Beranda blog Halaman 38

Perkuat Penyediaan Data Pemkab Tana Tidung Resmi Jalin MoU Statistik Bersama BPS Kaltara

Tana Tidung – Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Setda Kabupaten Tana Tidung, Uus Rusmanda, A.Ks., M.HP., menghadiri peresmian Gedung Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara.

Kegiatan tersebut dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara BPS Kabupaten Tana Tidung dan BPS Provinsi Kalimantan Utara.Acara peresmian gedung baru BPS Kaltara ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat infrastruktur statistik di wilayah provinsi termuda di Indonesia tersebut.

Kehadiran gedung baru diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan, akurasi penyajian data, serta memperkuat koordinasi lintas lembaga pemerintah.Dalam agenda yang sama, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara BPS Kabupaten Tana Tidung dan BPS Provinsi Kalimantan Utara sebagai bentuk kerja sama strategis dalam penyediaan data yang lebih terpadu, valid, dan dapat dipertanggung jawabkan.

Kerja sama ini menjadi landasan penting dalam mendukung pembangunan daerah melalui data yang akurat dan berkualitas.

Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Setda Tana Tidung, Uus Rusmanda, menyampaikan bahwa pemerintah daerah menyambut baik sinergi tersebut. Menurutnya, data statistik yang kuat menjadi fondasi perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.

“Kerja sama ini sangat penting untuk mendorong penyusunan kebijakan berbasis data yang lebih akurat, serta mendukung perencanaan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Peresmian gedung baru dan penandatanganan nota kesepahaman ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah dan BPS, sekaligus meningkatkan kualitas layanan statistik bagi seluruh pemangku kepentingan di Kalimantan Utara.

Permudah Akses Beasiswa Ibrahim Ali Luncurkan ATM KTT Pintar

Tana Tidung – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung resmi meluncurkan ATM Beasiswa dan menyerahkan Beasiswa KTT Pintar pada Sabtu malam di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Joesoef Abdullah.

Agenda ini menjadi langkah baru dalam pemanfaatan teknologi untuk mempercepat dan mempermudah akses bantuan pendidikan bagi pelajar di daerah tersebut.Acara peluncuran turut dihadiri Bupati Tana Tidung, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK dan Bunda PAUD Tana Tidung, Sekretaris Daerah, para Kepala OPD, Camat, Pimpinan Cabang Bankaltimtara Tideng Pale, Manager PT Adindo Duta Perkasa, serta Dewan Pendidikan Kabupaten Tana Tidung.

Dalam sambutannya, Bupati Tana Tidung menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang telah memungkinkan hadirnya fasilitas ATM beasiswa.

Menurutnya, inovasi ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan akses pendidikan.Bupati menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam program beasiswa menjadi langkah strategis untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan efisien.

“Peluncuran ATM beasiswa ini memudahkan para pelajar berprestasi maupun pelajar dari keluarga kurang mampu dalam mengakses bantuan pendidikan secara lebih cepat dan akuntabel,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung keberlanjutan program KTT Pintar, sehingga generasi muda Tana Tidung semakin siap berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Bupati berharap program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Tana Tidung.Program ATM Beasiswa KTT Pintar menjadi salah satu terobosan baru pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem bantuan pendidikan yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.

Amankan Festival Tari Kreasi Stakeholder Tana Tidung, Siagakan Ratusan Personel Pengamanan

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Lebih dari 100 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama festival tari kreasi daerah pesisir dan pedalaman serta event Menturus Season 3 di RTH Joesoef Abdullah, Kabupaten Tana Tidung (KTT), pada 21–27 November 2025.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tana Tidung selaku koordinator pengamanan melakukan sejumlah langkah antisipasi, termasuk pemeriksaan pengunjung yang berpotensi membawa atau mengonsumsi minuman keras serta pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan.

Plt. Kasat Pol PP Tana Tidung, M. Arief Prasetiawan, mengatakan pengamanan diperketat berdasarkan pengalaman kegiatan sebelumnya.

“Tidak hanya keresahan masyarakat seperti minuman keras, kami juga mengantisipasi kemacetan, laka lantas, dan upaya penyelamatan lainnya. Kami melibatkan Dishub, TNI, Polri—khususnya Lantas—serta PMK. Semua sudah memiliki tupoksi masing-masing,” ujarnya,

Ia juga mengimbau masyarakat menjaga keamanan lingkungan dengan mematikan kompor sebelum keluar rumah, mengunci pintu dan jendela, serta mencabut kunci motor sebelum diparkir.

Menurutnya, kelalaian kecil dapat memicu tindak kejahatan ketika warga sedang berada di keramaian. Dimana Dua posko kesehatan dan penyelamatan telah disiapkan, masing-masing di depan Pasar Imbayud Taka dan di sekitar area panggung. Warga diminta segera melapor apabila menemukan situasi yang berpotensi menimbulkan keresahan.

“Lebih dari seratus personel kita siapkan untuk pengamanan dari tim gabungan,” pungkasnya.

Buka Festival Tari Kreasi, Bupati Tana Tidung Rayakan Keberagaman Budaya Pesisir dan Pedalaman

Tana Tidung – Malam pembukaan Festival Tari Kreasi Daerah Pesisir dan Pedalaman berlangsung meriah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Joesoef.

Bupati Tana Tidung secara resmi membuka kegiatan yang menjadi ruang ekspresi seni, ajang apresiasi budaya, sekaligus wadah silaturahmi masyarakat lintas wilayah pesisir dan pedalaman.Dalam sambutannya, Bupati Tana Tidung menyampaikan pesan penuh semangat tentang pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal sebagai identitas bangsa.

Ia menegaskan bahwa kekayaan tradisi daerah harus terus dikembangkan dan diwariskan kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perubahan zaman.

“Festival ini menjadi momentum strategis untuk mengenalkan kembali ragam tarian kreasi yang tumbuh dari budaya pesisir maupun pedalaman di Tana Tidung,” ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk terus aktif dalam pelestarian seni tari tradisional sebagai wujud cinta tanah air dan kebanggaan terhadap warisan budaya daerah. Menurutnya, festival ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana edukasi yang memperkuat karakter budaya dan mempererat rasa persaudaraan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati memberikan apresiasi kepada panitia, para seniman, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan festival. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjadi agenda budaya tahunan yang memberi inspirasi serta berdampak positif bagi pembangunan daerah yang berwawasan budaya.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tana Tidung, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Tana Tidung, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Kepala OPD, Wakil Ketua TP PKK, jajaran instansi vertikal sipil dan militer, perbankan, kepala desa se-Kabupaten Tana Tidung, tokoh adat, serta masyarakat dari berbagai wilayah.

Sebagai penutup malam pembukaan, artis Ibu Kota Budi Doremi hadir menghibur ribuan masyarakat yang memadati area RTH Joesoef Abdullah, menambah semarak festival yang menjadi kebanggaan budaya Kabupaten Tana Tidung ini.

Bupati Tana Tidung Lepas Peserta Menturus Season 3

Tana Tidung – Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali melepas langsung peserta Menturus Season 3 dalam kegiatan yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Joesoef Abdullah. Ratusan peserta dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti ajang yang tengah menjadi fenomena olahraga di banyak daerah.

Sebelum melepas peserta, Bupati Tana Tidung menyampaikan sambutan yang menegaskan pentingnya budaya hidup sehat bagi masyarakat.

Ia menyebut bahwa fenomena Menturus yang kini ramai dilaksanakan di berbagai daerah bukan sekadar tren, tetapi juga momentum untuk menggerakkan masyarakat.

“Kegiatan Menturus saat ini yang lagi tren dilaksanakan di berbagai daerah, juga merupakan wujud komitmen kita untuk membangun budaya hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat,” ujar Bupati.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai lebih dari sekadar olahraga semata, karena dapat menjadi ruang kebersamaan dan penguatan hubungan sosial.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap kita semua dapat meningkatkan kebugaran jasmani, mempererat tali persaudaraan, dan menumbuhkan semangat sportivitas. Mari jadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari demi mewujudkan masyarakat Tana Tidung yang sehat, kuat, dan produktif,” ungkapnya.

Acara pembukaan Menturus Season 3 turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh daerah, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Tana Tidung, Dandim 0914/TNT beserta istri, Kapolres Tana Tidung beserta istri, Sekretaris Daerah, para Kepala OPD, Wakil Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Tana Tidung,

pimpinan perbankan se-Kabupaten Tana Tidung, serta Ketua KONI Kabupaten Tana Tidung.Kegiatan berlangsung meriah dengan semangat sportif peserta yang mengikuti jalur olahraga sambil menikmati suasana pagi di kawasan RTH Joesoef Abdullah.

Pemerintah daerah berharap melalui kegiatan seperti Menturus, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat akan terus meningkat dari waktu ke waktu.

2026 Puspem Siap Jadi Wajah Baru Pembangunan Tana Tidung

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Tana Tidung diproyeksikan akan mulai ditempati pada tahun 2026. Rencana ini mencakup kantor Bupati dan kantor DPRD Tana Tidung yang baru, menandai babak baru dalam administrasi pemerintahan daerah.

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, menyatakan bahwa target tersebut bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Tana Tidung yang ke-19.

“Pada Hari Ulang Tahun Tana Tidung yang ke-19 nanti pada 2026 target kita pemerintahan kita akan pindah ke pusat pemerintahan yang baru,” kata Ibrahim Ali.

Pemerintah daerah optimis dapat menempati fasilitas baru ini, bahkan berencana untuk mengadakan paripurna HUT Tana Tidung serta upacara 17 Agustus di lokasi tersebut. Persiapan terus dilakukan untuk memastikan semua berjalan sesuai jadwal dan harapan masyarakat.

“Target kita kalau tidak ada halangan pada 2026 kita akan menempati kantor bupati yang baru dan kantor DPRD yang baru, dan Insya Allah kalau tidak ada halangan akan paripurna HUT Tana Tidung termasuk upacara 17 Agustus,” jelas Ibrahim Ali.

Pernyataan ini menunjukkan ambisi besar pemerintah daerah untuk merayakan momen bersejarah di lokasi baru.Proyek pembangunan ini telah dimulai dengan peletakan batu pertama pada tahun 2023.

Meskipun ada sedikit deviasi dalam pengerjaan, Ibrahim Ali memastikan bahwa hal tersebut tidak signifikan dan masih dalam batas toleransi. Kondisi pembangunan Puspem saat ini sudah sesuai rencana yang telah ditetapkan.

Ia menjelaskan Pekerjaan untuk Kantor Bupati, khususnya gedung A dan B, kini fokus pada penyelesaian interior seperti pemasangan tegel dan plafon. Hal serupa juga berlaku untuk kantor DPRD.

“Insya Allah pada 2026 kita konsen ke interior dan meubeler kita optimistis 2026 sudah dapat ditempati,” tambahnya.

Proyek Ambisius di Lahan Luas pusat Pemerintahan Tana Tidung yang baru dibangun di atas lahan seluas 440 hektare, berlokasi di wilayah Tideng Pale. Luasnya lahan ini memungkinkan pengembangan fasilitas yang komprehensif dan modern untuk mendukung kinerja pemerintahan.

Rencana strategis proyek secara keseluruhan di kawasan Puspem sangat ambisius. Ini mencakup pembangunan kantor Bupati Tana Tidung yang terdiri dari tiga gedung utama, yakni gedung utama, gedung A, dan gedung B. Selain itu, akan dibangun juga kantor DPRD, Auditorium, Taman Budaya, serta kawasan akses dan fasilitas pendukung lainnya.

Bupati Ibrahim Ali menekankan bahwa proyek Puspem ini adalah hasil dari perjuangan bersama.

“Puspem itu buah perjuangan kita semua masyarakat, pemda dan eksekutif dan legislatif, stake holder juga didukung TNI dan Polri,” ujarnya.

Ini menunjukkan kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan visi pembangunan ini.Keistimewaan lain dari proyek ini adalah kepemilikan lahan.

“Dan hari ini kita bisa melihat pusat pemerintahan yang menjadi semangat kita bahwa pusat pemerintahan itu dibangun di kawasan 440 hektare yang mana area tersebut 100 persen menjadi aset Pemerintah Kabupaten Tana Tidung,” Pungkasnya.

Diikuti 89 Grop Penari, Ibrahim Ali Buka Festival Tari Pesisir Tana Tidung

Kaltaraterkini.co.id,KABUPATEN TANA TIDUNG – Festival Tari Kreasi Daerah Pesisir dan Pedalaman se-Kalimantan Utara 2025 resmi dibuka Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, di RTH. H. Joesoef Abdullah Tideng Pale.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan kulintang bersama Ketua TP PKK Vamelia Ibrahim, Wabup Sabri didampingi unsur Forkopimda.Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa festival tahunan ini bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam menjaga dan mengembangkan budaya daerah.

“Festival ini bukan hanya menampilkan keindahan seni, tetapi juga mempertegas komitmen kita dalam melestarikan budaya sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Ibrahim menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dan besarnya partisipasi peserta dari berbagai wilayah di Kalimantan Utara.Menurutnya, kehadiran para seniman pesisir dan pedalaman memperkaya ragam ekspresi budaya sekaligus menghadirkan kompetisi yang sehat dan penuh kreativitas.

“Ini bentuk penghargaan pemerintah kepada para seniman yang telah mempersiapkan diri dan mendedikasikan waktu untuk tampil di Tana Tidung,” kata Bupati.

Tak hanya menyuguhkan pentas seni, festival yang berlangsung 21–27 November ini juga diiringi geliat ekonomi masyarakat.Sebanyak 99 UMKM lokal berdiri di area kegiatan—seluruhnya disediakan gratis oleh pemerintah daerah.

“Ini bukan hanya ruang berekspresi bagi seniman, tetapi juga menggerakkan ekonomi kita. Semua stand UMKM adalah pelaku lokal, dan tidak ada biaya sewa,” pungkasnya.

Bupati Tana Tidung Terima Kunjungan Rombongan Kejati Kaltara

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung menerima kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara, Yudi Indra Gunawan, pada Kamis pekan ini. Pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Wakil Bupati tersebut menjadi forum penting untuk memperkuat koordinasi terkait pembangunan dan tata kelola pemerintahan.

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, didampingi Wakil Bupati Sabri, menyambut langsung kedatangan rombongan Kejati Kaltara. Hadir pula unsur Forkopimda, termasuk Dandim 0914 dan Kapolres Tana Tidung, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan sinergi antar lembaga.

Ibrahim Ali menilai kunjungan tersebut memberi dorongan positif bagi pemerintah daerah dalam menjalankan program strategis. Menurutnya, kolaborasi dengan Kejati sangat penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan hukum.

“Kami memandang kunjungan ini sebagai sinyal kuat untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. Sinergi dengan Kejati sangat diperlukan agar pembangunan berjalan bersih dan terarah,” ujar Ibrahim ali.

Ia menegaskan Pemkab Tana Tidung siap meningkatkan keterbukaan serta koordinasi dalam setiap agenda pembangunan.

“Kami berharap kerja sama ini makin solid sehingga pelayanan publik dapat meningkat dan masyarakat mendapatkan hasil pembangunan yang lebih nyata,” pungkasnya.

Utamakan Program Pembangunan Tana Tidung, Bupati Lakukan Penyesuaian TPP ASN, Dampak Dari Pemotongan TKD

Tana Tidung – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung mulai menyiapkan langkah penyesuaian strategis untuk menjaga layanan publik tetap berjalan di tengah penurunan signifikan Transfer ke Daerah (TKD) pada 2026.

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, menyampaikan bahwa proyeksi pendapatan dari pusat akan turun jauh dari pola APBD beberapa tahun terakhir.Penurunan TKD tersebut berdampak langsung pada ruang fiskal daerah. Bupati menjelaskan selama ini postur APBD Tana Tidung terbentuk dari komposisi Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU) yang relatif stabil pada kisaran Rp1,1 triliun.

Kondisi itu memungkinkan belanja daerah bergerak pada rentang Rp1,3 triliun hingga Rp1,5 triliun saat perubahan anggaran.

“Sekarang gambaran untuk 2026 berbeda sekali. Perhitungan terakhir menunjukkan TKD yang masuk ke daerah berada di sekitar Rp505 miliar. Jatuhnya terlalu dalam, sehingga seluruh rencana program otomatis harus dihitung ulang,” kata Ibrahim.

Ia menegaskan, keterbatasan fiskal tidak boleh membuat layanan dasar terganggu. Menurutnya, sektor pendidikan, kesehatan, dan layanan masyarakat tetap menjadi prioritas meskipun ruang anggaran menyempit.

“Kondisi ini memaksa daerah melakukan penataan ulang belanja. Layanan publik tidak boleh menurun. Karena itu beberapa pos harus dievaluasi agar sebagian anggaran bisa digeser untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak,” ujarnya.

Salah satu langkah yang disiapkan pemerintah daerah adalah penyesuaian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Ibrahim menyebutkan beban belanja pegawai memang cukup tinggi, sehingga perlu pendekatan realistis agar APBD tetap seimbang.

“Belanja pegawai cukup besar porsinya. Karena itu TPP menjadi salah satu ruang yang memungkinkan untuk penyesuaian. Aparatur juga memahami situasi fiskal saat ini, sehingga kebijakan ini bisa diterapkan dengan lebih rasional,” ucapnya.

Ia menambahkan seluruh program yang tertuang dalam RPJMD dan diturunkan ke RKPD tetap diarahkan pada janji pembangunan yang sudah ditetapkan sejak awal masa jabatan.Namun, eksekusi program perlu disesuaikan dengan kapasitas anggaran agar tidak menimbulkan beban lanjutan di tahun berikutnya.

“Setiap target pembangunan tetap berjalan, tetapi ritmenya harus menyesuaikan kemampuan fiskal. Penyesuaian ini bukan pengurangan arah pembangunan, melainkan penataan agar program tetap aman dijalankan tanpa menimbulkan risiko keuangan daerah,” tuturnya.

Ibrahim menyatakan pemerintah daerah masih menunggu kejelasan final dari pemerintah pusat terkait skema transfer 2026. Ia berharap koreksi angka tersebut dapat terjadi agar kapasitas anggaran daerah tidak tergerus terlalu dalam.

“Jika kondisi nasional membaik, besar harapan ada pemulihan alokasi dari pusat. Itu akan sangat berpengaruh bagi keberlanjutan program yang sudah disusun,” pungkasnya.

Ibrahmi Ali Optimis Pergelaran Festival Tari Pesisir Dapat Dongkrak Ekonomi UMKM Tana Tidung

Kaltaraterkini.co.id, KABUPATEN TANA TIDUNG – Pastikan persiapan festival Tari Pesisir terus berjalan. Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali datang meninjau langsung, dalan tinjauannya iamengamati satu per satu detail teknis kualitas sound system, kekuatan panggung, hingga komposisi stand pedagang.

“Persiapan sudah sekitar 70 persen. Tinggal finishing saja dan kita juga semakin optimis kalau festival kali ini akan berjalan lancar,” ujarnya.

Ia menjelaskan Festival ini lahir dari identitas budaya Tana Tidung yang unik—lahir dari dua poros utama: Tidung (pesisir) dan Dayak (Pedalaman). Dua budaya besar yang bertemu, tumbuh, dan kemudian memberi warna khas bagi kehidupan masyarakat.

“Tadi saya cek semuanya. Stand UMKM sudah berdiri rapi. Semua kita gratiskan agar UMKM bisa mendapatkan ruang yang layak. Selain itu, pasar malam juga kita siapkan. Kita ingin perputaran ekonomi benar-benar hidup,” jelasnya.

Ibrahim Ali berharap festival ini menjadi simbol bahwa budaya dan ekonomi dapat berjalan beriringan. Seni tari dapat mengangkat identitas daerah, sementara pergerakan masyarakat dan UMKM diharapkan mampu mendongkrak ekonomi lokal.

“Kita ingin acara ini meriah, bermanfaat, dan tentu membawa dampak ekonomi bagi masyarakat Tana Tidung. Ini ruang bagi UMKM kita untuk naik kelas,” tutupnya.