Beranda blog Halaman 20

Sekprov Apresiasi Kinerja ASN dan Dorong Penguatan Tata Kelola

Ktaraterkini.co.id, TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M., memimpin apel pagi gabungan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara di Lapangan Agathis, Senin (11/5).

Dalam arahannya, Sekprov Denny menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah dan aparatur sipil negara (ASN) atas dedikasi dan kontribusi yang terus diberikan dalam mendukung pembangunan daerah.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman khususnya di perangkat daerah yang terus memberikan yang terbaik untuk Kaltara,” ujar Denny.

Denny menyampaikan bahwa berbagai capaian yang diraih Pemprov Kaltara dalam beberapa waktu terakhir merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah. Di antaranya, Kaltara berhasil meraih penghargaan sebagai Pemerintah Provinsi dengan Persentase Transaksi Belanja Produk Usaha Mikro Kecil (UMK) Terbesar Tahun 2025 pada ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026.

Selain itu, Kaltara juga memperoleh apresiasi sebagai provinsi terbaik dalam menurunkan tingkat pengangguran di regional Kalimantan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 dan menerima insentif fiskal sebesar Rp3 miliar dari pemerintah pusat.

Pada kesempatan tersebut, Denny turut mengingatkan pentingnya tindak lanjut hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI setelah dilaksanakan _exit meeting_, sebagai upaya penguatan tata kelola pemerintahan yang baik. Ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam menyelesaikan berbagai tindak lanjut yang masih berproses.

“Saya berharap hal-hal yang masih memerlukan tindak lanjut dapat segera diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Inspektorat Provinsi Kaltara akan terus melakukan pendampingan dan koordinasi terhadap proses penyelesaian tindak lanjut tersebut. Di akhir arahannya, Denny juga mengajak seluruh ASN untuk bijak menyikapi berbagai informasi, khususnya di media sosial, serta terus menjaga semangat dan etos kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Jaga semangat, jaga kesehatan, dan terus tingkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pesannya.

Usai apel gabungan, turut dilakukan penyerahan piagam penghargaan penilaian maladministrasi pelayanan publik tahun 2025 kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Panti Sosial Tresna Werdha Marga Rahayu yang diterima langsung oleh kepala UPT terkait. (dkisp)

Lantik 39 PNS Baru, Bupati Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Kaltaraterkini.co.id, TANA TIDUNG – Sebanyak 39 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun Anggaran 2024 resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung setelah mengikuti pengambilan sumpah dan janji jabatan di Pendopo Lumbung Taka, Senin (11/5/2026).

Pengambilan sumpah dipimpin Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali dengan dihadiri Wakil Bupati, pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, para asisten, hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, saya menyampaikan selamat kepada para CPNS yang hari ini resmi diangkat menjadi PNS. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan proses panjang yang telah dilalui,” ujarnya.

Dari total 39 peserta yang dilantik, sebanyak 27 orang menempati jabatan fungsional, sementara 12 lainnya berada pada jabatan pelaksana. Bupati menegaskan pengambilan sumpah dan janji menjadi komitmen moral dan profesional dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.

Ia meminta para PNS baru menjaga integritas, menaati aturan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

“Sumpah yang diucapkan hari ini harus tercermin dalam perilaku kerja sehari-hari. ASN dituntut bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan memegang teguh aturan,” katanya.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan profesionalitas di tengah tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang.

Menurutnya, aparatur sipil negara harus mampu bekerja secara efektif, memahami tugas pokok dan fungsi, serta terus meningkatkan kemampuan sesuai kebutuhan pelayanan masyarakat.

“Pelajari tugas dan fungsi masing-masing, kuasai regulasi, serta terus tingkatkan kemampuan. ASN tidak hanya dituntut bekerja, tetapi juga memberikan hasil kerja yang baik dan terukur,” tegasnya.

Ia turut mengingatkan pentingnya pelayanan publik yang cepat, tepat, dan humanis agar kehadiran ASN benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.“

Setiap pelayanan yang diberikan harus membawa manfaat nyata. Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan berikan pelayanan yang ramah serta responsif,” pungkasnya.

Hadiri HUT ke-8 Kawulo Alit, Wagub Ajak Masyarakat Perkuat Harmoni Sosial di Kaltara

Kaltaraterkini.co.id, TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur Ingkong Ala menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Kawulo Alit yang digelar di Jalan Perjuangan, Sabanar Baru, Tanjung Selor, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung penuh kebersamaan dengan mengusung tema “Membumikan Kemajemukan Merawat Gotong Royong”. Dalam sambutannya, Wagub menegaskan pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat di Kalimantan Utara. Menurutnya, kemajemukan yang dimiliki Kaltara merupakan kekuatan sekaligus aset daerah yang harus dirawat bersama.

“Keberagaman yang ada di Kaltara harus menjadi perekat persaudaraan, bukan pemisah. Dengan komunikasi yang inklusif dan semangat gotong royong, kita dapat menjaga persatuan serta membangun daerah secara bersama-sama,” ujar Ingkong Ala.

Ia juga mengapresiasi keberadaan Kawulo Alit yang selama ini dinilai turut berkontribusi dalam mempererat hubungan sosial antarwarga. Momentum sewindu organisasi tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.Peringatan HUT ke-8 Kawulo Alit berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Sejumlah tokoh masyarakat, anggota komunitas, dan warga setempat turut hadir memeriahkan kegiatan tersebut.Di akhir sambutannya, Wagub menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Kawulo Alit serta berharap semangat kebersamaan terus terjaga demi kemajuan daerah.

“Dirgahayu ke-8 Kawulo Alit. Semoga semangat kebersamaan terus terjaga demi Kaltara yang maju dan sejahtera,” tutupnya. (dkisp)

Kaltara Mulai Pemutakhiran Data dan Kartu Layanan Penyandang Disabilitas

Kaltaraterkini.co.id, KOTA TARAKAN – Komitmen menghadirkan pelayanan yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas terus diperkuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Kick-Off Pemutakhiran Data dan Kartu Layanan Penyandang Disabilitas Kaltara, Kamis (7/5).

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Tarakan, Kamis (7/5), dibuka Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa dan Pemerintahan, Robby Yuridi Hatman, S.Sos., M.T.

Dalam sambutannya, Robby menegaskan bahwa akurasi data menjadi bagian penting dalam merancang kebijakan dan layanan yang tepat sasaran bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, pendataan ini bukan sekadar administrasi, tetapi menjadi langkah untuk memetakan jenis disabilitas, tingkat hambatan, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Penyandang disabilitas bukan objek pembangunan, tetapi bagian penting yang memiliki hak dan potensi yang sama dalam pembangunan daerah,” kata Robby.

Suasana kegiatan juga terasa istimewa dengan kehadiran Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath, bersama Counsellor Governance and Human Development, Joanna O’Shea melalui program SKALA yang mendukung penguatan layanan dasar inklusif di daerah.

Dalam prosesnya, pendataan dilakukan secara terintegrasi melalui aplikasi SIJOSKU dengan mekanisme pelayanan empat tahapan, mulai dari registrasi, skrining medis dan fungsional, pemutakhiran data kependudukan, hingga penerbitan kartu layanan penyandang disabilitas.

Robby menjelaskan bahwa pembekalan yang dilakukan kepada petugas bertujuan meningkatkan kapasitas teknis sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor agar pelayanan yang diberikan lebih optimal.

“Koordinasi yang baik penting agar pelayanan benar-benar terintegrasi dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi tahap uji coba lapangan untuk mengidentifikasi berbagai kendala teknis sebelum diterapkan secara luas di seluruh kabupaten dan kota di Kaltara. Program ini melibatkan berbagai perangkat daerah seperti Bapperida, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Disdukcapil, serta dukungan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Kaltara dalam proses penilaian disabilitas secara profesional.

Di akhir kegiatan, penyerahan Kartu Layanan Penyandang Disabilitas secara simbolis menjadi tanda nyata komitmen pemerintah dalam membuka akses layanan kesehatan, pendidikan, dan ketenagakerjaan yang lebih luas bagi penyandang disabilitas di Bumi Benuanta. (dkisp)

Gubernur Dorong Penguatan Sektor Kelautan dan Perikanan Kaltara Bersama KKP RI

Kaltaraterkini.co.id, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat pengembangan sektor kelautan dan perikanan melalui sinergi bersama Pemerintah Pusat.

Hal ini ditandai dengan audiensi Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., bersama Wakil Menteri (Wamen) Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia (RI), Laksamana TNI (Purn.) Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Jakarta, Kamis (7/5).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Zainal menyampaikan sejumlah usulan strategis untuk mendukung penguatan sektor kelautan dan perikanan di Kaltara.

Beberapa di antaranya yakni usulan pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih di Tanah Merah Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung, Tana Kuning Kabupaten Bulungan, serta Basamba Kabupaten Nunukan.

Selain itu, dibahas pula rencana pengembangan budidaya lobster secara berkelanjutan melalui penyediaan benih dan pengolahan pakan mandiri di Kaltara.

Pemprov Kaltara juga mengusulkan dukungan sarana dan prasarana alat apung bagi petani rumput laut, pengembangan budidaya air tawar, hingga penguatan konservasi mangrove dan tambak ramah lingkungan.

Tidak hanya itu, potensi ekspor langsung hasil sumber daya perikanan laut dari Kaltara ke luar negeri turut menjadi perhatian dalam audiensi tersebut.

Zainal menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI terhadap pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Kaltara.

“Wamen menyampaikan dukungan penuh untuk pembangunan sektor perikanan dan kelautan di Kaltara serta berencana berkunjung langsung ke Kaltara,” kata Zainal.

Ia juga mengungkapkan komitmen KKP RI untuk memberikan bantuan kapal bagi Kaltara guna mendukung aktivitas nelayan dan penguatan sektor perikanan daerah.

Ke depan, Pemprov Kaltara akan mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk memperbarui dan menambah usulan titik Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah Kaltara.

Selain itu, Pemprov Kaltara juga berharap berbagai proyek dan program strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat diprioritaskan di Bumi Benuanta.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pengusaha sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor kelautan dan perikanan di Kaltara. (dkisp)

Gubernur Dialog Bersama Sopir Truk, Utamakan Solusi dan Kepastian Usaha

TANJUNG SELOR – Di tengah upaya menjaga kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus membangun ruang komunikasi bersama berbagai pihak guna mencari solusi yang baik dan berkelanjutan.

Suasana tersebut terlihat saat Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menerima langsung aspirasi sejumlah sopir truk dari Bulungan di Halaman Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (7/5).

Dalam suasana yang berlangsung hangat dan terbuka, para sopir menyampaikan harapan terkait kelancaran aktivitas usaha galian C dan operasional angkutan material di lapangan. Menanggapi hal tersebut, Zainal menyampaikan bahwa Pemprov Kaltara sebelumnya telah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak guna mendukung penyelesaian administrasi dan legalitas usaha secara bertahap.

“Kami terus membangun komunikasi agar persoalan ini dapat diselesaikan bersama,” kata Zainal.

Ia menuturkan bahwa Pemprov Kaltara pada prinsipnya mendukung kegiatan usaha yang berjalan sesuai ketentuan dan mengedepankan proses penyelesaian administrasi secara bertahap.

Menurutnya, penyelesaian dokumen perizinan menjadi bagian penting dalam menciptakan kepastian usaha sekaligus menjaga tata kelola kegiatan pertambangan agar berjalan lebih tertib dan berkelanjutan. Dalam mendukung proses tersebut, Pemprov Kaltara memberikan waktu hingga Desember 2026 agar penyelesaian administrasi dan legalitas dapat dilakukan secara optimal.

Setelah penyampaian aspirasi dan dialog berlangsung, para peserta meninggalkan lokasi dengan tertib dan kondusif.

Melalui komunikasi yang terus terjalin, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan baik seiring proses penyelesaian administrasi yang terus dilakukan pemerintah daerah dan para pelaku usaha. (dkisp)

Perkuat Hubungan Bilateral, Kaltara Jajaki Kolaborasi dengan Filipina

Kaltaraterkini.co.id, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus membuka peluang kerja sama internasional guna mendorong peningkatan pembangunan dan perekonomian daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kalatara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., saat menerima audiensi rombongan Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Filipina yang berkantor di Kota Manado, Sulawesi Utara, di Ruang Kerja Gubernur Kaltara, Rabu (6/5).

Gubernur Zainal menegaskan bahwa langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral antarnegara, khususnya dalam pengembangan potensi daerah.

“Ini salah satu langkah konkret untuk memperkuat hubungan bilateral,” kata Zainal.

Salah satu bentuk kerja sama yang ditawarkan adalah program Sister City atau kota kembar, yakni kerja sama jangka panjang antarwilayah yang mencakup pertukaran budaya, pendidikan, pariwisata hingga teknologi.

Ia menyebutkan, sektor prioritas yang dapat dikembangkan meliputi perikanan, kelautan, serta peningkatan sumber daya manusia (SDM), termasuk peluang pertukaran tenaga kerja yang didukung teknologi.

“Kaltara dan Filipina memiliki kedekatan wilayah, seperti Tawi-Tawi dan Zamboanga, yang potensial menjadi acuan kerja sama sister city karena kesamaan potensi,” jelasnya.

Ke depan, Konjen Filipina juga berencana membuka kantor perwakilan di Kota Tarakan guna memperkuat koordinasi dan mempermudah realisasi kerja sama yang akan dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU).Zainal menyatakan kesiapan Pemprov Kaltara untuk mendukung kelancaran kerja sama tersebut.

“Kami siap membantu mencari solusi jika ada kendala,” tegasnya.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Konjen Republik Filipina di Manado HON. Mary Jennifer Domingo Dingal, Philippine Navy Letkol Laut Efren Ryan I Fajardo, Border Crossing Officer Tarakan ISC Glenn B. Macopia, Assistance to Nationals Officer Smith Anthony De Los Angeles, serta Liaison Officer Raymond Wagiu. (dkisp)

Gubernur Buka KIF 2026, Dorong Investasi Pariwisata dan Hilirisasi di Kaltara

Kaltaraterkini.co.id, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat langkah mendorong pertumbuhan investasi berkelanjutan melalui sektor pariwisata dan hilirisasi industri.

Komitmen tersebut ditandai dengan dibukanya Kaltara Investment Forum (KIF) 2026 oleh Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (7/5) pagi.

Kegiatan bertema “Encouraging Sustainable Investment Growth in North Kalimantan Through Tourism and Downstreaming” ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan investor dalam mendukung transformasi ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan investor yang hadir dalam forum tersebut. Ia menilai tema yang diangkat mencerminkan arah pembangunan Kaltara yang fokus pada penguatan ekonomi berkelanjutan melalui investasi sektor unggulan.

“Peningkatan aktivitas investasi, khususnya pada sektor pariwisata dan hilirisasi, diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat struktur ekonomi yang lebih tangguh,” kata Zainal.

Menurutnya, investasi tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya beli masyarakat, hingga mendukung pengendalian inflasi. Dalam kesempatan itu.

Zainal juga menyampaikan realisasi investasi Kaltara pada Triwulan I Tahun 2026 telah mencapai lebih dari Rp11 triliun atau sekitar 36 persen dari target tahunan sebesar Rp30,550 triliun. Ia menegaskan capaian tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Kaltara terus meningkat.

“Ini menjadi fondasi kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemprov Kaltara juga menawarkan sejumlah proyek investasi unggulan yang telah siap ditawarkan kepada investor, mulai dari hilirisasi sektor perikanan seperti udang windu, bandeng, kepiting, dan rumput laut, hingga pengembangan industri peternakan dan pariwisata.

Selain itu, peluang investasi juga terbuka di Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) yang saat ini telah diisi sejumlah tenant strategis.

“Saat ini sudah ada tenant seperti PT Kalimantan Aluminium Industri, PT Kaltara Power Indonesia, dan PT Taikun Petrochem. Artinya peluang investasi di Kaltara masih sangat terbuka,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Zainal berharap KIF 2026 dapat memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan kemitraan antara pemerintah dan investor, baik nasional maupun internasional.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemprov Kaltara dengan investor, serta penyerahan cendera mata khas daerah kepada para calon investor yang hadir. (dkisp)

Gubernur Dukung Penuh Eksplorasi Migas PHI di Mangkupadi dan Maratua

Kaltaraterkini.co.id, TANJUNG SELOR – Rencana pengeboran eksplorasi migas di wilayah Kaltara mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat menerima audiensi jajaran PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional 3 Zona 10 di Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (7/5).

Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis bagi jajaran manajemen baru PHI untuk memperkenalkan diri sekaligus memaparkan rencana kerja eksplorasi migas di wilayah Kaltara, termasuk rencana pengeboran di wilayah Mangkupadi dan Blok Maratua.

Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap rencana operasional PHI di Kaltara. Ia menegaskan pemerintah daerah siap membantu kelancaran proses administrasi guna mendukung investasi sektor hulu migas.

“Saya memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada teman-teman PHI untuk pelaksanaan kegiatan di Mangkupadi. Hal-hal yang berhubungan dengan administrasi akan kami dukung sepenuhnya,” ujarnya.

Selain mendukung investasi, Zainal juga berharap kontribusi perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dapat membantu peningkatan konektivitas daerah, khususnya akses jalan menuju kawasan industri Tanah Kuning. Ia juga mendorong percepatan penyediaan energi bagi masyarakat melalui pembangunan Pertashop yang dapat melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kaltara.

“Kami berharap dukungan CSR untuk perbaikan akses jalan ke Tanah Kuning agar bisa terealisasi tahun ini. Selain itu, kami juga berharap bantuan pembangunan Pertashop agar masyarakat lebih cepat menikmati layanan energi,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Zainal turut menyinggung potensi pengelolaan migas di wilayah perbatasan Ambalat. Ia menyampaikan pandangan agar pengelolaan potensi tersebut dapat dilakukan secara optimal demi kepentingan bersama.

Sementara itu, General Manager (GM) PHI Regional 3 Zona 10, Dharmapala, menyampaikan komitmennya untuk memaksimalkan potensi migas di wilayah Kaltara. Dharmapala menjelaskan bahwa salah satu agenda utama tahun ini adalah kegiatan pengeboran eksplorasi di Wilayah Kerja Maratua yang dikelola PHE Lepas Pantai Bunyu.

“Kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memaparkan kegiatan utama Zona 10 tahun ini dan beberapa tahun ke depan, termasuk pengeboran eksplorasi di Wilayah Kerja Maratua,” ungkap Dharmapala.

Untuk mendukung kelancaran operasional, PHI juga berharap dukungan pemerintah daerah dalam mobilisasi rig dan peralatan, termasuk penyediaan data jembatan guna mempermudah mitigasi teknis sejak awal pelaksanaan kegiatan.

Audiensi tersebut menjadi sinyal penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan sektor industri migas dalam mendukung pembangunan dan investasi di Bumi Benuanta. (dkisp)

Gubernur Terima Kunjungan Wadubes Australia, Perkuat Kerja Sama Layanan Publik

Kaltaraterkini.co.id,TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menerima kunjungan resmi Wakil Duta Besar (Wadubes) Australia untuk Indonesia, Gita Kamath beserta rombongan di Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (6/5).

Kunjungan ini menjadi momentum penguatan kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan Australia, khususnya dalam peningkatan kualitas layanan publik, pendidikan inklusif, serta tata kelola fiskal daerah. Sebelumnya, rombongan Wadubes Australia telah meninjau langsung implementasi program kerja sama di SD Negeri 015 Tanjung Selor dan Kantor Bersama Samsat Bulungan.

Mewakili Gubernur Kaltara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kaltara, Bertius, S.Hut, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Australia melalui Program SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar) dan Program INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia).

“Dampaknya terasa, terutama dalam meningkatkan kepercayaan publik,” ujarnya.

Ia menyebutkan sejumlah inovasi yang lahir dari program tersebut, seperti layanan pajak ramah disabilitas melalui SADAR BENUANTA dan pengembangan Pajak Kendaraan di Atas Air (PKAA). Tak hanya itu, hadir pula Forum Mentari (Menyerap Aspirasi untuk Setara dan Inklusi) Kaltara sebagai ruang dialog inklusif, serta penguatan sektor pendidikan melalui Program INOVASI.

Menurutnya, langkah-langkah ini menunjukkan arah pembangunan Kaltara yang semakin terbuka dan berpihak kepada semua lapisan masyarakat. Sementara itu, Wadubes Australia Gita Kamath mengapresiasi komitmen Pemprov Kaltara dalam meningkatkan layanan publik, khususnya melalui Program SKALA dan INOVASI.

“Kami ingin memastikan pendidikan yang lebih bermutu dan inklusif, termasuk bagi anak-anak penyandang disabilitas,” ujarnya.

Di sela kunjungan, delegasi Australia juga dijadwalkan mengunjungi Monumen Australia di Tarakan, yang menjadi pengingat hubungan historis kedua negara sejak masa Perang Dunia II.

Gita menilai terdapat ikatan sejarah yang kuat antara Indonesia dan Australia, yang menjadi dasar penting dalam mempererat kerja sama ke depan.

“Kami terkesan dengan layanan publik di Kaltara yang semakin inklusif dan responsif,” pungkasnya.

Sebagai bentuk penghormatan, Gubernur Zainal menyerahkan cendera mata khas daerah berupa Sesingal, Batik Kaltara, dan manik-manik kepada Wadubes Australia. (dkisp)