjukan Plt dilakukan secara menyeluruh

.“Karena OPD tidak boleh kosong kepalanya, jadi tetap diisi meskipun statusnya Plt. Sekarang sudah mulai dilakukan perombakan untuk beberapa posisi Plt Kadis,” tandasnya.